UMKM Kendal Tampil di Forum Internasional Melalui KEK Kendal dan Central Java Future Forum 2025

- Pewarta

Minggu, 19 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, Wawasannews.com – Tak hanya menjadi wadah dialog ekonomi antara pelaku industri dan pemerintah, Pergelaran acara KEK Kendal and Central Java Future Forum 2025 juga membuka ruang baru bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kendal untuk ikut memperkenalkan potensi daerah di kancah global.

Dalam forum yang dihadiri lebih dari 200 ekspatriat dari perwakilan perusahaan multinasional, produk-produk lokal Kendal seperti batik, kerajinan kayu, kopi, hingga makanan ringan khas seperti rambak dan telur asin, turut ditampilkan dan menarik perhatian para tamu dari berbagai negara.

Keterlibatan UMKM dalam forum berskala internasional ini menjadi bentuk nyata sinergi antara pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal dan pemerintah daerah dalam memperluas kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk go international.

Baca Juga  Warga Tunggul Sari Dirikan Posko Aliansi Peduli Lingkungan, Kawal Penolakan Tambang Galian C

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui pendekatan ini, KEK Kendal tidak hanya fokus pada pengembangan sektor industri besar, tetapi juga memastikan bahwa UMKM di sekitar kawasan juga dapat ikut tumbuh melalui integrasi ekosistem industri dan perekonomian masyarakat.

Executive Director KEK Kendal, Juliani Kusumaningrum, menyampaikan bahwa pemberdayaan UMKM merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari strategi pengembangan kawasan.

“Kami percaya bahwa keberhasilan sebuah kawasan industri tidak hanya diukur dari nilai investasi yang masuk, namun tentu juga dari seberapa besar manfaatnya bagi masyarakat sekitar. Melalui forum ini, kami ingin membuka jembatan agar produk-produk Kendal dapat dikenal lebih luas, bahkan menembus pasar internasional,” ungkap Juliani.

Baca Juga  Polisi Tandai dan Tambal Jalan Berlubang di Pantura Kendal

Di tengah rangkaian acara, keberadaan stand dan produk-produk UMKM Kendal tentunya menjadi daya tarik tersendiri dengan memperlihatkan pelestarian budaya dan ekonomi lokal Kabupaten Kendal kepada seluruh tamu undangan yang hadir.

Upaya imi juga menjadi simbol kolaborasi yang berkelanjutan antara pelaku industri besar dan usaha lokal.

Dengan semakin banyaknya pelaku usaha manca negara yang hadir di kawasan, tentunya diharapkan peluang kerja sama dalam bentuk promosi produk, maupun pengembangan dan inovasi produk dapat semakin terbuka lebar.

Selain melalui forum internasional, KEK Kendal selama ini juga telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kendal untuk menghubungkan para pelaku UMKM dan pengusaha lokal agar dapat bermitra dengan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di kawasan.

Baca Juga  Harga Emas Perhiasan Indonesia 24 Oktober 2025 Tembus Rp2,15 Juta per Gram, Pecahkan Rekor Tahun Ini

Kolaborasi ini telah berlangsung secara berkesinambungan, di mana sejumlah UMKM bahkan telah menjadi bagian dari aktivitas industri di KEK Kendal, baik sebagai pemasok, penyedia jasa, maupun mitra pendukung operasional kawasan.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Safari Ramadan di DPRD Kendal, Mahfud Sodiq Tekankan Sinergi Legislatif dan Eksekutif untuk Perkuat Pembangunan
Pasar Murah Diserbu Warga, Ketua DPRD Kendal: Bukti Program Pro Rakyat Sangat Dibutuhkan Jelang Lebaran
Polres Kendal Bagikan 150 Takjil dan Sembako untuk Santri Panti Asuhan Darul Hadlonah Patebon
KPK Tangkap Bupati Pekalongan dalam OTT Ketujuh Tahun 2026
Harga Emas UBS dan Galeri24 Kompak Naik, Berikut Rincian Terbarunya
Pemilik Wisata di Boja Kendal Diduga Tertipu Jasa Arsitek, Kerugian Capai Rp2 Miliar.
Kapolres Kendal dan GP Ansor Gelar Safari Ramadhan, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Harlah ke-71 Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Kendal, Talkshow Psikologi Gaungkan Kemandirian dan Kesetaraan Perempuan

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:10

Safari Ramadan di DPRD Kendal, Mahfud Sodiq Tekankan Sinergi Legislatif dan Eksekutif untuk Perkuat Pembangunan

Rabu, 4 Maret 2026 - 10:30

Pasar Murah Diserbu Warga, Ketua DPRD Kendal: Bukti Program Pro Rakyat Sangat Dibutuhkan Jelang Lebaran

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:06

KPK Tangkap Bupati Pekalongan dalam OTT Ketujuh Tahun 2026

Selasa, 3 Maret 2026 - 08:07

Harga Emas UBS dan Galeri24 Kompak Naik, Berikut Rincian Terbarunya

Senin, 2 Maret 2026 - 15:47

Pemilik Wisata di Boja Kendal Diduga Tertipu Jasa Arsitek, Kerugian Capai Rp2 Miliar.

Berita Terbaru