1.963 Personel Gabungan Amankan Aksi Buruh di Silang Selatan Monas

- Pewarta

Senin, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah anggota kepolisian mengikuti apel pengamanan unjuk rasa di Jakarta, Senin (17/11/2025). (Istimewa/Wawasannews)

Sejumlah anggota kepolisian mengikuti apel pengamanan unjuk rasa di Jakarta, Senin (17/11/2025). (Istimewa/Wawasannews)

Jakarta, Wawasannews.com – Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan 1.963 personel gabungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa Aliansi Federasi Serikat Pekerja dan Serikat Buruh Se‑Jakarta yang dipusatkan di Silang Selatan Monas, Gambir, Senin (17/11/2025). Kekuatan pengamanan melibatkan Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta personel Pemprov DKI Jakarta.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro menyatakan pengamanan dilakukan secara humanis dan profesional.
“Sebanyak 1.963 personel gabungan diterjunkan melayani aksi unjuk rasa. Aksi terpusat di Silang Selatan Monas dan mendapatkan pelayanan kepolisian dengan pendekatan humanis dan profesional,” ujarnya di Jakarta.

Susatyo menegaskan seluruh personel tidak membawa senjata api dan mengimbau para orator menjaga suasana tetap kondusif.
“Seluruh anggota yang bertugas tidak membawa senjata api dan kita ingin seluruh proses berjalan aman, tertib, dan saling menghormati. Saya berharap para orator dapat menjaga suasana tetap kondusif, jangan memprovokasi massa,” katanya.

Ia juga mengingatkan massa agar tidak melakukan tindakan yang membahayakan atau merusak fasilitas umum.
“Kami mengajak seluruh peserta aksi untuk tidak melempari petugas, tidak membakar ban bekas, dan tidak merusak fasilitas umum. Petugas di lapangan ada untuk melayani, jadi mari kita sama‑sama menjaga suasana tetap kondusif,” tuturnya.

Kasie Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Ruslan Basuki berharap aksi berlangsung aman tanpa insiden. Ia menyebut rekayasa lalu lintas bersifat situasional mengikuti kondisi di lapangan dan mengimbau masyarakat memakai jalur alternatif bila tidak berkepentingan melintas di kawasan Monas.
“Terkait arus lalu lintas, pihak kepolisian menerapkan rekayasa situasional mengikuti perkembangan di lapangan. Masyarakat diimbau mencari jalur alternatif jika tidak berkepentingan melintas di kawasan Monas,” ujar Ruslan. (Ucl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Peduli Lingkungan, Polres Kendal Tanam 100 Pohon di Pesisir Pantai Muara Kencan
Polres Kendal Ajak Warga Pidodo Kulon Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Disperinaker Kendal Siapkan Tenaga Kerja Lokal Kuasai Bahasa Mandarin
Ketua DPRD Kendal Terima Audiensi PD MES, Bahas Pengembangan Pariwisata Syariah
Dari Pesantren ke Pimpinan DPRD, Mahfud Sodiq Tekankan Pentingnya Kemandirian Santri
Gelapkan Upah Atlet dan Pelatih Rp798 Juta, Wakil Bendahara KONI Jadi Tersangka
Pintu Rumah Tak Terkunci, Honda Beat Milik Warga Kaliwungu Selatan Dicuri
Polres Kendal Gelar Silaturahmi dan Bakti Sosial, Perkuat Sinergi dengan Warga

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:24

Peduli Lingkungan, Polres Kendal Tanam 100 Pohon di Pesisir Pantai Muara Kencan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:18

Polres Kendal Ajak Warga Pidodo Kulon Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:31

Disperinaker Kendal Siapkan Tenaga Kerja Lokal Kuasai Bahasa Mandarin

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:00

Ketua DPRD Kendal Terima Audiensi PD MES, Bahas Pengembangan Pariwisata Syariah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:35

Dari Pesantren ke Pimpinan DPRD, Mahfud Sodiq Tekankan Pentingnya Kemandirian Santri

Berita Terbaru

Kondisi hutan di kawasan Sojomerto-Patean Kendal.(Istimewa)

Opini

Ancaman Krisis Ekologis Kawasan Perbukitan Kendal

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:01

Secret Link