Indra Sjafri Prioritaskan Pemain Siap Pakai untuk SEA Games 2025, Tiga Diaspora Dipulangkan

- Pewarta

Jumat, 14 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

elatih Timnas U-23 Indra Sjafri memberikan keterangan pers jelang uji coba kontra Mali sebagai bagian dari persiapan menuju SEA Games 2025. (Istimewa/Wawasannews)

elatih Timnas U-23 Indra Sjafri memberikan keterangan pers jelang uji coba kontra Mali sebagai bagian dari persiapan menuju SEA Games 2025. (Istimewa/Wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews – Pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri, menegaskan bahwa timnya saat ini membutuhkan pemain yang benar-benar siap tampil dan bukan sekadar pemain potensial untuk menghadapi SEA Games 2025 di Thailand. Hal itu disampaikan Indra dalam jumpa pers menjelang laga uji coba melawan Mali U-23 di Jakarta, Jumat (15/11/2025).

Menurut Indra, waktu persiapan yang sangat singkat membuat tim pelatih harus mengambil keputusan cepat dan tepat terkait pemilihan pemain. Ia menyebut bahwa proses seleksi telah dilakukan secara ketat melalui serangkaian tes dan internal game yang digelar pada pemusatan latihan tahap pertama.

“Tim pelatih melakukan beberapa item test. Semuanya dilihat dan kita validasi lewat internal game kemarin. Dan kami putuskan bahwa untuk saat ini, karena waktu pendek, kita butuh performance, bukan potensial,” ujar Indra.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan tersebut, Indra juga mengonfirmasi bahwa tiga pemain diaspora yang sempat mengikuti pemusatan latihan telah dikembalikan ke klub masing-masing. Ketiganya adalah Reycredo Beremanda dan Muhammad Mishbah yang bermain di Aguilas UMak FC (Filipina), serta Luke Xavier Keet dari GS Ilioupolis (Yunani).

Indra menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan karena mereka tidak memiliki kualitas, melainkan kebutuhan tim saat ini lebih mengutamakan pemain yang siap pakai.

“Bukan berarti tidak potensial, mereka potensial sekali. Tetapi kami butuh yang benar-benar siap pakai saat ini,” kata Indra.

Ketiga pemain itu sebenarnya tidak masuk dalam daftar 30 nama yang dipanggil untuk pemusatan latihan tahap pertama. Namun mereka secara mandiri menghubungi PSSI dan mengikuti proses seleksi bersama timnas U-23. Setelah dilakukan evaluasi, mereka akhirnya dipulangkan untuk kembali berlatih dengan klub masing-masing.

Timnas Indonesia U-23 dijadwalkan menjalani dua pertandingan uji coba melawan Mali pada 15 dan 18 November 2025 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor. Laga uji coba ini dinilai penting untuk menguji kesiapan taktik maupun fisik pemain sebelum memasuki turnamen yang sesungguhnya.

Uji coba tersebut juga menjadi ajang finalisasi komposisi skuad yang akan dibawa ke SEA Games, mengingat Indra masih terus memantau performa para pemain yang mengikuti pemusatan latihan.

SEA Games 2025 akan berlangsung di Thailand, dan Timnas Indonesia U-23 tergabung di Grup C bersama Filipina, Myanmar, dan Singapura. Dengan persaingan yang cukup ketat, Indra menegaskan bahwa timnya harus bekerja ekstra keras agar dapat tampil optimal dan memenuhi target yang ditentukan PSSI.

“FIFA Match Day dan uji coba ini adalah bagian dari persiapan kita. Kita ingin melihat siapa-siapa saja yang benar-benar siap membawa tim ini berprestasi,” ujar Indra.

Dengan komposisi pemain yang lebih mengutamakan kesiapan, Indra berharap Timnas U-23 dapat tampil maksimal dan memberikan pencapaian terbaik untuk Indonesia pada ajang regional terbesar tersebut. (Atk)

Berita Terkait

Ukraina Tegaskan Ingin Perdamaian Nyata, Bukan Pemenuhan Kepentingan Agresor
Xi Jinping Umumkan Bantuan US$100 Juta, Tiongkok Pertegas Dukungan untuk Palestina
BMKG: Hujan Lebat Masih Mengancam Sepekan ke Depan, Masyarakat Diminta Waspada
Sinergi Kemen PPPA dan DKI Jakarta: RBI Rawa Buaya Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan Anak
Solidaritas Kendal: Forwaken dan Polres Gelar Konser Amal untuk Korban Bencana Sumatra–Aceh
Bripka N Dipecat Tidak Hormat Usai Terbukti Selingkuh dengan Istri Sesama Anggota Polri
Menko Polhukam Djamari Chaniago: Negara Hadir Bantu Korban Bencana di Sumatra
Wapres Gibran Tinjau Penanganan Bencana di Sumatra dan Aceh, Pastikan Bantuan Cepat Tersalurkan
Berita ini 6.971 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 17:23

Ukraina Tegaskan Ingin Perdamaian Nyata, Bukan Pemenuhan Kepentingan Agresor

Jumat, 5 Desember 2025 - 17:11

Xi Jinping Umumkan Bantuan US$100 Juta, Tiongkok Pertegas Dukungan untuk Palestina

Jumat, 5 Desember 2025 - 15:08

BMKG: Hujan Lebat Masih Mengancam Sepekan ke Depan, Masyarakat Diminta Waspada

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:42

Sinergi Kemen PPPA dan DKI Jakarta: RBI Rawa Buaya Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan Anak

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:34

Solidaritas Kendal: Forwaken dan Polres Gelar Konser Amal untuk Korban Bencana Sumatra–Aceh

Berita Terbaru