KENDAL, Wawasannews.com – Suasana Idul Adha di Pondok Pesantren Darul Muqorrobin Kendal berlangsung ramai dan penuh kebersamaan, Rabu (27/5/2026). Usai pelaksanaan Salat Idul Adha, ratusan santri, pengurus pondok, alumni hingga warga sekitar langsung terlibat dalam proses penyembelihan hewan kurban.
Tahun ini, Pondok Pesantren Darul Muqorrobin menyembelih enam ekor sapi dan 17 ekor kambing. Seluruh hewan kurban dipotong di lingkungan pondok pesantren yang berada di Jalan Kyai Tulus Nomor 99, Kelurahan Sijeruk, Kecamatan Kendal.
Kegiatan penyembelihan dimulai sejak pagi setelah Salat Idul Adha yang digelar sekitar pukul 06.45 WIB.
Hewan kurban sebelumnya sudah tiba di pondok pesantren pada Selasa sore. Sejak pagi, panitia dan para santri terlihat sibuk mempersiapkan lokasi penyembelihan serta peralatan yang digunakan.
Penyembelihan dilakukan di depan Auditorium Faza yang berada di kompleks pondok pesantren. Area tersebut dipenuhi santri dan warga yang ikut membantu proses pemotongan hingga pengemasan daging kurban.
Tidak hanya pengurus pondok, kegiatan kurban juga melibatkan ustaz, ustazah, alumni pesantren, serta masyarakat sekitar. Mereka bekerja bersama mulai dari penyembelihan, pemotongan daging, hingga pembagian kepada penerima.
Suasana gotong royong terlihat cukup terasa selama proses berlangsung. Para santri laki-laki membantu proses pemotongan dan distribusi daging, sementara sebagian lainnya menyiapkan tempat pembagian.
Warga sekitar juga tampak datang silih berganti ke lingkungan pondok pesantren untuk menerima daging kurban.
Pengasuh Pondok Pesantren Darul Muqorrobin, Abuya Al Habib Muhammad Firdaus bin Masyhur Al Munawwar, mengatakan Idul Adha menjadi salah satu momen penting untuk menanamkan nilai kepedulian sosial kepada para santri.
Menurutnya, makna kurban bukan hanya soal menyembelih hewan, tetapi juga belajar mengendalikan ego dan menumbuhkan rasa peduli kepada sesama.
“Kurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tapi juga menyembelih ego dan menumbuhkan kepedulian,” ujarnya.
Ia mengatakan kegiatan kurban di pondok pesantren rutin dilaksanakan setiap tahun dan selalu melibatkan banyak pihak.
Selain menjadi bagian ibadah, kegiatan itu juga menjadi sarana pendidikan bagi para santri untuk belajar kebersamaan dan kerja sama di tengah masyarakat.
Daging kurban kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitar pondok, para santri, dan warga yang membutuhkan.
Pembagian dilakukan secara bertahap oleh panitia agar proses penyaluran berjalan tertib.
Ponpes Darul Muqorrobin sendiri dikenal sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam di Kabupaten Kendal. Selain pendidikan diniyah, pondok pesantren tersebut juga memiliki program tahfidz Al-Qur’an dan pendidikan formal.
Melalui kegiatan kurban tahunan ini, hubungan antara pondok pesantren dengan masyarakat sekitar juga tetap terjaga.
Sejak pagi hingga siang hari, aktivitas di lingkungan pondok terlihat ramai dengan keterlibatan santri dan warga yang saling membantu selama proses penyembelihan berlangsung.
Pewarta : Fuad
Editor : Riyadi






