BNNK Kendal Gelar Operasi Terpadu P4GN di Desa Kutoharjo, Sasar Kos dan Sekolah

- Pewarta

Jumat, 7 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BNNK Kendal bersama aparat desa dan kepolisian melaksanakan razia dan sosialisasi bahaya narkoba di Desa Kutoharjo, Kecamatan Kaliwungu, Kendal, Jumat (7/11/2025). (wawasannews)

Petugas BNNK Kendal bersama aparat desa dan kepolisian melaksanakan razia dan sosialisasi bahaya narkoba di Desa Kutoharjo, Kecamatan Kaliwungu, Kendal, Jumat (7/11/2025). (wawasannews)

KENDAL, Wawasannews – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kendal melaksanakan operasi terpadu Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Desa Kutoharjo, Kecamatan Kaliwungu, Kendal, Jumat (7/11/2025).

Operasi ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Pemerintah Desa Kutoharjo, Polres Kendal, PKK Desa Kutoharjo, Puskesmas Kaliwungu, Bhabinkamtibmas, Babinsa, hingga masyarakat setempat. Langkah ini dilakukan untuk menekan angka penyalahgunaan dan peredaran narkoba di wilayah yang telah diidentifikasi sebagai daerah rawan.

Kegiatan operasi mencakup tiga fokus utama. Pertama, razia penginapan dan rumah kos di wilayah Desa Kutoharjo untuk memastikan tidak ada aktivitas penyalahgunaan narkoba. Kedua, sosialisasi dan edukasi yang dilakukan oleh Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNK Kendal kepada siswa mulai dari tingkat PAUD, TK, SD, hingga MTs/SMP. Ketiga, pojok konseling rehabilitasi, di mana masyarakat dapat berkonsultasi langsung mengenai layanan rehabilitasi dan bahaya narkotika.

Kepala BNNK Kendal, Anna Setiyawati, S.Sos., M.M., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen program Desa Bersinar (Bersih Narkoba) melalui sinergi antara BNNK dan pemerintah desa.

“Operasi terpadu ini menjadi langkah konkret untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor. Kami berharap Desa Kutoharjo dapat menjadi contoh desa bersih dari narkoba dan menginspirasi wilayah lain di Kabupaten Kendal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kutoharjo, Ivan Setiyawan, menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Ia menegaskan, pihaknya akan terus bersinergi dengan BNNK dan aparat terkait untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas narkoba.

“Kami siap berkolaborasi agar masyarakat Kutoharjo semakin sadar bahaya narkoba dan mampu melindungi generasi muda dari pengaruh buruknya,” kata Ivan.

Melalui operasi terpadu ini, BNNK Kendal berharap dapat menciptakan efek jera bagi pelaku penyalahgunaan narkoba sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan sejak dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sempat Kabur ke Hutan, Paman di Kendal yang Diduga Cabuli Keponakan Akhirnya Ditangkap Polisi
KemenPPPA Soroti Pentingnya Deteksi Gangguan Mental pada Anak dan Remaja
DPR Minta TNI dan Polisi Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Sumbar
Pemerintah Pastikan Revisi UU HAM Tidak Kurangi Independensi Komnas HAM
Stasiun Kaliwungu Kendal Bakal Aktif Lagi, Ditarget Layani Penumpang pada 2027
Pengasuh Ponpes di Pekalongan Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Santriwati, Langsung Ditahan
BUMDes Tanjungmojo Panen Semangka Perdana, Bupati Kendal Dorong Jadi Komoditas Unggulan
Rumah Kadis Pertanian Kendal Dibobol Maling, Komplotan Gasak Dua Sepeda dan Helm

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:43

Sempat Kabur ke Hutan, Paman di Kendal yang Diduga Cabuli Keponakan Akhirnya Ditangkap Polisi

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:53

KemenPPPA Soroti Pentingnya Deteksi Gangguan Mental pada Anak dan Remaja

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:29

DPR Minta TNI dan Polisi Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Sumbar

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:44

Stasiun Kaliwungu Kendal Bakal Aktif Lagi, Ditarget Layani Penumpang pada 2027

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:25

Pengasuh Ponpes di Pekalongan Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Santriwati, Langsung Ditahan

Berita Terbaru