Korban Serangan Israel di Gaza Saat Gencatan Senjata Tembus 30 Orang

- Pewarta

Rabu, 29 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Ledakan di Jalur Gaza pasca serangan udara Israel, Rabu (29/10/2025). | ChatGpt

Ilustrasi Ledakan di Jalur Gaza pasca serangan udara Israel, Rabu (29/10/2025). | ChatGpt

GAZA, Wawasannews – Jumlah korban tewas akibat serangan udara Israel di Gaza terus bertambah, meski gencatan senjata masih berlaku. Menurut laporan Badan Pertahanan Sipil Gaza, sedikitnya 30 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka akibat tiga serangan udara yang dilancarkan pada Rabu (29/10/2025).

“Setidaknya 30 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka akibat serangan Israel di Jalur Gaza,” kata juru bicara Badan Pertahanan Sipil Gaza, Mahmud Basal, kepada AFP. Ia menambahkan bahwa tim penyelamat masih berupaya mengevakuasi korban dari bawah reruntuhan bangunan yang hancur akibat serangan tersebut.

“Tim kami masih berupaya mengevakuasi korban tewas dan luka-luka dari bawah reruntuhan,” lanjut Mahmud.

Serangan udara ini terjadi hanya beberapa hari setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militer untuk melancarkan serangan dahsyat ke Gaza, dengan alasan Hamas telah melanggar perjanjian gencatan senjata.

Israel menuduh Hamas menyerang pasukannya serta menyembunyikan dan mengubur kembali jenazah sandera yang tersisa. Namun, Hamas membantah tuduhan tersebut dan menilai langkah Israel sebagai upaya menyesatkan opini publik.

“Israel menghalangi pemulangan jenazah tawanan dan mencegah masuknya mesin berat serta tim pencari, termasuk Palang Merah, ke wilayah Gaza,” ungkap pernyataan resmi Hamas.

Ketegangan antara kedua pihak kini meningkat tajam. Serangan terbaru ini memperburuk situasi kemanusiaan di Gaza yang sudah kritis akibat blokade dan konflik berkepanjangan.

Baca Juga  DPRD Dapil Kendal 1 Absen, Musrenbang Ngampel Tetap Hasilkan Usulan Prioritas

Berita Terkait

Gema Keadilan Kendal Lantik Pengurus Baru 2026–2031, Perkuat Kepedulian Kesehatan Mental Pelajar
PAC IPNU-IPPNU Weleri Resmi Dilantik, Siap Perkuat Kaderisasi dan Spiritualitas Pelajar NU
Cegah Banjir dan Longsor, GP Ansor Kendal Tanam 2.000 Pohon di Lereng Gunung Prau
Satlantas Polres Kendal Sosialisasikan Ops Keselamatan Candi 2026 Lewat Art Policing di Stadion Kebondalem
Mundur dari PKB, Gus Yusuf Chudlori Kian Menguat di Bursa Ketua Umum PBNU
Tiga Pemuda Hanyut di Sungai Bodri Kendal, Satu Korban Masih Dalam Pencarian
Operasi Keselamatan Candi 2026, Satlantas Kendal Tindak Tegas Pemotor Lawan Arus
Rombak Struktur OPD, Bupati Kendal Lantik 29 Pejabat Struktural

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 20:18

Gema Keadilan Kendal Lantik Pengurus Baru 2026–2031, Perkuat Kepedulian Kesehatan Mental Pelajar

Senin, 9 Februari 2026 - 20:07

PAC IPNU-IPPNU Weleri Resmi Dilantik, Siap Perkuat Kaderisasi dan Spiritualitas Pelajar NU

Senin, 9 Februari 2026 - 13:35

Cegah Banjir dan Longsor, GP Ansor Kendal Tanam 2.000 Pohon di Lereng Gunung Prau

Senin, 9 Februari 2026 - 13:23

Satlantas Polres Kendal Sosialisasikan Ops Keselamatan Candi 2026 Lewat Art Policing di Stadion Kebondalem

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:16

Mundur dari PKB, Gus Yusuf Chudlori Kian Menguat di Bursa Ketua Umum PBNU

Berita Terbaru