Penguatan Literasi Digital, Polres Kendal Ajak Pelajar Jadi Agen Perubahan Positif

- Pewarta

Rabu, 10 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para pelajar SMA/SMK di jalur pantura Kendal mengikuti kegiatan Penguatan Kesadaran dan Literasi Digital Pemuda yang digelar Polres Kendal bersama TNI dan Pemkab Kendal di Gedung PGRI Kendal, Rabu (10/12/2025). (Istimewa/Wawasannews)

Para pelajar SMA/SMK di jalur pantura Kendal mengikuti kegiatan Penguatan Kesadaran dan Literasi Digital Pemuda yang digelar Polres Kendal bersama TNI dan Pemkab Kendal di Gedung PGRI Kendal, Rabu (10/12/2025). (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Polres Kendal bersama TNI dan Pemerintah Kabupaten Kendal menggelar kegiatan Penguatan Kesadaran dan Literasi Digital Pemuda untuk mendorong partisipasi positif pemuda dalam pembangunan, Rabu (10/12/2025). Acara yang berlangsung di Gedung PGRI Kendal, Desa Purwokerto, Kecamatan Patebon, dihadiri unsur Forkopimda dan puluhan pengurus OSIS dari 13 SMA/SMK jalur pantura.

 

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kendal, Ahmad Irham Chalid, mengatakan visi Kendal Berdikati menempatkan pemuda sebagai aktor utama masa depan daerah. Namun, kata Irham, ancaman perilaku negatif seperti balap liar dan perundungan masih membutuhkan penanganan terpadu. “Edukasi dan literasi digital menjadi bagian penting agar pemuda memiliki arah yang jelas dan berdaya saing,” ujarnya.

 

Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar mengingatkan pentingnya disiplin, kerja keras, serta kewaspadaan terhadap pengaruh negatif. Dalam sambutannya, AKBP Hendry berbagi pengalaman hidup untuk memotivasi pelajar agar menjauhi narkoba, tawuran, dan pergaulan yang salah. “Kesuksesan butuh proses — pilih lingkungan yang mendorong belajar dan berprestasi,” tegasnya.

 

Dandim 0715 Kendal, Letkol Inf Bagus Setiawan, menegaskan peran pemuda sebagai agen perubahan yang harus menguatkan wawasan kebangsaan dan memanfaatkan waktu untuk kegiatan produktif. Ketua KNPI Kendal, Nataya Kenenzha, menambahkan bahwa penanganan kenakalan remaja harus menyasar faktor internal dan eksternal melalui sinergi keluarga, sekolah, dan komunitas.

 

Perwakilan Forum Wartawan Kendal (Forwaken), Edy Prayitno, memberi penekanan khusus pada penggunaan media sosial secara bijak. Ia mengingatkan risiko hukum terkait unggahan yang melanggar UU ITE dan mendorong pelajar memanfaatkan platform digital untuk pembelajaran, prestasi, dan membangun citra positif.

 

Kegiatan ditutup dengan diskusi interaktif yang berjalan tertib hingga pukul 11.40 WIB. Selain meningkatkan kesadaran soal risiko digital, acara ini memberi rekomendasi praktis: memperkuat program literasi digital di sekolah, pelatihan pengelolaan reputasi daring, serta pembentukan jejaring pendampingan lintas institusi agar pemuda Kendal mampu berperan aktif dan aman dalam pembangunan daerah. (Fad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sempat Kabur ke Hutan, Paman di Kendal yang Diduga Cabuli Keponakan Akhirnya Ditangkap Polisi
KemenPPPA Soroti Pentingnya Deteksi Gangguan Mental pada Anak dan Remaja
DPR Minta TNI dan Polisi Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Sumbar
Pemerintah Pastikan Revisi UU HAM Tidak Kurangi Independensi Komnas HAM
Stasiun Kaliwungu Kendal Bakal Aktif Lagi, Ditarget Layani Penumpang pada 2027
Pengasuh Ponpes di Pekalongan Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Santriwati, Langsung Ditahan
BUMDes Tanjungmojo Panen Semangka Perdana, Bupati Kendal Dorong Jadi Komoditas Unggulan
Rumah Kadis Pertanian Kendal Dibobol Maling, Komplotan Gasak Dua Sepeda dan Helm

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:43

Sempat Kabur ke Hutan, Paman di Kendal yang Diduga Cabuli Keponakan Akhirnya Ditangkap Polisi

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:53

KemenPPPA Soroti Pentingnya Deteksi Gangguan Mental pada Anak dan Remaja

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:29

DPR Minta TNI dan Polisi Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Sumbar

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:44

Stasiun Kaliwungu Kendal Bakal Aktif Lagi, Ditarget Layani Penumpang pada 2027

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:25

Pengasuh Ponpes di Pekalongan Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Santriwati, Langsung Ditahan

Berita Terbaru