Mendikdasmen : Dorong Literasi Keagamaan Lintas Budaya, Kunci Bangun Generasi Toleran di Indonesia

- Pewarta

Selasa, 11 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti bersama Direktur Eksekutif Institut Leimena, Matius Ho, saat membuka Konferensi Internasional Literasi Keagamaan Lintas Budaya (LKLB) di Jakarta, Senin (11/11/2025). Acara ini membahas penguatan pendidikan toleransi dan keragaman di sekolah-sekolah Indonesia. (wawasannews)

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti bersama Direktur Eksekutif Institut Leimena, Matius Ho, saat membuka Konferensi Internasional Literasi Keagamaan Lintas Budaya (LKLB) di Jakarta, Senin (11/11/2025). Acara ini membahas penguatan pendidikan toleransi dan keragaman di sekolah-sekolah Indonesia. (wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan pentingnya penguatan literasi keagamaan lintas budaya dalam sistem pendidikan nasional sebagai strategi membangun generasi muda yang toleran dan siap hidup berdampingan di tengah keberagaman agama serta budaya.

“Konferensi ini merupakan gerakan mendorong kehidupan beragama yang lebih terbuka dan saling menghormati. Kami ingin menumbuhkan social trust di masyarakat multikultural melalui pendidikan karakter dan pembelajaran yang mendalam,” kata Abdul Mu’ti dalam Konferensi Internasional Literasi Keagamaan Lintas Budaya (LKLB) di Jakarta, Senin (11/11/2025).

Mu’ti menjelaskan, Kemendikdasmen kini tengah mengintegrasikan nilai-nilai toleransi dan empati ke dalam program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Program ini menekankan pentingnya interaksi lintas agama dan budaya di sekolah agar siswa memiliki pemikiran terbuka, menghargai perbedaan, dan menjunjung tinggi semangat gotong royong.

Baca Juga  Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq Ikuti Pemancangan Bambu Runcing di Makam Pejuang Boja

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berupaya menanamkan karakter toleran melalui kegiatan kolaboratif antar siswa dari latar belakang keyakinan yang berbeda. Kerja sama dengan Institut Leimena akan memperkaya bahan ajar dan modul pembelajaran tentang keberagaman,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Institut Leimena, Matius Ho, menyampaikan bahwa pengalaman Indonesia dalam mengelola keragaman agama dan budaya melalui pendidikan bisa menjadi model bagi negara lain di dunia.

“Prinsip literasi keagamaan lintas budaya ini sejalan dengan visi ASEAN 2045 untuk membangun komunitas inklusif dan kohesif. Indonesia telah membuktikan bahwa pendidikan dapat menjadi sarana efektif untuk membangun perdamaian dan saling pengertian,” kata Matius Ho.

Program literasi keagamaan lintas budaya diharapkan dapat diterapkan secara luas di sekolah-sekolah dan lembaga pendidikan keagamaan di seluruh Indonesia, dengan dukungan kolaborasi lintas kementerian dan mitra internasional. (Atk)

Baca Juga  Presiden Prabowo Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional untuk Marsinah, Simbol Perjuangan Buruh Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jelang All England 2026, Fajar/Fikri dan Ben/Sean Saling Apresiasi Usai Latihan Bersama di Inggris
Safari Ramadan di Polres Kendal Perkuat Sinergi Pemkab dan TNI-Polri Jaga Kamtibmas
Pesantren Ramadan SMK Muhammadiyah 2 Boja Perkuat Karakter Religius dan Budi Pekerti Siswa
Kampung Ramadhan 1447 H di RSI Kendal Jadi Destinasi Ngabuburit Favorit Warga
BAZNAS Tegaskan Dana Zakat, Infak, dan Sedekah Tidak Digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis
Duel Panas Madrid vs Benfica Warnai Playoff Liga Champions, Juventus di Ujung Tanduk
King MU Belum Terkalahkan Bersama Carrick, Tapi Standar Tinggi Belum Tercapai
12 Tim Lolos ke 16 Besar Liga Champions 2025/2026, Bodo/Glimt Singkirkan Inter!

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:35

Jelang All England 2026, Fajar/Fikri dan Ben/Sean Saling Apresiasi Usai Latihan Bersama di Inggris

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:26

Safari Ramadan di Polres Kendal Perkuat Sinergi Pemkab dan TNI-Polri Jaga Kamtibmas

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:19

Pesantren Ramadan SMK Muhammadiyah 2 Boja Perkuat Karakter Religius dan Budi Pekerti Siswa

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:55

Kampung Ramadhan 1447 H di RSI Kendal Jadi Destinasi Ngabuburit Favorit Warga

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:26

BAZNAS Tegaskan Dana Zakat, Infak, dan Sedekah Tidak Digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru