KENDAL, Wawasannews.com – Perayaan Anniversary ke-3 Komunitas Katak-Katak Sementaun yang digelar di Curug Jeglong, Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal, pada Jumat (11/04/2026), berlangsung lebih bermakna dengan hadirnya inovasi di bidang literasi.
Melalui kolaborasi bersama organisasi Berbumi, komunitas tersebut meluncurkan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kabut. Program ini tidak sekadar berupa aplikasi, tetapi menjadi gerakan untuk mendekatkan buku fisik kepada masyarakat dengan cara yang lebih modern dan praktis.
Kini, masyarakat dapat mengakses koleksi buku fisik tanpa harus melalui proses yang rumit. Pengguna cukup mengunjungi platform perpus-kabut.netlify.app untuk melihat koleksi yang tersedia. Pengembang web, Bayu, dalam kesempatan tersebut juga memberikan tutorial mulai dari cara pendaftaran anggota hingga alur peminjaman buku melalui aplikasi secara sederhana.
Kegiatan ini turut diisi dengan sesi diskusi bersama para pegiat literasi. Wahyu membahas pentingnya imajinasi dalam membaca buku, sementara Ricky Oi memberikan tips agar kegiatan membaca menjadi lebih menarik, salah satunya melalui kegiatan bedah buku bersama.
Dalam sesi interaktif, para peserta juga berbagi pengalaman terkait kebiasaan membaca, mulai dari yang terbiasa menuntaskan satu buku dalam sekali baca, menunggu suasana hati, hingga yang harus menyelesaikan satu buku sebelum beralih ke judul lainnya.
Melalui kegiatan ini, komunitas berharap minat baca masyarakat dapat terus tumbuh seiring dengan kemudahan akses yang diberikan. Selain itu, masyarakat juga diajak untuk berpartisipasi dengan mendaftarkan koleksi buku pribadi agar dapat dibaca oleh lebih banyak orang.
Dengan semangat kolaborasi, diharapkan ekosistem literasi di Kabupaten Kendal semakin berkembang dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Pewarta : Fuad Dwi
Editor : Riyadi









