Enam Mahasiswa KKN UIN Walisongo Hanyut, Tiga Meninggal Dunia

- Pewarta

Selasa, 4 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim gabungan dari BPBD Kendal, Basarnas, dan relawan melakukan proses evakuasi terhadap korban hanyut mahasiswa KKN UIN Walisongo di aliran Sungai Tubing Genting Jolinggo, Desa Getas, Kecamatan Singorojo, Selasa (4/11/2025).

Tim gabungan dari BPBD Kendal, Basarnas, dan relawan melakukan proses evakuasi terhadap korban hanyut mahasiswa KKN UIN Walisongo di aliran Sungai Tubing Genting Jolinggo, Desa Getas, Kecamatan Singorojo, Selasa (4/11/2025).

KENDAL, Wawasannews.com – Musibah menimpa mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang di Desa Getas, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, Selasa (4/11/2025). Enam mahasiswa dilaporkan hanyut terseret arus Sungai Tubing Genting Jolinggo saat bermain air.

Hingga sore hari, tiga mahasiswa berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara tiga lainnya masih dalam pencarian tim gabungan dari BPBD Kendal, Basarnas, dan relawan setempat.

Sekretaris BPBD Kendal, Ahmad Huda Kurniawansah, membenarkan informasi tersebut. Menurutnya, ketiga korban ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Betul, informasi terakhir ada tiga korban ditemukan dan semuanya meninggal dunia,” jelas Huda saat dikonfirmasi, Selasa sore.

Ia menambahkan, ketiga korban ditemukan di sekitar aliran sungai tempat mereka terseret arus. Namun, identitas para korban belum dapat dipublikasikan karena masih dalam proses pendataan.

“Kemungkinan mereka terseret tidak terlalu jauh. Untuk identitas, masih menunggu data resmi dari tim lapangan,” ujarnya.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 13.53 WIB, ketika para mahasiswa tengah beraktivitas santai di pinggir sungai. Hujan deras yang mengguyur wilayah hulu menyebabkan banjir bandang mendadak dan menyeret keenam mahasiswa tersebut.

“Saat kejadian, kondisi arus sungai tiba-tiba deras karena hujan lebat di bagian atas,” terang Huda.

Hingga malam, tim gabungan masih berupaya melakukan pencarian terhadap tiga korban lainnya. Proses pencarian diakui terkendala derasnya arus dan kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Kami terus berusaha, namun arus sungai cukup kuat sehingga penyisiran dilakukan dengan sangat hati-hati,” tambahnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi banjir bandang di kawasan pegunungan dan sungai saat musim hujan tiba. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Peduli Anak dengan CTEV, Kapolda Jateng Kunjungi Pasien dan Berikan Dukungan kepada Keluarga Polda Jateng
SMA NU 05 Brangsong Bawa Pulang Empat Medali dari OSKANU IV Jateng
PKB Banjarnegara Andalkan Generasi Muda, Ketua DPAC Ditargetkan Maksimal 35 Tahun
Quick Response Polres Kendal Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Pantura, Pastikan Keselamatan Pengguna Jalan
Kendal Bersiap Terapkan Aturan Kawasan Tanpa Rokok
KEK Kendal Kembali Dilirik Investor, Tiga Komitmen Baru Perkuat Industri hingga Hospitality
Bikin Kaget! HP Petugas Lapas Plantungan Mendadak Diperiksa, Ternyata Ini yang Dicari
Ketua DPRD Kendal Tanggapi Penetapan Mora Sandhy sebagai Tersangka, Tunggu Perkembangan Kasus

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 12:35

Peduli Anak dengan CTEV, Kapolda Jateng Kunjungi Pasien dan Berikan Dukungan kepada Keluarga Polda Jateng

Sabtu, 12 September 2026 - 10:12

SMA NU 05 Brangsong Bawa Pulang Empat Medali dari OSKANU IV Jateng

Jumat, 11 September 2026 - 09:30

PKB Banjarnegara Andalkan Generasi Muda, Ketua DPAC Ditargetkan Maksimal 35 Tahun

Jumat, 11 September 2026 - 09:15

Quick Response Polres Kendal Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Pantura, Pastikan Keselamatan Pengguna Jalan

Kamis, 10 September 2026 - 13:55

Kendal Bersiap Terapkan Aturan Kawasan Tanpa Rokok

Berita Terbaru

Secret Link