Rumah Kadis Pertanian Kendal Dibobol Maling, Komplotan Gasak Dua Sepeda dan Helm

- Pewarta

Kamis, 28 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto tangkap layar  rekaman CCTV memperlihatkan komplotan maling beraksi di rumah Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kendal, Pandu Rapriat Rogojati, di Perumahan Green House, Kelurahan Ngilir, Selasa (26/5/2026) dini hari. (Istimewa/Wawasannews)

Foto tangkap layar rekaman CCTV memperlihatkan komplotan maling beraksi di rumah Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kendal, Pandu Rapriat Rogojati, di Perumahan Green House, Kelurahan Ngilir, Selasa (26/5/2026) dini hari. (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Aksi pencurian terjadi di rumah Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Kendal, Pandu Rapriat Rogojati, di Perumahan Green House, Kelurahan Ngilir, Kecamatan Kendal.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. Komplotan maling berhasil membawa kabur dua unit sepeda dan satu helm yang berada di teras rumah korban.

Kerugian akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp20 juta.

Aksi para pelaku terekam kamera CCTV rumah korban. Dalam video yang beredar, terlihat tiga orang datang menggunakan mobil putih sekitar pukul 01.02 WIB.

Ketiganya mengenakan jaket hoodie berwarna gelap dan masker. Wajah para pelaku pun tidak terlihat jelas karena tertutup penutup wajah.

Dari rekaman CCTV, komplotan tersebut terlihat cukup rapi saat menjalankan aksinya. Mereka berbagi tugas untuk mempercepat proses pencurian.

Satu pelaku memanjat pagar rumah dan masuk ke area teras. Pelaku lain berdiri di atas pagar untuk menerima barang curian. Sementara satu orang lainnya berada di dekat mobil sambil memasukkan sepeda ke kendaraan.

Pelaku juga terlihat sempat menata sepeda di samping pagar sebelum akhirnya dimasukkan ke mobil.

Pandu membenarkan kejadian pencurian tersebut saat dikonfirmasi, Kamis (28/5/2026).

“Betul mas, yang hilang dua sepeda sama satu helm,” katanya.

Ia mengaku baru mengetahui pencurian itu saat pagi hari ketika hendak berangkat kerja. Awalnya, ia sempat mengira sepeda dipindahkan oleh anaknya ke lantai dua rumah.

Namun setelah dicek, sepeda ternyata tidak ditemukan.

“Saya sempat tanya anak saya, mungkin dipindah ke lantai dua. Setelah dicari ternyata tidak ada. Baru setelah cek CCTV ketahuan kalau dicuri,” ujarnya.

Dua sepeda yang hilang masing-masing merupakan sepeda Fixie merek Tsunami dan MTB Polygon seri D7.

Menurut Pandu, kedua sepeda itu memang biasa diletakkan di teras rumah bersama kendaraan lain. Selama ini kondisi lingkungan dinilai aman dan belum pernah terjadi pencurian.

Karena itu, ia tidak menyangka rumahnya menjadi sasaran maling.

“Biasanya saya taruh di situ aman-aman saja. Kemungkinan memang sudah diintai sebelumnya,” katanya.

Ia juga menjelaskan pagar rumah dalam kondisi terkunci saat kejadian. Meski begitu, para pelaku tetap nekat memanjat pagar yang tingginya sekitar 2,5 meter.

“Itu pagarnya cukup tinggi, sekitar dua setengah meter,” tambahnya.

Hingga Kamis siang, Pandu mengaku belum melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian karena masih berada di luar kota.

Meski demikian, ia memastikan akan segera membuat laporan resmi setelah kembali ke Kendal.

Kasus pencurian ini sempat menjadi perhatian warga sekitar setelah video CCTV beredar di media sosial. Warga menilai pelaku cukup nekat karena beraksi di kawasan perumahan saat dini hari.

Selain itu, cara pelaku bekerja dinilai terorganisir karena masing-masing memiliki peran saat menjalankan aksi pencurian.

Warga sekitar kini juga diminta lebih waspada, terutama saat memarkir kendaraan atau barang berharga di area terbuka rumah.
Pewarta : Ulin
Editor : Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Awali Operasional Padepokan Baru, Harimau Putih Gelar Barakuda Championship
SD Muhas Muda Sukorejo Lepas 135 Siswa, Program Tahfidz dan Prestasi Jadi Daya Tarik Masyarakat
Marak Kasus Pencabulan, Menag Sebut Banyak Oknum Hanya Mengaku Kiai
Prestasi Tahfidz dan Akademik Jadi Magnet, PPDB SD IT Muhammadiyah Truko Ditutup Lebih Awal
Menag Kunjungi Ponpes APIK Kaliwungu, Kenang Peran Ulama dan Pahlawan Bangsa
11 Tahun Menebar Nasi Kepedulian, Sedekaholic Community Kendal Tetap Konsisten Berbagi
949 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Siap Lakukan Pendataan di Kendal
Di Tengah Sorotan Kritik Tambang, Wabup Kendal Tegaskan Tak Ada Pemanggilan Admin Medsos

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:26

Awali Operasional Padepokan Baru, Harimau Putih Gelar Barakuda Championship

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:44

SD Muhas Muda Sukorejo Lepas 135 Siswa, Program Tahfidz dan Prestasi Jadi Daya Tarik Masyarakat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:54

Marak Kasus Pencabulan, Menag Sebut Banyak Oknum Hanya Mengaku Kiai

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:45

Prestasi Tahfidz dan Akademik Jadi Magnet, PPDB SD IT Muhammadiyah Truko Ditutup Lebih Awal

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:37

Menag Kunjungi Ponpes APIK Kaliwungu, Kenang Peran Ulama dan Pahlawan Bangsa

Berita Terbaru