29 Rumah di Gempolsewu Rusak Diterjang Angin Kencang

- Pewarta

Sabtu, 15 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BPBD Kendal melakukan pendataan kerusakan atap rumah warga di Desa Gempolsewu, Rowosari, setelah angin kencang menerjang wilayah tersebut. (Istimewa/Wawasannews)

Petugas BPBD Kendal melakukan pendataan kerusakan atap rumah warga di Desa Gempolsewu, Rowosari, setelah angin kencang menerjang wilayah tersebut. (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews – Sebanyak 29 rumah warga di Desa Gempolsewu, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, mengalami kerusakan akibat angin kencang yang melanda wilayah tersebut pada Jumat (14/11/2025) malam. Peristiwa terjadi sekitar pukul 20.15 WIB saat hujan deras disertai angin kencang menerjang dua dusun sekaligus.

Sekretaris BPBD Kendal, Ahmad Huda Kurniawansah, menjelaskan bahwa angin kencang menyapu area Dusun Bulusan RT 01 RW 14, serta Dusun Tawang Laut RT 02 dan RT 03 RW 17. “Ada 9 rumah terdampak di Bulusan, lalu 12 rumah di Tawang Laut RT 02, dan 8 rumah di Tawang Laut RT 03,” ujarnya, Sabtu (15/11/2025).

Menurutnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, sebagian besar rumah mengalami kerusakan pada bagian atap berupa genteng yang tersapu angin. “Kerusakan rata-rata terjadi pada atap rumah, tapi tidak ada korban jiwa,” jelas Huda.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rumah rusak akibat angin kencang di desa terpencil di Indonesia.
Foto : Salah satu rumah korban yang terdampak angin kencang di Desa Gempolsewu Kec, Rowosari. (Istimewa/Wawasannews)

Ia menambahkan, angin tiba-tiba berembus kuat dari arah barat laut dan mengarah ke permukiman warga di Dusun Tawang Laut. Pihak kecamatan telah melakukan pendataan langsung ke lokasi terdampak.

Sementara itu, Kasi Kedaruratan BPBD Kendal, Iwan Sulistyo, memaparkan bahwa seluruh wilayah Kendal memiliki potensi bencana hidrometeorologi, termasuk banjir, tanah longsor, dan angin kencang. Menurut data BPBD, wilayah Siboli (Singorojo, Boja, Limbangan) rawan longsor, sementara Kendal bagian bawah rawan banjir. Kecamatan Kangkung tercatat sebagai salah satu wilayah dengan potensi tinggi angin kencang.

“Kalau melihat data kejadian, Kecamatan Kangkung memang sering terdampak angin kencang saat hujan deras,” katanya.

BPBD Kendal juga telah mendirikan posko induk dengan petugas jaga yang dibagi dalam tiga shift. Selain itu, dibentuk grup WhatsApp tanggap bencana bersama para camat untuk mempercepat koordinasi penanganan darurat. Para relawan di setiap wilayah juga disiagakan untuk melakukan asesmen awal jika bencana kembali terjadi. (fuad)

Berita Terkait

Angka Kecelakaan Turun Saat Operasi Zebra Candi 2025
DPRD Kendal Ngangsu Kaweruh Wisata ke Bantul, Siapkan E-Ticketing untuk Dongkrak PAD
Hampir 850 Ribu Warga Mengungsi, Korban Jiwa Banjir Bandang Tiga Provinsi Tembus 867 Orang
Prabowo Jelaskan Alasan Borong Alutsista: 50 Helikopter Dikerahkan ke Daerah Bencana
Korban Hilang Bencana di Sumut Turun Jadi 160 Orang, Terbanyak di Kabupaten Dairi
Kemenkes Kebut Pemulihan Fasilitas Kesehatan di Wilayah Bencana Sumatra
Jelang Pemilu 2029, Puan Minta Media Jaga Ruang Publik Tetap Sehat dan Objektif
Menlu Sugiono Apresiasi Dukungan Negara Sahabat untuk Korban Bencana di Aceh dan Sumatra
Berita ini 6.986 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 13:45

Angka Kecelakaan Turun Saat Operasi Zebra Candi 2025

Sabtu, 6 Desember 2025 - 18:40

DPRD Kendal Ngangsu Kaweruh Wisata ke Bantul, Siapkan E-Ticketing untuk Dongkrak PAD

Sabtu, 6 Desember 2025 - 16:22

Hampir 850 Ribu Warga Mengungsi, Korban Jiwa Banjir Bandang Tiga Provinsi Tembus 867 Orang

Sabtu, 6 Desember 2025 - 15:42

Prabowo Jelaskan Alasan Borong Alutsista: 50 Helikopter Dikerahkan ke Daerah Bencana

Sabtu, 6 Desember 2025 - 14:07

Korban Hilang Bencana di Sumut Turun Jadi 160 Orang, Terbanyak di Kabupaten Dairi

Berita Terbaru

Petugas Satlantas Polres Kendal saat mengatur arus lalu-lintas di depan Masjid Mujahidin Kendal (Istimewa/Wawasannews)

Jawa Tengah

Angka Kecelakaan Turun Saat Operasi Zebra Candi 2025

Senin, 8 Des 2025 - 13:45