Kemenag Kolaborasi dengan LPDP Gelar Penguatan Moderasi Beragama di 4 Perguruan Tinggi Keagamaan

- Pewarta

Selasa, 18 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala PUSPENMA Kemenag Ruchman Basori memberikan sambutan pada kegiatan Penguatan Moderasi Beragama dan Ekoteologi di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Senin (17/11/2025). Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Kemenag dan LPDP untuk mencetak penggerak moderasi beragama di Indonesia. (Istimewa/Wawasannews)

Kepala PUSPENMA Kemenag Ruchman Basori memberikan sambutan pada kegiatan Penguatan Moderasi Beragama dan Ekoteologi di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Senin (17/11/2025). Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Kemenag dan LPDP untuk mencetak penggerak moderasi beragama di Indonesia. (Istimewa/Wawasannews)

JAKARTA, WawasanNews – Kementerian Agama melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA) Sekretariat Jenderal bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menggelar program Penguatan Moderasi Beragama dan Ekoteologi di empat Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK).

Empat perguruan tinggi mitra tersebut yakni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Sunan Kudus, dan UIN Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung.

Kepala PUSPENMA Ruchman Basori mengatakan kegiatan ini bertujuan mencetak penggerak moderasi beragama dan ekoteologi di Indonesia.
“Lahirnya para penggerak moderasi beragama yang terus mengkampanyekan keberagamaan inklusif, toleran, dan damai di tengah pluralitas sangat penting,” ujar Ruchman di UIN Jakarta, Senin (17/11/2025).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ruchman menegaskan lembaga pendidikan dari Raudlatul Athfal hingga Perguruan Tinggi Keagamaan harus memiliki komitmen kuat agar paham intoleran dan radikal tidak tumbuh di Indonesia. Ia berharap peserta dapat menindaklanjuti pelatihan ini dengan aksi nyata di masyarakat maupun media sosial.
“Media sosial menjadi sarana strategis untuk menyebarluaskan nilai moderasi beragama dan ekoteologi, terutama bagi generasi milenial dan Gen Z,” tambahnya.

Program ini diikuti 240 peserta yang terbagi dalam empat klaster: dosen PTK, guru dan tenaga kependidikan madrasah, pengasuh pondok pesantren, serta ASN Kemenag dari pusat hingga daerah.

Kegiatan berlangsung di empat kampus dengan jadwal berbeda:

  • UIN Jakarta (12–18 November 2025)

  • UIN Bandung (13–19 November 2025)

  • UIN Sunan Kudus (24–30 November 2025)

  • UIN SATU Tulungagung (19–25 November 2025)

Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr. Rosikhon Anwar, M.A. menilai langkah Kemenag dan LPDP merupakan bentuk komitmen nyata mencetak kader moderasi beragama dan ekoteologi.
“Kami bangga diberi amanah melatih orang-orang terpilih dari seluruh penjuru Nusantara,” ujarnya.

Kepala Pusat Rumah Moderasi Beragama UIN Jakarta Prof. Dr. Arif Zamhari, M.A. juga mengapresiasi kolaborasi tersebut.
“Kami berterima kasih atas komitmen Kemenag dan LPDP mencetak aktivis penggerak moderasi beragama yang akan berada di garda terdepan pengarusutamaan nilai-nilai moderat,” ucapnya. (fad)


Berita Terkait

Angka Kecelakaan Turun Saat Operasi Zebra Candi 2025
DPRD Kendal Ngangsu Kaweruh Wisata ke Bantul, Siapkan E-Ticketing untuk Dongkrak PAD
Hampir 850 Ribu Warga Mengungsi, Korban Jiwa Banjir Bandang Tiga Provinsi Tembus 867 Orang
Prabowo Jelaskan Alasan Borong Alutsista: 50 Helikopter Dikerahkan ke Daerah Bencana
Korban Hilang Bencana di Sumut Turun Jadi 160 Orang, Terbanyak di Kabupaten Dairi
Kemenkes Kebut Pemulihan Fasilitas Kesehatan di Wilayah Bencana Sumatra
Jelang Pemilu 2029, Puan Minta Media Jaga Ruang Publik Tetap Sehat dan Objektif
Menlu Sugiono Apresiasi Dukungan Negara Sahabat untuk Korban Bencana di Aceh dan Sumatra
Berita ini 6.971 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 13:45

Angka Kecelakaan Turun Saat Operasi Zebra Candi 2025

Sabtu, 6 Desember 2025 - 18:40

DPRD Kendal Ngangsu Kaweruh Wisata ke Bantul, Siapkan E-Ticketing untuk Dongkrak PAD

Sabtu, 6 Desember 2025 - 16:22

Hampir 850 Ribu Warga Mengungsi, Korban Jiwa Banjir Bandang Tiga Provinsi Tembus 867 Orang

Sabtu, 6 Desember 2025 - 15:42

Prabowo Jelaskan Alasan Borong Alutsista: 50 Helikopter Dikerahkan ke Daerah Bencana

Sabtu, 6 Desember 2025 - 14:07

Korban Hilang Bencana di Sumut Turun Jadi 160 Orang, Terbanyak di Kabupaten Dairi

Berita Terbaru

Petugas Satlantas Polres Kendal saat mengatur arus lalu-lintas di depan Masjid Mujahidin Kendal (Istimewa/Wawasannews)

Jawa Tengah

Angka Kecelakaan Turun Saat Operasi Zebra Candi 2025

Senin, 8 Des 2025 - 13:45