Anggota MPR RI Edo: Empat Pilar Kebangsaan Perkuat Moderasi Beragama dan NKRI

- Pewarta

Selasa, 16 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota MPR RI Fraksi PKB, Eka Widodo, menyampaikan materi sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Aula Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Senin (15/12/2025). Foto: WawasanNews.com.

Anggota MPR RI Fraksi PKB, Eka Widodo, menyampaikan materi sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Aula Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Senin (15/12/2025). Foto: WawasanNews.com.

BREBES, WawasanNews.com – Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Eka Widodo, menegaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan merupakan solusi penting untuk memperkuat nilai-nilai moderasi dalam beragama sekaligus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar di Aula Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Senin (15/12/2025).

“Namun di daerah lain, hal-hal seperti ini masih terjadi dan berpotensi memecah belah bangsa. Tantangan internal lainnya adalah munculnya fanatisme kedaerahan serta kurangnya penghargaan terhadap keberagaman,” ujar pria yang akrab disapa Edo.

Menurut Edo, lemahnya penghayatan nilai-nilai keagamaan serta pemahaman agama yang sempit masih menjadi tantangan serius bagi persatuan bangsa. Ia menilai pemahaman agama yang lurus dan moderat adalah sikap yang menghargai keberagaman.

Baca Juga  BNPT Perkuat Kerja Sama dengan Kepolisian Makau, Fokus Kontraterorisme dan Perlindungan WNI

Anggota MPR RI tersebut menegaskan, tantangan-tantangan tersebut perlu diatasi melalui sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Selain tantangan internal, Edo juga menyoroti pengaruh globalisasi serta kuatnya intervensi kekuatan global yang memengaruhi kebijakan nasional. Ia menyebut media sosial memiliki peran layaknya pisau bermata dua.

“Media sosial bisa menjadi sarana kebaikan, namun di sisi lain juga berpotensi menjadi alat pemecah belah bangsa,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya pendidikan budi pekerti yang sempat hilang dari kurikulum pendidikan. Menurutnya, dampak dari lemahnya pendidikan karakter mulai dirasakan dengan berkurangnya adab dan sopan santun di tengah masyarakat.

Baca Juga  Luapan Sungai Blorong Rendam Ratusan Rumah di Kendal, Aktivitas Warga Terganggu

“Ini menjadi pekerjaan rumah bersama, terutama bagi para ibu sebagai pendidik utama dalam keluarga,” kata Edo.

Edo menegaskan bahwa nilai-nilai kebangsaan harus kembali dibangun dan diwariskan kepada generasi muda yang kelak memegang estafet kepemimpinan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh pihak untuk menularkan nilai-nilai kebangsaan kepada anak, cucu, keluarga, dan lingkungan sekitar. Mari bersama-sama kita jaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

KPK Soroti Pengadaan 25.644 Motor Listrik BGN, Ini Penjelasan Lengkapnya
Prabowo dan Putin Sepakat Perkuat Kerja Sama RI–Rusia di Sektor Strategis
KPK Tetap Lanjutkan Penyidikan Kasus Rita Widyasari Meski Telah Bebas
Pengajian Halalbihalal di Brangsong Kendal Berlangsung Aman, Kapolres Ajak Jaga Kamtibmas
31 Siswa Muhammadiyah Kendal Lolos SNBP 2026, SMA Muhi Weleri Dominan
Ribuan Alumni Haji Muhammadiyah Kendal Halalbihalal, Perkuat Ukhuwah dan Kemabruran
Sekum PP IPNU Agus Suherman Tanjung: Isu Makar Jadi Ancaman Nyata, Masyarakat Diminta Waspada
PSIS Semarang Bidik Kemenangan di Kandang Persiku Kudus

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 09:59

KPK Soroti Pengadaan 25.644 Motor Listrik BGN, Ini Penjelasan Lengkapnya

Selasa, 14 April 2026 - 09:49

Prabowo dan Putin Sepakat Perkuat Kerja Sama RI–Rusia di Sektor Strategis

Selasa, 14 April 2026 - 09:42

KPK Tetap Lanjutkan Penyidikan Kasus Rita Widyasari Meski Telah Bebas

Selasa, 14 April 2026 - 09:14

Pengajian Halalbihalal di Brangsong Kendal Berlangsung Aman, Kapolres Ajak Jaga Kamtibmas

Senin, 13 April 2026 - 13:59

31 Siswa Muhammadiyah Kendal Lolos SNBP 2026, SMA Muhi Weleri Dominan

Berita Terbaru