Stasiun Kaliwungu Kendal Bakal Aktif Lagi, Ditarget Layani Penumpang pada 2027

- Pewarta

Jumat, 29 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangunan Stasiun Kaliwungu di Kabupaten Kendal yang disiapkan kembali beroperasi untuk melayani penumpang. (Istimewa/Wawasannews)

Bangunan Stasiun Kaliwungu di Kabupaten Kendal yang disiapkan kembali beroperasi untuk melayani penumpang. (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Stasiun Kaliwungu di Kabupaten Kendal yang sudah lama tidak melayani penumpang kini mulai disiapkan untuk kembali beroperasi. Pemerintah Kabupaten Kendal menargetkan reaktivasi stasiun tersebut bisa terlaksana pada tahun 2027.

Rencana pengoperasian kembali stasiun itu dibahas dalam pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Kendal dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang.

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengatakan Pemkab Kendal mendukung penuh rencana aktivasi kembali Stasiun Kaliwungu. Menurutnya, keberadaan stasiun tersebut nantinya akan membantu kebutuhan transportasi masyarakat yang terus meningkat.

“Pemda Kendal tentu sangat menyambut baik rencana pengaktifan kembali Stasiun Kaliwungu,” ujar Bupati yang akrab disapa Mbak Tika, Rabu (28/5/2026).

Ia menjelaskan, kawasan Kaliwungu dan sekitarnya saat ini berkembang cukup pesat sebagai wilayah industri. Pertumbuhan investasi dan bertambahnya jumlah tenaga kerja membuat kebutuhan transportasi massal juga ikut meningkat.

Selama ini, sebagian besar pekerja masih mengandalkan kendaraan pribadi maupun transportasi darat untuk menuju kawasan industri. Kondisi itu sering memicu kepadatan lalu lintas, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja.

Karena itu, pengoperasian kembali Stasiun Kaliwungu dinilai bisa menjadi solusi alternatif bagi para pekerja maupun masyarakat umum.

“Kalau nanti Stasiun Kaliwungu aktif lagi, pekerja punya pilihan transportasi yang lebih mudah. Harapannya lalu lintas di jalur darat juga bisa berkurang,” katanya.

Selain mendukung mobilitas pekerja, keberadaan stasiun juga diharapkan membantu aktivitas ekonomi masyarakat sekitar. Pemkab Kendal menilai akses transportasi kereta api dapat membuka peluang usaha baru di kawasan sekitar stasiun.

Aktivitas perdagangan dan distribusi barang diperkirakan ikut meningkat apabila layanan kereta kembali berjalan. Hal itu juga diyakini bisa memberi dampak bagi pelaku UMKM di wilayah Kaliwungu.

Mbak Tika mengatakan pengoperasian kembali stasiun bukan hanya soal transportasi penumpang, tetapi juga berkaitan dengan perkembangan ekonomi daerah.

Menurutnya, akses transportasi yang lebih mudah akan mendukung pertumbuhan kawasan industri sekaligus mempermudah aktivitas masyarakat sehari-hari.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kendal Mohammad Eko mengatakan pembahasan dengan PT KAI juga mencakup penanganan perlintasan kereta api sebidang di wilayah Kendal.

Ia menyebut masih ada sejumlah titik perlintasan yang belum dilengkapi palang pintu. PT KAI disebut berencana membangun dua hingga tiga titik pengamanan tambahan.

“Nanti perlintasan yang belum ada palang pintunya akan dibuatkan oleh PT KAI,” ujarnya.

Menurut Eko, keberadaan palang pintu sangat penting untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan mengurangi risiko kecelakaan di perlintasan kereta.

Selain membahas Stasiun Kaliwungu, Dishub Kendal juga mengusulkan pengoperasian kereta rute Weleri–Pekalongan. Jalur tersebut diharapkan bisa mendukung mobilitas masyarakat di wilayah pantura Kendal.

Rute itu juga dinilai penting untuk menunjang aktivitas pekerja yang setiap hari berangkat menuju kawasan industri di Kendal maupun daerah sekitar.

“Semoga rencana ini bisa terealisasi sehingga kebutuhan transportasi masyarakat dan pekerja di Kendal bisa lebih terbantu,” pungkasnya.
Pewarta : Zidnal
Editor : Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Perkuat Inklusivitas dan Isu Penguatan Partai Politik, DPW PKB Jateng Terima Kunjungan Utusan Partai Hijau Jerman
Sambut Ribuan Pelajar NU se-Indonesia, Pemkab Kendal Siap Sukseskan Kongres XXI IPNU dan XX IPPNU di Ponpes Darul Amanah
Sampel Makanan Korban Tak Tersedia, Penyebab Dugaan Keracunan MBG Batang Belum Terungkap
M. Irfan Khamid Tegaskan Kesiapan Jateng Sambut Kongres XXI, Konsolidasi dan Arah IPNU Jadi Sorotan
243.543 Satlinmas di Jateng Diperkuat, Kajati Teguh Subroto Pimpin Aslinmas
Jalan Kaliwungu-Boja Ambles, Pemkab Kendal Siapkan Rp1,2 Miliar
IKA PMII UIN Walisongo Launching WIM, Kembangkan Investasi dan Bisnis Alumni
Warga Binaan Lapas Plantungan Belajar Restorative Justice dan Hak Hukum

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:24

Perkuat Inklusivitas dan Isu Penguatan Partai Politik, DPW PKB Jateng Terima Kunjungan Utusan Partai Hijau Jerman

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:10

Sambut Ribuan Pelajar NU se-Indonesia, Pemkab Kendal Siap Sukseskan Kongres XXI IPNU dan XX IPPNU di Ponpes Darul Amanah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:02

Sampel Makanan Korban Tak Tersedia, Penyebab Dugaan Keracunan MBG Batang Belum Terungkap

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:16

M. Irfan Khamid Tegaskan Kesiapan Jateng Sambut Kongres XXI, Konsolidasi dan Arah IPNU Jadi Sorotan

Rabu, 30 September 2026 - 16:37

243.543 Satlinmas di Jateng Diperkuat, Kajati Teguh Subroto Pimpin Aslinmas

Berita Terbaru

Secret Link