Wamenkomdigi Nezar Patria: Kedaulatan Bangsa Kini Ditentukan di Ruang Digital

- Pewarta

Selasa, 11 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamenkomdigi Nezar Patria saat memberikan keterangan pers tentang pentingnya kemandirian digital sebagai bentuk nasionalisme baru di era teknologi, Jakarta, Selasa (11/11/2025). (wawasannews)

Wamenkomdigi Nezar Patria saat memberikan keterangan pers tentang pentingnya kemandirian digital sebagai bentuk nasionalisme baru di era teknologi, Jakarta, Selasa (11/11/2025). (wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menegaskan bahwa perjuangan mempertahankan kedaulatan bangsa kini tidak lagi hanya berlangsung di darat, laut, dan udara, tetapi juga di ruang digital. Menurutnya, perkembangan teknologi yang begitu cepat telah menjadikan dunia digital sebagai medan baru dalam memperjuangkan kemandirian bangsa.

“Cita-cita untuk berdaulat secara teknologi adalah bentuk nyata dari nasionalisme. Untuk mencapai kemandirian digital, pembangunan ekosistem digital menjadi hal yang sangat penting,” ujar Nezar dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (11/11/2025).

Ia menekankan bahwa pemerintah berkomitmen mewujudkan kedaulatan digital nasional melalui pembangunan infrastruktur digital yang kini telah menjangkau hampir seluruh wilayah Indonesia. Infrastruktur tersebut dibangun melalui kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat luas.

“Infrastruktur yang sudah terbangun ini harus menghadirkan meaningful connectivity — konektivitas yang berdampak nyata bagi kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkapkan masih terdapat 2.333 desa di Indonesia yang belum memiliki akses internet memadai. Dari jumlah itu, 2.017 desa belum terlayani jaringan 4G, sementara 316 desa lainnya merupakan wilayah non-permukiman yang juga membutuhkan konektivitas dasar.

Pemerintah, kata Meutya, akan terus memperluas jangkauan jaringan internet sebagai bagian dari strategi membangun Indonesia Digital Berdaulat, agar seluruh masyarakat dapat menikmati manfaat ekonomi dan pendidikan dari transformasi digital. (Ucl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sempat Kabur ke Hutan, Paman di Kendal yang Diduga Cabuli Keponakan Akhirnya Ditangkap Polisi
KemenPPPA Soroti Pentingnya Deteksi Gangguan Mental pada Anak dan Remaja
DPR Minta TNI dan Polisi Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Sumbar
Pemerintah Pastikan Revisi UU HAM Tidak Kurangi Independensi Komnas HAM
Stasiun Kaliwungu Kendal Bakal Aktif Lagi, Ditarget Layani Penumpang pada 2027
Pengasuh Ponpes di Pekalongan Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Santriwati, Langsung Ditahan
BUMDes Tanjungmojo Panen Semangka Perdana, Bupati Kendal Dorong Jadi Komoditas Unggulan
Rumah Kadis Pertanian Kendal Dibobol Maling, Komplotan Gasak Dua Sepeda dan Helm

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:43

Sempat Kabur ke Hutan, Paman di Kendal yang Diduga Cabuli Keponakan Akhirnya Ditangkap Polisi

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:53

KemenPPPA Soroti Pentingnya Deteksi Gangguan Mental pada Anak dan Remaja

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:29

DPR Minta TNI dan Polisi Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Sumbar

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:23

Pemerintah Pastikan Revisi UU HAM Tidak Kurangi Independensi Komnas HAM

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:44

Stasiun Kaliwungu Kendal Bakal Aktif Lagi, Ditarget Layani Penumpang pada 2027

Berita Terbaru