Indonesia–Jepang Jajaki Kerja Sama Sister Park, Dorong Taman Nasional Berkelas Dunia

- Pewarta

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni (tengah) saat melakukan kunjungan di Fuji-Hakone-Izu National Park, Jepang, Minggu (29/3/2026).  (Istimewa/Wawasannews)

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni (tengah) saat melakukan kunjungan di Fuji-Hakone-Izu National Park, Jepang, Minggu (29/3/2026). (Istimewa/Wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews.com – Pemerintah Indonesia bersama Jepang menjajaki kerja sama pengelolaan kawasan konservasi melalui pengembangan konsep sister park antara Fuji-Hakone-Izu National Park di Jepang dengan sejumlah taman nasional di Indonesia.

Di kutip dari antaranews.com, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan, inisiatif tersebut bertujuan untuk memperkuat posisi taman nasional Indonesia agar semakin dikenal di kancah internasional.

“Kerja sama ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan taman nasional sekaligus memperluas pengakuan global terhadap kawasan konservasi Indonesia,” ujarnya di Jakarta, Senin.

Sejumlah taman nasional di Indonesia yang dinilai memiliki karakteristik ekosistem serupa di antaranya Taman Nasional Kerinci Seblat, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, dan Taman Nasional Gunung Rinjani.

Baca Juga  Pemkab Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat, Banjir Meluas ke 24 Kecamatan

Menurutnya, kolaborasi sister park ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pengelolaan kawasan melalui pertukaran pengetahuan, pengalaman, serta praktik terbaik di bidang konservasi dan pengembangan ekowisata.

Penjajakan kerja sama tersebut dilakukan bersama Direktur Fuji-Hakone-Izu National Park Shichimeko Shuichi dan perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup Jepang, Ikuo Yamada.

Pemerintah Jepang menyambut positif rencana tersebut dan mendorong tindak lanjut konkret melalui penyelenggaraan technical workshop guna membahas aspek teknis kerja sama secara lebih mendalam.

Workshop tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam merumuskan skema kerja sama yang implementatif dan berkelanjutan di masa mendatang.

Selain itu, sebelumnya Menteri Kehutanan juga telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Gubernur Prefektur Shizuoka terkait kerja sama perlindungan dan konservasi satwa liar, dengan fokus pada program breeding loan komodo.

Baca Juga  Ketua DPRD Kendal Dorong IPPNU Jadi Garda Pelajar dalam Pembangunan Daerah

Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Jepang, sekaligus mendukung rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang.

Diharapkan, kolaborasi ini tidak hanya meningkatkan kualitas pengelolaan kawasan konservasi, tetapi juga membuka peluang pengembangan ekowisata yang berkelanjutan dan berdaya saing global. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kecelakaan Pikap dan Motor di Boja Diselesaikan Secara Restorative Justice di Satlantas Polres Kendal
Jembatan Merah Putih Presisi Resmi Dibuka, Akses Warga Tembelang Kini Lebih Mudah
Anggota DPRD Kendal Sebut Jagung SPHP Bantu Ringankan Beban Peternak Ayam
Tak Hanya Organisasi, Aktivis Muda NU Kebumen Turut Andil dalam Riset Internasional
341 Ribu Anak Tak Sekolah, Zainudin PKB: Jateng Hadapi Darurat Pendidikan 2026
Ponpes Darul Muqorrobin Cetak Dua Hafidz Baru, Satu Santri Datang dari Batam
Tak Hanya WNA, Imigrasi Kejar 15 Sponsor Sindikat Judi Online Internasional
Harga Pangan Nasional Masih Membara, Cabai Rawit Tembus Rp74 Ribu per Kg

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:47

Kecelakaan Pikap dan Motor di Boja Diselesaikan Secara Restorative Justice di Satlantas Polres Kendal

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:55

Jembatan Merah Putih Presisi Resmi Dibuka, Akses Warga Tembelang Kini Lebih Mudah

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:32

Anggota DPRD Kendal Sebut Jagung SPHP Bantu Ringankan Beban Peternak Ayam

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:54

Tak Hanya Organisasi, Aktivis Muda NU Kebumen Turut Andil dalam Riset Internasional

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:50

341 Ribu Anak Tak Sekolah, Zainudin PKB: Jateng Hadapi Darurat Pendidikan 2026

Berita Terbaru