Presiden Prabowo Instruksikan Percepatan 18 Proyek Hilirisasi Energi dan Mineral Senilai Rp600 Triliun

- Pewarta

Kamis, 6 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Energi, Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia Usai Bertemu Presiden Secara Tertutup. (wawasannews)

Menteri Energi, Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia Usai Bertemu Presiden Secara Tertutup. (wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews – Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (6/11/2025). Salah satu agenda utama rapat membahas percepatan proyek hilirisasi di sektor energi dan mineral batu bara.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, Presiden Prabowo memberikan arahan agar 18 proyek yang telah lolos tahap feasibility study (pra-FS) segera mulai dikerjakan.

“Hari ini kami rapat dengan Bapak Presiden, khususnya mengenai percepatan hilirisasi. Arahan Bapak Presiden, dari 18 proyek yang sudah selesai pra-FS, di tahun ini semuanya dituntaskan dan pada 2026 langsung mulai pekerjaan di lapangan,” ujar Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan.

Baca Juga  Lewat Merti Tirta, Iqbal Adila Gaungkan Pelestarian Alam di Festival Pituturan Kendal

Menurutnya, percepatan proyek tersebut akan memberikan dampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Total nilai investasi dari 18 proyek itu mencapai sekitar Rp600 triliun.

“Langkah ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan pekerjaan, dan menghasilkan produk substitusi impor. Salah satu contohnya adalah proyek DME (dimethyl ether),” kata Bahlil.

Sementara itu, CEO Danantara Rosan Roeslani menyebutkan, investasi di bidang hilirisasi terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa bulan terakhir. Ia mengungkapkan, dalam empat bulan terakhir kontribusi investasi hilirisasi mencapai 30 persen dari total investasi nasional senilai Rp950 triliun lebih.

“Dari total investasi tersebut, sekitar USD7 miliar berasal dari kerja sama dengan Qatar, USD2 miliar dari China Investment Corporation (CIC), dan dukungan dari Russian Direct Investment Fund (RDIF),” jelas Rosan.

Baca Juga  Kemenag Percepat Penyaluran Beasiswa Menjelang Penutupan Anggaran LPDP 2025

Langkah percepatan hilirisasi ini diharapkan memperkuat ketahanan ekonomi nasional, mengurangi ketergantungan impor, serta mempercepat pertumbuhan industri berbasis sumber daya alam di dalam negeri. (fuad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Karyawan KIK Tewas Terlindas Truk di Pantura Kaliwungu, Diduga Kelelahan Saat Berkendara
KPK Soroti Pengadaan 25.644 Motor Listrik BGN, Ini Penjelasan Lengkapnya
Prabowo dan Putin Sepakat Perkuat Kerja Sama RI–Rusia di Sektor Strategis
KPK Tetap Lanjutkan Penyidikan Kasus Rita Widyasari Meski Telah Bebas
Pengajian Halalbihalal di Brangsong Kendal Berlangsung Aman, Kapolres Ajak Jaga Kamtibmas
31 Siswa Muhammadiyah Kendal Lolos SNBP 2026, SMA Muhi Weleri Dominan
Ribuan Alumni Haji Muhammadiyah Kendal Halalbihalal, Perkuat Ukhuwah dan Kemabruran
Sekum PP IPNU Agus Suherman Tanjung: Isu Makar Jadi Ancaman Nyata, Masyarakat Diminta Waspada

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 14:27

Karyawan KIK Tewas Terlindas Truk di Pantura Kaliwungu, Diduga Kelelahan Saat Berkendara

Selasa, 14 April 2026 - 09:59

KPK Soroti Pengadaan 25.644 Motor Listrik BGN, Ini Penjelasan Lengkapnya

Selasa, 14 April 2026 - 09:49

Prabowo dan Putin Sepakat Perkuat Kerja Sama RI–Rusia di Sektor Strategis

Selasa, 14 April 2026 - 09:42

KPK Tetap Lanjutkan Penyidikan Kasus Rita Widyasari Meski Telah Bebas

Selasa, 14 April 2026 - 09:14

Pengajian Halalbihalal di Brangsong Kendal Berlangsung Aman, Kapolres Ajak Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru