Yayasan Wakaf Selamat Rahayu Gelar Karya PMS dan Uniss, Dorong Kreativitas Generasi Muda Kendal

- Pewarta

Senin, 2 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa dan mahasiswa Pondok Modern Selamat serta Universitas Selamat Sri tampil dalam sesi presentasi dan pertunjukan seni pada kegiatan Gelar Karya atau Showcase bertema Seni untuk Perubahan yang digelar Yayasan Wakaf Selamat Rahayu di Kendal, Senin (2/2/2026). (Istimewa/wawasannews)

Siswa dan mahasiswa Pondok Modern Selamat serta Universitas Selamat Sri tampil dalam sesi presentasi dan pertunjukan seni pada kegiatan Gelar Karya atau Showcase bertema Seni untuk Perubahan yang digelar Yayasan Wakaf Selamat Rahayu di Kendal, Senin (2/2/2026). (Istimewa/wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Yayasan Wakaf Selamat Rahayu Kendal menggelar kegiatan Gelar Karya atau Show Case Pondok Modern Selamat (PMS) dan Universitas Selamat Sri (Uniss), Senin (2/2/2026), di lingkungan yayasan setempat. Kegiatan ini mengusung tema “Seni untuk Perubahan” sebagai wujud komitmen lembaga dalam mendorong pengembangan kreativitas generasi muda.

Gelar karya tersebut menjadi ajang unjuk potensi bagi siswa dan mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SMP, SMA, hingga mahasiswa Universitas Selamat Sri. Beragam karya seni ditampilkan, seperti seni rebana, seni lukis, vokal, musik band, pentas tari, hingga berbagai bentuk seni rupa lainnya.

Suasana kegiatan tampak semarak dengan antusiasme peserta dan pengunjung yang memadati area pameran serta panggung pertunjukan. Para siswa dan mahasiswa secara bergantian menampilkan karya terbaik sebagai hasil proses pembelajaran dan pengembangan bakat di bidang seni.

Salah satu siswa SMP Pondok Modern Selamat, Anisa, mengaku bangga karena karya lukisnya terpilih untuk dipamerkan. Ia menilai kesempatan tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus mengasah kemampuannya.

“Saya suka melukis. Alhamdulillah, bisa dipamerkan di sini,” ujar Anisa dengan penuh semangat.

Guru Geografi SMA Pondok Modern Selamat, Nadia, menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti seluruh unit pendidikan di bawah naungan yayasan, mulai dari SMP, SMA, hingga mahasiswa Uniss. Setiap kelas dan kelompok diberi ruang untuk menampilkan kreativitas sesuai minat dan bakat masing-masing.

Ia menilai, gelar karya tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga media pembelajaran yang efektif dalam membangun kepercayaan diri, kerja sama, serta apresiasi terhadap seni.

“Alhamdulillah, acara berjalan lancar dan sangat meriah. Anak-anak tampil percaya diri dan berani menunjukkan potensi terbaiknya,” ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator Yayasan Wakaf Selamat Rahayu, Condro Budi Susetyo, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi siswa dan mahasiswa dalam mengembangkan potensi diri, khususnya di bidang seni dan kreativitas. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mempererat kebersamaan antarwarga di lingkungan yayasan.

Menurutnya, melalui tema “Seni untuk Perubahan”, yayasan ingin menanamkan nilai bahwa seni dapat menjadi sarana positif dalam membentuk karakter, meningkatkan kepekaan sosial, serta mendorong perubahan ke arah yang lebih baik.

“Kami ingin masyarakat semakin mengenal keunggulan Pondok Modern Selamat dan Universitas Selamat Sri melalui karya-karya positif yang ditampilkan para siswa dan mahasiswa,” jelasnya.

Condro menambahkan, kegiatan gelar karya ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai agenda rutin yayasan. Hal tersebut bertujuan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi seluruh peserta didik untuk menampilkan potensi terbaik mereka.

“Tentunya kegiatan ini akan kami lanjutkan secara rutin sebagai sarana pengembangan bakat dan kreativitas generasi muda,” pungkasnya. (Zdl)

1 Komentar

  1. Kegiatannya bagus sekali menampilkan bakat anak anak dan mahasiswa ajang untuk unjuk kreativitas,.kedepan akan ada lagi yang lebih bagus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jelang Muktamar NU, Sarif Abdillah Terima Pesepeda Banser dari Sumsel
Gempa M7,7 Guncang Flores, BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Tsunami untuk Sejumlah Wilayah
Polemik KIP Kuliah Terus Berulang,PDKN Desak Kemdiktisaintek Perkuat Pengawasan
Tak Sekadar Bersih-Bersih, Aksi Merawat Makam Hizbullah Hidupkan Semangat Kemerdekaan
Jumat Sehat di Dawungsari, Mahasiswa KKN UNDIP Keliling Tiga Dukuh Beri Cek Kesehatan Gratis
HUT Pramuka ke-65, SMA NU 05 Brangsong Padukan Kepramukaan dengan Nilai Religius
Bupati Kendal Sambangi Polres, Bahas Sinergi Jaga Kamtibmas dan Kenakalan Remaja
TMMD Rampung, Jalan 650 Meter Jadi Akses Baru Warga Wonosari

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:28

Jelang Muktamar NU, Sarif Abdillah Terima Pesepeda Banser dari Sumsel

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:15

Gempa M7,7 Guncang Flores, BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Tsunami untuk Sejumlah Wilayah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:17

Polemik KIP Kuliah Terus Berulang,PDKN Desak Kemdiktisaintek Perkuat Pengawasan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:05

Tak Sekadar Bersih-Bersih, Aksi Merawat Makam Hizbullah Hidupkan Semangat Kemerdekaan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:14

Jumat Sehat di Dawungsari, Mahasiswa KKN UNDIP Keliling Tiga Dukuh Beri Cek Kesehatan Gratis

Berita Terbaru

Secret Link