Ketua Bapemperda Kendal Soroti Peningkatan PAD dan Investasi di Rakornas Kendari

- Pewarta

Rabu, 27 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ketua Bapemperda DPRD Kendal, Khasanudin (27/06)

Foto Ketua Bapemperda DPRD Kendal, Khasanudin (27/06)

KENDAL, Wawasannews – Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kendal, Khasanudin, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Produk Hukum Daerah yang digelar Kementerian Dalam Negeri di Kendari, Sulawesi Tenggara, 26–28 Agustus 2025.

Khasanudin menegaskan, keikutsertaan DPRD Kendal dalam Rakornas ini merupakan bagian dari komitmen meningkatkan kualitas legislasi di daerah.
“Rakornas ini penting agar produk hukum yang dihasilkan DPRD semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujarnya, Rabu (27/8/2025).

Ia menyoroti persoalan klasik daerah dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kecil yang menurutnya menjadi hambatan kesejahteraan. “PAD masih bertumpu pada pajak dan retribusi. Jangan hanya instan menaikkan tarif, tapi bagaimana investasi bisa lancar, industri kreatif tumbuh, ekonomi berputar, dan lapangan kerja terbuka,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Khasanudin juga mengkritisi kondisi kemudahan berusaha di Indonesia yang masih rendah. “Indonesia peringkat 73 dalam kemudahan perizinan. Negara lain seperti Selandia Baru dan Singapura bisa selesaikan izin hanya hitungan hari. Kendal bisa jadi masih menghadapi masalah yang sama,” ungkapnya.

Menurutnya, Rakornas Produk Hukum Daerah menjadi ruang penting bagi DPRD memperkuat fungsi legislasi. “Produk hukum harus mendukung iklim investasi yang sehat di daerah, bukan sebaliknya justru menghambat,” tandasnya.

Rakornas kali ini mengangkat tema “Produk Hukum Daerah untuk Kemudahan Investasi dan Pemantapan Asta Cita”dengan tagline “Produk Hukum Daerah Berkualitas, Investasi Mudah, Asta Cita Mantap”. Kegiatan yang dibuka Mendagri Tito Karnavian ini menekankan pentingnya harmonisasi regulasi untuk mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah. (Wwn)

Berita Terkait

Angka Kecelakaan Turun Saat Operasi Zebra Candi 2025
DPRD Kendal Ngangsu Kaweruh Wisata ke Bantul, Siapkan E-Ticketing untuk Dongkrak PAD
Hampir 850 Ribu Warga Mengungsi, Korban Jiwa Banjir Bandang Tiga Provinsi Tembus 867 Orang
Prabowo Jelaskan Alasan Borong Alutsista: 50 Helikopter Dikerahkan ke Daerah Bencana
Korban Hilang Bencana di Sumut Turun Jadi 160 Orang, Terbanyak di Kabupaten Dairi
Kemenkes Kebut Pemulihan Fasilitas Kesehatan di Wilayah Bencana Sumatra
Jelang Pemilu 2029, Puan Minta Media Jaga Ruang Publik Tetap Sehat dan Objektif
Menlu Sugiono Apresiasi Dukungan Negara Sahabat untuk Korban Bencana di Aceh dan Sumatra
Berita ini 7.017 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 13:45

Angka Kecelakaan Turun Saat Operasi Zebra Candi 2025

Sabtu, 6 Desember 2025 - 18:40

DPRD Kendal Ngangsu Kaweruh Wisata ke Bantul, Siapkan E-Ticketing untuk Dongkrak PAD

Sabtu, 6 Desember 2025 - 16:22

Hampir 850 Ribu Warga Mengungsi, Korban Jiwa Banjir Bandang Tiga Provinsi Tembus 867 Orang

Sabtu, 6 Desember 2025 - 15:42

Prabowo Jelaskan Alasan Borong Alutsista: 50 Helikopter Dikerahkan ke Daerah Bencana

Sabtu, 6 Desember 2025 - 14:07

Korban Hilang Bencana di Sumut Turun Jadi 160 Orang, Terbanyak di Kabupaten Dairi

Berita Terbaru

Petugas Satlantas Polres Kendal saat mengatur arus lalu-lintas di depan Masjid Mujahidin Kendal (Istimewa/Wawasannews)

Jawa Tengah

Angka Kecelakaan Turun Saat Operasi Zebra Candi 2025

Senin, 8 Des 2025 - 13:45