Muhaimin Iskandar Tegaskan KUR Tak Boleh Persulit UMKM, Pemerintah Perketat Penyaluran

- Pewarta

Sabtu, 8 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko PM Muhaimin Iskandar berdialog dengan pelaku UMKM dalam acara Berdaya Finansial: Membangun Kemandirian Ekonomi Melalui UMKM di Kebumen, Jawa Tengah, Jumat (7/11/2025). Ia menegaskan penyaluran KUR harus tepat sasaran dan tidak memberatkan pelaku usaha kecil. (wawasannews)

Menko PM Muhaimin Iskandar berdialog dengan pelaku UMKM dalam acara Berdaya Finansial: Membangun Kemandirian Ekonomi Melalui UMKM di Kebumen, Jawa Tengah, Jumat (7/11/2025). Ia menegaskan penyaluran KUR harus tepat sasaran dan tidak memberatkan pelaku usaha kecil. (wawasannews)

KEBUMEN, Wawasannews – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) akan memperketat mekanisme penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) agar lebih tepat sasaran kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Langkah ini dilakukan menyusul masih banyaknya praktik penyalahgunaan dan kesulitan yang dialami pelaku usaha dalam mengakses pembiayaan tersebut.

Menko PM Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa proses penyaluran KUR tidak boleh dipersulit. Ia menyoroti praktik di lapangan yang masih mewajibkan agunan untuk pinjaman kecil, padahal seharusnya tidak diperlukan.

“Jangan sampai ada kredit mikro di bawah Rp100 juta yang harus pakai agunan. Padahal tidak perlu agunan. Ini akan kita pastikan lagi kedisiplinannya, karena tidak boleh merepotkan UMKM,” ujar Muhaimin dalam acara Berdaya Finansial: Membangun Kemandirian Ekonomi Melalui UMKM di Kebumen, Jawa Tengah, Jumat (7/11/2025).

Muhaimin menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk memastikan penyaluran KUR berjalan sesuai aturan dan tidak memberatkan pelaku usaha kecil.

Selain itu, Kemenko PM juga tengah mendorong terbentuknya ekosistem pendukung bagi UMKM dan ekonomi kreatif agar dapat naik kelas. Salah satunya melalui program “Pasar 1.001 Malam”, yang memberikan ruang usaha di lokasi strategis bagi pelaku UMKM untuk berjualan, memamerkan produk, dan melakukan promosi tanpa biaya besar.

“Kami juga sedang mengupayakan agar fasilitas pemerintah yang menganggur bisa dimanfaatkan UMKM. Kami ingin mereka punya akses untuk pameran, pemasaran, dan kegiatan usaha lainnya tanpa terbebani biaya tinggi,” tambah Muhaimin.

Ia menegaskan, sektor UMKM dan ekonomi kreatif memiliki peran besar dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Pada 2025, sektor UMKM menyumbang 61 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Sementara sektor ekonomi kreatif berkontribusi sebesar 5,69 persen pada semester I 2025, melampaui capaian tahun sebelumnya.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan akan melakukan investigasi terhadap pelaksanaan KUR di lapangan. Menurutnya, praktik mewajibkan agunan untuk pinjaman kecil merupakan bentuk penyimpangan dari kebijakan pemerintah.

“KUR adalah program pemerintah untuk mendukung pertumbuhan UMKM. Seharusnya KUR di bawah Rp100 juta tidak memerlukan agunan,” tegas Purbaya. (cahya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Bawa Perubahan Positif, Tim DHARMAKIP UIN Walisongo Sukses Tuntaskan Pengabdian 4 Hari di Kendal
Hari Jadi Kendal ke-421 Siapkan Rangkaian Acara Sebulan Penuh, Ada Kendal Open Fair, Job Fair hingga Festival Adminduk
Raedu Basha Bedah Cerpen di Kendal, Angkat Wajah Pesantren dan Toko Kelontong Madura
Guru SMPN 2 Cepiring Tiga Tahun Berturut-turut Raih Penghargaan MURI Lewat Karya Literasi
Pemkab Kendal Padukan Nobar Piala Dunia dengan Pesta UMKM, Dongkrak Ekonomi Lokal
Kapolres Kendal sambangi Makodim 0715 Kendal perkuat sinergi TNI Polri
Kapolres Kendal Sambangi Kejari, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
Kendal Jadi Percontohan Tata Kelola Pasokan Telur Program MBG

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:42

Bawa Perubahan Positif, Tim DHARMAKIP UIN Walisongo Sukses Tuntaskan Pengabdian 4 Hari di Kendal

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:25

Hari Jadi Kendal ke-421 Siapkan Rangkaian Acara Sebulan Penuh, Ada Kendal Open Fair, Job Fair hingga Festival Adminduk

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:10

Raedu Basha Bedah Cerpen di Kendal, Angkat Wajah Pesantren dan Toko Kelontong Madura

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:15

Guru SMPN 2 Cepiring Tiga Tahun Berturut-turut Raih Penghargaan MURI Lewat Karya Literasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:25

Kapolres Kendal sambangi Makodim 0715 Kendal perkuat sinergi TNI Polri

Berita Terbaru