Edgar Xavier Marvelo Persembahkan Emas Keempat Sekaligus Penampilan Terakhirnya di SEA Games

- Pewarta

Senin, 15 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Atlet wushu andalan Tim Indonesia, Edgar Xavier Marvelo. (Istimewa/Wawasannews)

Atlet wushu andalan Tim Indonesia, Edgar Xavier Marvelo. (Istimewa/Wawasannews)

Bangkok, Wawasannews.com – Atlet wushu andalan Indonesia, Edgar Xavier Marvelo, kembali mengharumkan nama bangsa dengan meraih medali emas pada nomor gabungan Chang Quan, Dao Shu, dan Gunshu di SEA Games Thailand 2025. Capaian ini melengkapi koleksi emasnya menjadi empat medali sepanjang kiprahnya di ajang olahraga terbesar Asia Tenggara tersebut.

Edgar sebelumnya meraih emas pada SEA Games 2019 (nomor daoshu/gunshu dan nomor duilian) serta SEA Games 2023 (nomor changquan).

“Puji Tuhan hari ini saya bisa mendapatkan medali emas. Selama dua hari pertandingan, apa yang kami latih bisa ditampilkan maksimal,” ujar Edgar usai bertanding di Bangkok, Sabtu (14/12/2025).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Emas yang Sarat Makna Personal

Lebih dari sekadar prestasi, Edgar menyebut medali emas kali ini memiliki makna emosional yang mendalam. Ia menegaskan bahwa keberhasilannya merupakan buah dari kerja bersama, bukan semata hasil individual.

Baca Juga  Di Tengah Banjir Kudus, Tawa Anak-Anak Pecah Jadikan Genangan Arena Bermain

“Medali ini mungkin hanya kepingan logam bagi orang lain, tapi cerita di baliknya sangat panjang. Banyak sekali yang berkontribusi,” ungkap atlet berusia 27 tahun itu.

Ia menyampaikan terima kasih untuk keluarga, pelatih, rekan-rekan, serta seluruh pihak yang mendukung perjuangannya.

“Yang paling spesial, medali ini saya persembahkan untuk calon anak saya. Doakan lahir sehat awal April nanti,” ucapnya penuh haru.SEA Games Terakhir untuk Indonesia

Dalam pernyataannya, Edgar mengungkapkan bahwa medali emas tersebut kemungkinan menjadi persembahan terakhirnya bagi Tim Indonesia di ajang SEA Games. Ia menyampaikan ingin lebih memprioritaskan keluarga setelah bertahun-tahun mengabdi untuk merah putih.

“Mungkin ini medali terakhir saya di SEA Games. Ke depan saya tetap ingin berkontribusi untuk Indonesia, tapi mungkin di bidang lain,” ujarnya.

Baca Juga  Kemenag Buka Beasiswa S2 Double Degree 2026, Kuliah di Indonesia dan Australia

“Prioritas saya sekarang adalah keluarga. Apa artinya semua medali kalau saya tidak bisa hadir untuk mereka,” tambahnya.

Keputusan ini sekaligus menutup perjalanan panjang Edgar sebagai salah satu ikon wushu Indonesia, sosok yang dikenal berdedikasi dan berkarakter kuat di arena.

Presiden dan Menpora Beri Apresiasi untuk Para Atlet

Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet Indonesia yang bertanding di SEA Games.

“Tampil di SEA Games bukan sekadar bertanding, tetapi tugas membela negara agar Indonesia Raya berkumandang,” ujar Erick.

Ia menambahkan bahwa Presiden berpesan agar para atlet tetap menjaga disiplin, fokus, dan kekuatan mental hingga hari terakhir kompetisi.

Baca Juga  Detik-detik Polisi Tangkap Penembak Pengacara di Tanah Abang, Pelaku Ngamuk karena Dendam Lahan

“Bapak Presiden menyampaikan salam untuk seluruh atlet. Beliau berterima kasih kepada para peraih medali dan berpesan agar bertanding total hingga akhir,” kata Erick.

Warisan yang Ditorehkan Seorang Juara

Dengan raihan emas keempatnya, Edgar Xavier Marvelo menutup perjalanan SEA Games dengan meninggalkan warisan penting: dedikasi, pengorbanan, konsistensi, dan makna perjuangan seorang atlet sebagai pahlawan bangsa.

Wushu Indonesia kehilangan satu pejuang di arena, namun mendapatkan teladan tentang bagaimana sebuah prestasi lahir dari keyakinan dan cinta terhadap tanah air. (slmt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kemenag Buka Beasiswa S2 Double Degree 2026, Kuliah di Indonesia dan Australia
KEK Kendal Jadi Motor Investasi Jateng, Serap Hampir 20 Ribu Tenaga Kerja Sepanjang 2025
Produksi Telur Nasional Surplus, Distribusi Jadi Biang Kerok Harga Tinggi
Tanggul Kali Bodri Kritis, Pemkab Kendal dan DPUPR Jateng Siapkan Penanganan Darurat
HUT ke-25 Baznas, Target Penghimpunan Zakat Kendal 2026 Capai Rp13 Miliar
Tanggul Kali Bodri Kritis, Warga Cepiring–Patebon Waswas Banjir Susulan
Dorong Ekonomi Kreatif, ‘Aisyiyah Kendal Gelar Pelatihan Tas Ecoprint Ramah Lingkungan
Polri Resmikan Direktorat PPA-PPO, Fokus Perlindungan Perempuan dan Anak

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:35

Kemenag Buka Beasiswa S2 Double Degree 2026, Kuliah di Indonesia dan Australia

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:21

KEK Kendal Jadi Motor Investasi Jateng, Serap Hampir 20 Ribu Tenaga Kerja Sepanjang 2025

Jumat, 23 Januari 2026 - 14:26

Produksi Telur Nasional Surplus, Distribusi Jadi Biang Kerok Harga Tinggi

Jumat, 23 Januari 2026 - 12:37

Tanggul Kali Bodri Kritis, Pemkab Kendal dan DPUPR Jateng Siapkan Penanganan Darurat

Kamis, 22 Januari 2026 - 23:06

Tanggul Kali Bodri Kritis, Warga Cepiring–Patebon Waswas Banjir Susulan

Berita Terbaru