Ekspor Tempe Indonesia Tembus Chile, Kerja Sama Senilai Rp2,1 Miliar

- Pewarta

Kamis, 2 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan kerja sama pengembangan distribusi produk tempe antara PT Azaki Food International dengan OM SpA di kantor Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Santiago di Chile, Rabu (1/4/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Penandatanganan kerja sama pengembangan distribusi produk tempe antara PT Azaki Food International dengan OM SpA di kantor Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Santiago di Chile, Rabu (1/4/2026). (Istimewa/Wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews.com — Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebut produsen tempe Indonesia berhasil menjalin kerja sama pengembangan distribusi produk tempe lokal ke Chile senilai 125 ribu dolar AS atau setara Rp2,1 miliar.

Di kutip dari antaranewsjateng.com, Kerja sama tersebut dituangkan melalui penandatanganan antara PT Azaki Food International dari Indonesia dengan OM SpA dari Chile.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur sekaligus pemilik PT Azaki Food International, Cucup Ruhiyat, bersama Direktur sekaligus pemilik OM SpA, Bojan Urbancic, di kantor Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Santiago, Chile, pada Rabu (1/4).

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi, menyampaikan bahwa kerja sama ekspor tempe ke Chile ini menjadi contoh optimalisasi pemanfaatan Indonesia–Chile Comprehensive Economic Partnership Agreement (IC-CEPA) dalam mendorong peningkatan ekspor sekaligus memperkuat promosi dagang Indonesia.

“Kementerian Perdagangan akan terus mendukung agar lebih banyak lagi pelaku usaha Indonesia berkembang di pasar global,” ujarnya.

Kerja sama distribusi tempe ke Chile ini merupakan tindak lanjut dari partisipasi Indonesia dalam pameran Espacio Food & Service yang digelar pada 30 September hingga 2 Oktober 2025.

ITPC Santiago berperan memfasilitasi penjajakan bisnis kedua pelaku usaha hingga tercapainya penandatanganan kerja sama tersebut.

Selain membuka akses tempe Indonesia ke pasar Chile, kerja sama ini juga diharapkan memberikan dampak lebih luas dengan membuka peluang distribusi ke kawasan Amerika Latin.

Kepala ITPC Santiago, Indah Fajarwati Bachter, menjelaskan bahwa penetrasi pasar tempe di Chile akan dilakukan secara bertahap.

Pada tahap awal, kerja sama difokuskan pada pasar Chile sebagai titik masuk (entry point) melalui strategi penguatan distribusi, peningkatan visibilitas produk, serta pengembangan jaringan mitra bisnis.

Selanjutnya, ekspansi diharapkan dapat diperluas ke wilayah Amerika Latin. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kemendikdasmen Siapkan 150 Ribu Beasiswa S1 untuk Guru, Dorong Kualitas Pendidikan Lebih Merata
Bappenas Dorong Gender dan Inklusi Sosial Masuk ke Semua Tahapan Pembangunan
29.400 Dapur MBG Lolos Verifikasi, BGN Pastikan Kualitas dan Anggaran Tetap Terjaga
Bulog Bidik Ekspor Beras ke Malaysia, Harga Disiapkan di Atas HET Dalam Negeri
Harga Emas Pegadaian Kompak Naik, Antam Sentuh Rp2,885 Juta per Gram pada Sabtu Pagi
Sempat Kabur ke Hutan, Paman di Kendal yang Diduga Cabuli Keponakan Akhirnya Ditangkap Polisi
KemenPPPA Soroti Pentingnya Deteksi Gangguan Mental pada Anak dan Remaja
DPR Minta TNI dan Polisi Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Sumbar

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:57

Kemendikdasmen Siapkan 150 Ribu Beasiswa S1 untuk Guru, Dorong Kualitas Pendidikan Lebih Merata

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:47

Bappenas Dorong Gender dan Inklusi Sosial Masuk ke Semua Tahapan Pembangunan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:24

29.400 Dapur MBG Lolos Verifikasi, BGN Pastikan Kualitas dan Anggaran Tetap Terjaga

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:05

Bulog Bidik Ekspor Beras ke Malaysia, Harga Disiapkan di Atas HET Dalam Negeri

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:57

Harga Emas Pegadaian Kompak Naik, Antam Sentuh Rp2,885 Juta per Gram pada Sabtu Pagi

Berita Terbaru