56 Guru PAI di Kendal Lakukan Verifikasi & Validasi Sertifikasi serta NRG Bersama

- Pewarta

Senin, 10 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL, Wawasannews – Sebanyak 56 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Kabupaten Kendal yang terdiri dari Guru SD dan SMP yang mengajar di Negeri mengikuti kegiatan Verifikasi dan Validasi Sertifikasi serta Nomor Registrasi Guru (NRG) bersama, yang difasilitasi oleh Kemenag Kabupaten Kendal.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan validitas data guru bersertifikat Pendidik PAI di tahun 2024.

Acara yang berlangsung di aula lantai dua Kemenag yang dihadiri oleh para guru PAI dari berbagai sekolah di Kendal, baik dari tingkat SD dan SMP.

Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam di Kabupaten Kendal.

Menurut Kasi PAI Kemenag Kendal Muslikhan, kegiatan verifikasi dan validasi ini sangat penting untuk memastikan bahwa setiap guru yang terdaftar memiliki sertifikat pendidik yang sah serta NRG yang terverifikasi, sehingga mereka bisa mendapatkan hak-hak yang sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Baca Juga  Keadilan Ekologis Dipertaruhkan: Saat Bencana Alam Menghantam Lingkungan dan Melumpuhkan Pendidikan

“Melalui kegiatan ini, kita memastikan data guru PAI yang terdaftar dalam sistem sertifikasi benar dan akurat. Hal ini juga menjadi langkah awal untuk pengembangan karier guru PAI di masa depan,” ujarnya.

Di sela-sela sambutannya ia juga menyampaiakan bahwa peran Guru PAI dalam Penguatan Nilai-Nilai Moderasi Beragama yaitru Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memegang peranan penting dalam membentuk karakter dan mentalitas peserta didik.

Di tengah perkembangan zaman yang serba cepat, peran guru PAI semakin krusial dalam penguatan nilai-nilai moderasi beragama. Moderasi beragama, yang berfokus pada sikap toleransi, menghargai perbedaan, serta menjunjung tinggi keharmonisan sosial, menjadi landasan dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di Indonesia.

Baca Juga  Pelantikan Pengurus Permadani Diksi KIPK Nasional di Unwahas Bakal Dihadiri Tokoh Nasional

Selain itu, guru PAI juga diharapkan mampu mengedukasi siswa untuk menghindari pandangan ekstrem yang bisa merusak kerukunan dalam masyarakat.

Dengan pendekatan yang bijaksana, guru PAI dapat menumbuhkan pemahaman bahwa keberagaman adalah anugerah yang harus dijaga dan dihormati.

“Penguatan nilai-nilai moderasi beragama juga menjadi tanggung jawab bersama, di mana guru PAI dapat bekerja sama dengan pihak sekolah, orang tua, serta masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung toleransi dan kebersamaan,” ujar Kasi PAI Kemenag Kendal.

Menurut Operator Kemenag kendal Arif menyampaikan bahwa tujuan Kegiatan ini diharapkan Guru Pendidikan Agama Islam dalam melakukan Verivikasi dan Validasi Sertifikasi serta NRG nantinya kalau ada kendala tentang input data bisa di selesaikan dalam waktu hari itu juga sehingga tidak ada satupun guru nantinya yang gagal terkait dengan input data tersebut, dari kemenag siap untuk mendampingi verifikasi tersebut sampai benar-benar data guru PAI di kabupaten kendal valid semua.

Baca Juga  Abdul Hamid: Pesantren Adalah Pendidikan Khas Asli Indonesia

Dengan selesainya proses verifikasi dan validasi ini, diharapkan para guru PAI dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kepada siswa, serta mendapatkan pengakuan atas kompetensinya sebagai pendidik profesional.

Kegiatan tersebut berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme dari para Guru Pendidikan Agama Islam yang lulus PPG tahun 2024 kemarin. Semua guru PAI yang hadir pun memastikan data mereka telah terverifikasi dengan baik, dengan semangat baru dalam menjalankan tugas sebagai pendidik agama Islam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Suara Mahasiswa Menggema di Hardiknas, MBG dan Kebijakan Pendidikan Jadi Sorotan
Isu Pengurangan Prodi Menguat, PDKN Hadir Bawa Perspektif Mahasiswa di Hari Pendidikan Nasional
Direktorat Pesantren Resmi Dibentuk, PKB Jateng: Pengakuan Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
KIP-K: Bantuan atau Investasi SDM? Refleksi Hardiknas dan Peran Strategis PDKN
Bertemu Kepala BRIN, PDKN Siap Ambil Peran dalam Ekosistem Riset dan Inovasi
Audiensi PDKN dan Lembaga Pendidikan ke DPD RI, Soroti Beasiswa hingga Kebebasan Akademik
Kelulusan SMP Jadi Dilema Baru, PDKN Ikut Prihatin Akses SMA Belum Merata
Normalisasi Candaan Seksual Disorot, Kasus di UI dan ITB Jadi Peringatan

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:49

Suara Mahasiswa Menggema di Hardiknas, MBG dan Kebijakan Pendidikan Jadi Sorotan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:56

Isu Pengurangan Prodi Menguat, PDKN Hadir Bawa Perspektif Mahasiswa di Hari Pendidikan Nasional

Selasa, 28 April 2026 - 16:23

Direktorat Pesantren Resmi Dibentuk, PKB Jateng: Pengakuan Sejarah Pendidikan Islam Indonesia

Selasa, 28 April 2026 - 11:54

KIP-K: Bantuan atau Investasi SDM? Refleksi Hardiknas dan Peran Strategis PDKN

Kamis, 23 April 2026 - 20:11

Bertemu Kepala BRIN, PDKN Siap Ambil Peran dalam Ekosistem Riset dan Inovasi

Berita Terbaru

Plt. Sekjen MPR RI Siti Fauziah dan Rektor ULM) Prof. Ahmad Alim Bachri (tengah) berfoto bersama usai penandatangan kerja sama bidang pendidikan di Ruang Rapat Wasaka 3, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (7/5/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Nasional

MPR RI dan ULM Perkuat Kolaborasi Cetak SDM Unggul

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:57