Presiden Prabowo Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional untuk Marsinah, Simbol Perjuangan Buruh Indonesia

- Pewarta

Selasa, 11 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosok buruh perempuan, Marsinah yang dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta, Senin (10/11/2025). (wawasannews)

Sosok buruh perempuan, Marsinah yang dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta, Senin (10/11/2025). (wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews – Presiden Prabowo Subianto resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Marsinah, seorang aktivis buruh yang gugur dalam memperjuangkan hak-hak pekerja dan keadilan sosial, dalam upacara di Istana Negara, Senin (10/11/2025).

Marsinah dikenal sebagai sosok pekerja pabrik yang berani menentang ketidakadilan dan memperjuangkan kesejahteraan buruh. Ia lahir di Nglundo, Nganjuk, Jawa Timur, pada 10 April 1969. Sejak muda, Marsinah telah terbiasa hidup mandiri dengan membantu ekonomi keluarga melalui usaha kecil bersama neneknya.

Sekitar tahun 1990, Marsinah bekerja di PT Catur Putra Surya (CPS) Porong, Sidoarjo, dan aktif menyuarakan hak-hak rekan sekerjanya, terutama terkait kenaikan upah dan perlakuan adil bagi pekerja. Aksi pemogokan yang dipimpinnya pada Mei 1993 menjadi momentum penting perjuangan buruh di masa Orde Baru.

Baca Juga  Harga Emas Antam Turun Rp50.000, Momentum Beli atau Sinyal Waspada?

Namun, pada 5 Mei 1993, Marsinah dilaporkan hilang setelah mendatangi Kodim Sidoarjo untuk mencari tahu keberadaan rekan-rekannya yang ditahan aparat. Tiga hari kemudian, jasadnya ditemukan di hutan Wilangan, Nganjuk, dengan tanda-tanda kekerasan. Kasusnya hingga kini menjadi simbol perjuangan buruh dan pelanggaran hak asasi manusia yang belum tuntas.

Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional ini menjadi bentuk pengakuan negara terhadap keberanian Marsinah yang rela mengorbankan nyawa demi tegaknya keadilan sosial bagi kaum pekerja.

Setiap tanggal 1 Mei, Hari Buruh Internasional, sosok Marsinah senantiasa dikenang oleh para buruh di seluruh Indonesia sebagai inspirasi perjuangan tanpa takut menegakkan kebenaran. (fuad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gregoria Mundur dari Pelatnas, PBSI Beri Penghormatan atas Dedikasi
Tampil Solid, Leo/Daniel Amankan Tiket Semifinal Thailand Open 2026
Marcos Senesi Tinggalkan Bournemouth Usai Empat Musim di Premier League
Meta Resmi Ikuti Aturan Indonesia, Pengguna Instagram dan Facebook Wajib Usia 16 Tahun
ASN Jalani Simulasi Tempur, Komcad Bentuk Disiplin dan Jiwa Korsa
Dari Kandang Desa ke Istana, Sapi Jumbo Asal Kendal Jadi Kurban Presiden Prabowo
Dikira Tangisan dari Depan Rumah, Warga Ringinarum Temukan Bayi di Pekarangan
Heboh Kasus Dugaan Pemerkosaan Wanita Autis di Semarang, Korban Kini Hamil 5 Bulan

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:23

Gregoria Mundur dari Pelatnas, PBSI Beri Penghormatan atas Dedikasi

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:16

Tampil Solid, Leo/Daniel Amankan Tiket Semifinal Thailand Open 2026

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:00

Marcos Senesi Tinggalkan Bournemouth Usai Empat Musim di Premier League

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:40

Meta Resmi Ikuti Aturan Indonesia, Pengguna Instagram dan Facebook Wajib Usia 16 Tahun

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:16

ASN Jalani Simulasi Tempur, Komcad Bentuk Disiplin dan Jiwa Korsa

Berita Terbaru