BUMDes Tanjungmojo Panen Semangka Perdana, Bupati Kendal Dorong Jadi Komoditas Unggulan

- Pewarta

Kamis, 28 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari bersama jajaran pemerintah daerah, petugas pertanian, dan pengurus BUMDes Sejahtera Tanjungmojo memanen semangka di lahan pertanian Desa Tanjungmojo, Kecamatan Kangkung, Kamis (28/5/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari bersama jajaran pemerintah daerah, petugas pertanian, dan pengurus BUMDes Sejahtera Tanjungmojo memanen semangka di lahan pertanian Desa Tanjungmojo, Kecamatan Kangkung, Kamis (28/5/2026). (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Budidaya semangka yang dikembangkan BUMDes Sejahtera Tanjungmojo, Kecamatan Kangkung, mulai menunjukkan hasil positif.

Panen perdana semangka di Desa Tanjungmojo, Kamis (28/5/2026), turut dihadiri Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari bersama jajaran kecamatan, pengurus BUMDes, serta petugas Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal.

Kehadiran bupati sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan sektor pertanian desa yang kini mulai merambah komoditas selain padi.

Selama ini, lahan pertanian di Desa Tanjungmojo lebih banyak dimanfaatkan untuk tanaman padi.

Namun melalui pengembangan yang dilakukan BUMDes Sejahtera Tanjungmojo, budidaya semangka mulai dicoba sebagai peluang usaha baru bagi masyarakat desa.

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengapresiasi upaya pemerintah desa, pengurus BUMDes, dan para petani yang ikut mengembangkan budidaya tersebut.

Menurutnya, keberhasilan panen semangka menjadi bukti bahwa sektor pertanian desa masih memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan.

“Ini capaian yang patut disyukuri bersama. Pertanian desa bisa berkembang lewat inovasi dan kerja sama yang baik,” ujarnya.

Bupati mengatakan setiap desa di Kabupaten Kendal memiliki potensi berbeda-beda.

Karena itu, pengembangan sektor pertanian tidak bisa disamakan antara satu wilayah dengan wilayah lain.

Ia mencontohkan kondisi wilayah pegunungan, dataran rendah, hingga kawasan pesisir memiliki karakter tanah dan pengairan berbeda.

“Setiap desa punya kondisi tanah, cuaca, dan pengairan sendiri. Jadi komoditasnya juga harus disesuaikan,” katanya.

Menurutnya, budidaya semangka di Desa Tanjungmojo berpeluang terus dikembangkan jika hasil panennya mampu memberi nilai ekonomi bagi masyarakat.

Pemerintah daerah pun mendorong agar komoditas tersebut nantinya bisa menjadi salah satu produk unggulan desa.

Sementara itu, Kepala Desa Tanjungmojo Heru Waluyo mengatakan BUMDes Sejahtera Tanjungmojo sudah berdiri sejak 2019.

Hingga sekarang, pengelolaan BUMDes masih terus berjalan dan berkembang lewat berbagai kegiatan usaha desa.

“Alhamdulillah, sampai sekarang BUMDes masih bisa eksis berkat semangat teman-teman pengurus,” kata Heru.

Ia menyebut pengembangan budidaya semangka menjadi salah satu upaya BUMDes dalam mencari potensi ekonomi baru di desa.

Selain fokus pada pertanian, Desa Tanjungmojo sebelumnya juga pernah mendapat perhatian di bidang pengelolaan lingkungan.

Pada 2022, desa tersebut menerima penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Kendal sebagai kandidat desa mandiri sampah.

Tidak hanya itu, pada Desember 2024 Desa Tanjungmojo juga berhasil meraih peringkat 13 tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Keberhasilan panen semangka itu pun diharapkan dapat membuka peluang tambahan penghasilan bagi masyarakat desa.

Warga berharap budidaya tersebut bisa terus berkembang dan memberi dampak positif bagi ekonomi petani setempat.

Dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah dan pengelolaan BUMDes yang aktif, sektor pertanian di Desa Tanjungmojo dinilai masih memiliki peluang cukup besar untuk terus tumbuh.

Apalagi kebutuhan pasar terhadap buah semangka cukup tinggi, terutama saat musim kemarau dan hari besar tertentu.

Panen perdana tersebut sekaligus menjadi pengalaman baru bagi petani setempat dalam mengembangkan komoditas pertanian selain tanaman padi.
Pewarta : Zidnal
Editor : Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Pengasuh Ponpes di Pekalongan Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Santriwati, Langsung Ditahan
Rumah Kadis Pertanian Kendal Dibobol Maling, Komplotan Gasak Dua Sepeda dan Helm
Santri TPQ Darus Sakinah Kendal Gelar Aksi Peduli Lingkungan dengan Semprot Eco Enzyme di Lokasi Kurban
Menteri PPPA Tekankan Penegakan UU SPPA dalam Kasus Kekerasan Anak di Singkawang
BMKG Prediksi Semarang Diguyur Hujan Ringan, Sejumlah Wilayah Indonesia Diminta Waspada
Wamen P2MI Sebut Keluarga Nabi Ibrahim Jadi Teladan dalam Kehidupan dan Pengorbanan
KemenHAM Dorong Penilaian Kepatuhan HAM untuk Perbaiki Layanan Publik
Idul Adha 1447 H, Ponpes Darul Muqorrobin Kendal Sembelih 6 Sapi dan 17 Kambing

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:25

Pengasuh Ponpes di Pekalongan Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Santriwati, Langsung Ditahan

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:15

BUMDes Tanjungmojo Panen Semangka Perdana, Bupati Kendal Dorong Jadi Komoditas Unggulan

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:58

Rumah Kadis Pertanian Kendal Dibobol Maling, Komplotan Gasak Dua Sepeda dan Helm

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:52

Santri TPQ Darus Sakinah Kendal Gelar Aksi Peduli Lingkungan dengan Semprot Eco Enzyme di Lokasi Kurban

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:12

Menteri PPPA Tekankan Penegakan UU SPPA dalam Kasus Kekerasan Anak di Singkawang

Berita Terbaru