Ketua DPRD Kendal Dorong Padat Karya untuk Perkuat Perputaran Ekonomi Lokal

- Pewarta

Kamis, 21 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kabupaten Kendal, Mahfud Sodiq saat menyampaikan materi kegiatan Perluasan Kesempatan Kerja melalui Program Padat Karya Infrastruktur di Desa Curugsewu, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal, Rabu (21/5/2026. (Foto: Wawasannews.com)

Ketua DPRD Kabupaten Kendal, Mahfud Sodiq saat menyampaikan materi kegiatan Perluasan Kesempatan Kerja melalui Program Padat Karya Infrastruktur di Desa Curugsewu, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal, Rabu (21/5/2026. (Foto: Wawasannews.com)

KENDAL, Wawasannews.com – Ketua DPRD Kabupaten Kendal, Mahfud Sodiq menilai program padat karya menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat perputaran ekonomi masyarakat lokal di tengah pesatnya pertumbuhan industri di Kabupaten Kendal.

Hal tersebut disampaikan Mahfud saat menghadiri kegiatan Perluasan Kesempatan Kerja melalui Program Padat Karya Infrastruktur di Desa Curugsewu, Kecamatan Patean, Rabu Siang (20/5/2026).

Menurut Mahfud, pertumbuhan ekonomi Kendal dalam beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan cukup signifikan. Bahkan pada 2025, pertumbuhan ekonomi Kendal disebut mencapai 7,9 persen atau berada di atas rata-rata nasional.

Namun demikian, ia menilai pertumbuhan tersebut belum sepenuhnya berdampak langsung terhadap masyarakat secara luas.

“Pertumbuhan ekonomi Kendal memang tinggi, tetapi setelah dicermati pertumbuhan itu banyak bertumpu di sektor industri di Kawasan Industri Kendal (KIK). Aktivitas ekonomi seperti kos-kosan, usaha pendukung industri, dan sektor jasa memang tumbuh pesat di daerah Kaliwungu dan sekitarnya, namun perputaran uangnya belum sepenuhnya dirasakan masyarakat Kendal secara luas,” ujar Mahfud.

Baca Juga  Analisis Diri: Mengapa Penting Mengenal Kapasitas dan Potensi Diri Sendiri?

Ia menyoroti masih banyak masyarakat maupun pekerja yang justru membelanjakan kebutuhan di luar daerah seperti Semarang sehingga pertumbuhan ekonomi daerah dinilai belum berbanding lurus dengan kondisi ekonomi masyarakat bawah. Sementara sektor pertanian dan ekonomi masyarakat desa pertumbuhannya masih jauh tertinggal.

Mahfud mengatakan kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama karena perputaran ekonomi di daerah tidak boleh hanya terpusat di kawasan industri semata. Menurutnya, program padat karya menjadi salah satu upaya agar manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat desa, khususnya bagi masyarakat yang belum memiliki pekerjaan tetap dan petani yang masih bergantung pada musim panen.

Kegiatan Sosialisasi Perluasan Kesempatan Kerja melalui Program Padat Karya Infrastruktur, Rabu (21/5/2026). (Foto: Wawasannews.com)

“Karena itu program padat karya penting agar ada perputaran ekonomi langsung di tingkat masyarakat lokal. Harapannya ekonomi desa ikut bergerak dan manfaat pertumbuhan ekonomi bisa lebih dirasakan warga Kendal sendiri,” tambahnya.

Baca Juga  Dewa United Juara IBL 2025, Michael Ow: Kami Ingin ‘Back to Back’!

Menurutnya, program padat karya tidak hanya memberikan tambahan penghasilan sementara bagi masyarakat, tetapi juga mampu menjaga aktivitas ekonomi desa tetap hidup sekaligus membantu perbaikan infrastruktur desa, khususnya akses jalan usaha pertanian yang digunakan masyarakat sehari-hari.

“Kalau ekonomi desa bergerak, warung hidup, usaha kecil jalan, itu dampaknya akan terasa langsung bagi masyarakat,” katanya.

Subkoordinator Perluasan Kesempatan Kerja dan Transmigrasi (PKKT) Disperinaker Kendal, Sri Restanti mengatakan program tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara legislatif dan eksekutif dalam memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, ia menyampaikan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Kendal melibatkan sebanyak 50 warga lokal dalam program padat karya yang dilaksanakan selama 13 hari.

Baca Juga  BMKG: Penguatan Monsun Asia Tingkatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumatera Barat

“Selain program padat karya, Disperinaker juga memiliki berbagai pelatihan keterampilan dan wirausaha baru seperti dekorasi, hampers, mahar, buket, tata rias, barbershop hingga pelatihan di BLK,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Curugsewu, Kaeri menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut karena dinilai mampu membantu masyarakat sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan desa.

“Kami berterima kasih kepada Pak Mahfud dan Disperinaker Kendal atas perhatian serta program yang diberikan kepada masyarakat Curugsewu. Program seperti ini sangat bermanfaat karena melibatkan langsung warga lokal,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Penjual Nasi Bungkus di Brangsong Tiba-tiba Meninggal di Samping Warungnya
Akhir Penantian, Kendal Kini Punya Sekda Definitif
Harkitnas 2026 Jadi Momentum DPRD Kendal Bangun Nasionalisme Generasi Muda
Puan Maharani Sebut Arah RAPBN 2027 Fokus pada Kebutuhan Rakyat
Tragedi di Sungai Batang Paparian, Pencari Lokan di Pasaman Barat Tewas Diterkam Buaya
Pelayanan SKCK di MPP Kendal Kembali Dibuka, Warga Kini Tak Perlu Antre Lama di Polres
Kecelakaan Bus Study Tour SMPN 2 Brangsong di Tol Cipali, Siswa Sempat Panik Saat Truk Tiba-tiba Oleng
Usai Juara Thailand Open, Leo/Daniel Ditantang Jaga Konsistensi di Turnamen Berikutnya

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:25

Ketua DPRD Kendal Dorong Padat Karya untuk Perkuat Perputaran Ekonomi Lokal

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:57

Penjual Nasi Bungkus di Brangsong Tiba-tiba Meninggal di Samping Warungnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:32

Akhir Penantian, Kendal Kini Punya Sekda Definitif

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:39

Harkitnas 2026 Jadi Momentum DPRD Kendal Bangun Nasionalisme Generasi Muda

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:12

Puan Maharani Sebut Arah RAPBN 2027 Fokus pada Kebutuhan Rakyat

Berita Terbaru

Jawa Tengah

Akhir Penantian, Kendal Kini Punya Sekda Definitif

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:32