PP IPNU Dorong Penguatan BPOM Lewat Dialog Strategis Bersama Generasi Muda

- Pewarta

Jumat, 3 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta dialog bersama BPOM RI dan perwakilan Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU) berfoto bersama usai kegiatan “Dialog BPOM” yang membahas pengawasan obat dan makanan serta peran generasi muda dalam kebijakan publik di Jakarta, Kamis (2/4/2026). Foto : Wawasannews.com

Peserta dialog bersama BPOM RI dan perwakilan Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU) berfoto bersama usai kegiatan “Dialog BPOM” yang membahas pengawasan obat dan makanan serta peran generasi muda dalam kebijakan publik di Jakarta, Kamis (2/4/2026). Foto : Wawasannews.com

JAKARTA, Wawasannews.com — Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU) menghadiri agenda dialog bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) pada Kamis, 2 April 2026. Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk menjembatani aspirasi serta pemikiran kritis mahasiswa dan generasi muda terhadap isu-isu nasional, khususnya di bidang pengawasan obat dan makanan.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Bidang Talenta Muda PP IPNU, Abdul Hakim, menyampaikan bahwa agenda dialog ini merupakan langkah positif dalam memperkuat penyerapan informasi dan gagasan berbasis kajian strategis yang dihasilkan oleh mahasiswa dan anak muda Indonesia. Forum ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah dan generasi muda dalam merumuskan kebijakan yang lebih responsif dan inklusif.

Baca Juga  Polri Resmikan Direktorat PPA-PPO, Fokus Perlindungan Perempuan dan Anak

“Kami menilai agenda ini sangat positif, karena membuka ruang penyerapan informasi secara langsung dari kajian-kajian strategis mahasiswa dan anak muda bangsa,” ujar Abdul Hakim.

Lebih lanjut, PP IPNU mendorong agar BPOM RI semakin berperan sebagai mitra strategis negara dalam mewujudkan kesejahteraan bangsa. Hal ini dinilai penting, terutama dalam konteks pengawasan program prioritas nasional seperti penyediaan makan bergizi gratis yang membutuhkan pengawasan ketat guna menjamin kualitas dan keamanan konsumsi masyarakat.

Selain itu, PP IPNU juga menekankan pentingnya penguatan peran kelembagaan BPOM RI, baik dari sisi kewenangan maupun dukungan anggaran negara. Mengingat tugas yang diemban sangat besar dan strategis, peningkatan kapasitas BPOM RI dinilai menjadi kebutuhan mendesak.

Baca Juga  Ketua DPRD Kendal Ajak Wujudkan Kemandirian Ekonomi di HUT ke-80 RI

Bahkan, muncul dorongan agar BPOM RI dapat ditingkatkan statusnya menjadi kementerian strategis yang secara khusus menangani pengawasan obat dan makanan, atau setidaknya memiliki posisi setara sebagai badan strategis negara dengan tingkat otoritas yang lebih tinggi.

Dengan adanya dialog ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah dan generasi muda dalam mengawal kebijakan publik yang berdampak luas bagi masyarakat.

Pewarta : Fuad Dwi
Editor : Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Penjual Nasi Bungkus di Brangsong Tiba-tiba Meninggal di Samping Warungnya
Akhir Penantian, Kendal Kini Punya Sekda Definitif
Puan Maharani Sebut Arah RAPBN 2027 Fokus pada Kebutuhan Rakyat
Tragedi di Sungai Batang Paparian, Pencari Lokan di Pasaman Barat Tewas Diterkam Buaya
Pelayanan SKCK di MPP Kendal Kembali Dibuka, Warga Kini Tak Perlu Antre Lama di Polres
Kecelakaan Bus Study Tour SMPN 2 Brangsong di Tol Cipali, Siswa Sempat Panik Saat Truk Tiba-tiba Oleng
Usai Juara Thailand Open, Leo/Daniel Ditantang Jaga Konsistensi di Turnamen Berikutnya
Menkeu Pastikan Rupiah Melemah Tak Sama dengan Krisis 1998, Investor Diminta Tak Panik

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:57

Penjual Nasi Bungkus di Brangsong Tiba-tiba Meninggal di Samping Warungnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:32

Akhir Penantian, Kendal Kini Punya Sekda Definitif

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:12

Puan Maharani Sebut Arah RAPBN 2027 Fokus pada Kebutuhan Rakyat

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:06

Tragedi di Sungai Batang Paparian, Pencari Lokan di Pasaman Barat Tewas Diterkam Buaya

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:55

Pelayanan SKCK di MPP Kendal Kembali Dibuka, Warga Kini Tak Perlu Antre Lama di Polres

Berita Terbaru

Jawa Tengah

Akhir Penantian, Kendal Kini Punya Sekda Definitif

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:32