Audiensi PDKN dan Lembaga Pendidikan ke DPD RI, Soroti Beasiswa hingga Kebebasan Akademik

- Pewarta

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sesi Pemberian Merchandise, Ketua PDKN Ulin Nuha kepada Wakil Ketua Komite III Dr. Erni Daryanti dalam acara Audiensi. Wawasannews.com

Sesi Pemberian Merchandise, Ketua PDKN Ulin Nuha kepada Wakil Ketua Komite III Dr. Erni Daryanti dalam acara Audiensi. Wawasannews.com

JAKARTA, Wawasannews.com – Permadani Diksi KIP-K Nasional (PDKN) bersama sejumlah lembaga pendidikan melaksanakan audiensi dengan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Komite III pada Selasa, 21 April 2025 pukul 13.00 WIB di gedung Komite III DPD RI Senayan Jakarta. Kegiatan ini menjadi ruang strategis dalam menyampaikan aspirasi serta menjembatani berbagai persoalan di sektor pendidikan untuk mendorong lahirnya kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Audiensi tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Komite III Filep Wamafma, didampingi Wakil Ketua Erni Daryanti. Selain PDKN, kegiatan ini juga melibatkan perwakilan SMK IDN Boarding School dan Indonesian Institut, yang masing-masing membawa isu dan gagasan dari perspektif lembaga mereka.

Baca Juga  Momentum Ramadan, Polres Kendal Bagikan Zakat Fitrah kepada Warga Sekitar

Sesi pertama diawali dengan penyampaian dari pihak SMK IDN Boarding School yang mengangkat persoalan administrasi sekolah. Mereka menyoroti adanya rencana pencabutan Surat Keputusan (SK) oleh Dedi Mulyadi akibat ketidaksesuaian administrasi yang dinilai perlu segera ditindaklanjuti agar tidak berdampak pada keberlangsungan pendidikan siswa.

Memasuki sesi kedua, Ketua PDKN Ulin Nuha menyampaikan sejumlah persoalan strategis terkait program beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Ia menyoroti masih adanya ketidaktepatan sasaran penerima beasiswa serta pentingnya keberlanjutan dukungan bagi alumni setelah menyelesaikan pendidikan. Menurutnya, PDKN sebagai wadah mahasiswa aktif dan alumni memiliki tanggung jawab moral untuk turut mengawal program tersebut agar tetap berjalan sesuai amanah negara.

Baca Juga  Prabowo: 8 Bulan MBG, Prestasi Anak Sekolah Naik

Selain itu, PDKN juga menawarkan gagasan penguatan organisasi sebagai ruang konsolidasi antara mahasiswa penerima beasiswa dan alumni. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang saling mendukung, sekaligus menjadi bagian dari kontrol sosial terhadap pelaksanaan program beasiswa di Indonesia.

Pada sesi ketiga, Indonesian Institut mengangkat isu kebebasan akademik yang dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam dunia pendidikan tinggi. Mereka menekankan perlunya perlindungan terhadap ruang berpikir kritis dan independensi akademik agar kualitas pendidikan tetap terjaga.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Komite III DPD RI menyatakan akan melakukan kajian dan pemilahan terhadap setiap persoalan yang disampaikan untuk dijadikan bahan evaluasi sekaligus dasar dalam penyusunan kebijakan ke depan. Mengingat seluruh isu yang diangkat berada dalam lingkup pendidikan, hal ini sejalan dengan tugas dan fungsi Komite III.

Baca Juga  11 Juta Peserta BPJS PBI-JK Diacak Ulang! Mensos Turunkan 30 Ribu Pendamping untuk Ground Check

DPD RI juga menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti aspirasi tersebut dengan menjalin kolaborasi bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Sinergi ini diharapkan mampu menghasilkan kebijakan yang lebih adaptif, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan nyata di lapangan.

Kegiatan audiensi ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara organisasi mahasiswa, lembaga pendidikan, dan pemerintah sangat penting dalam menciptakan sistem pendidikan yang lebih baik dan berkeadilan di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Heboh Kasus Dugaan Pemerkosaan Wanita Autis di Semarang, Korban Kini Hamil 5 Bulan
Kecelakaan Pikap dan Motor di Boja Diselesaikan Secara Restorative Justice di Satlantas Polres Kendal
Jembatan Merah Putih Presisi Resmi Dibuka, Akses Warga Tembelang Kini Lebih Mudah
Anggota DPRD Kendal Sebut Jagung SPHP Bantu Ringankan Beban Peternak Ayam
Tak Hanya Organisasi, Aktivis Muda NU Kebumen Turut Andil dalam Riset Internasional
341 Ribu Anak Tak Sekolah, Zainudin PKB: Jateng Hadapi Darurat Pendidikan 2026
Ponpes Darul Muqorrobin Cetak Dua Hafidz Baru, Satu Santri Datang dari Batam
Tak Hanya WNA, Imigrasi Kejar 15 Sponsor Sindikat Judi Online Internasional

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:44

Heboh Kasus Dugaan Pemerkosaan Wanita Autis di Semarang, Korban Kini Hamil 5 Bulan

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:47

Kecelakaan Pikap dan Motor di Boja Diselesaikan Secara Restorative Justice di Satlantas Polres Kendal

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:55

Jembatan Merah Putih Presisi Resmi Dibuka, Akses Warga Tembelang Kini Lebih Mudah

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:32

Anggota DPRD Kendal Sebut Jagung SPHP Bantu Ringankan Beban Peternak Ayam

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:54

Tak Hanya Organisasi, Aktivis Muda NU Kebumen Turut Andil dalam Riset Internasional

Berita Terbaru