Pemerintah Perkuat Koperasi Pangan untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis

- Pewarta

Jumat, 7 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Koperasi dan UKM Farida Farichah saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Jumat (7/11/2025), mengenai penguatan peran koperasi sektor pangan dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis. (wawasannews)

Wakil Menteri Koperasi dan UKM Farida Farichah saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Jumat (7/11/2025), mengenai penguatan peran koperasi sektor pangan dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis. (wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews – Pemerintah menegaskan komitmennya memperkuat peran koperasi sektor pangan agar terlibat aktif dalam ekosistem program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diharapkan mampu mempercepat penyaluran bahan pangan sehat melalui koperasi di berbagai daerah.

Wakil Menteri Koperasi dan UKM Farida Farichah mengatakan pihaknya terus mendorong agar koperasi yang bergerak di bidang pangan memperoleh pembiayaan dan pendampingan dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).

“Kami terus mendorong agar koperasi-koperasi yang fokus menyediakan bahan pangan mendapat pembiayaan sekaligus pendampingan dari LPDB,” ujar Farida di Jakarta, Jumat (7/11/2025).

Menurutnya, relaksasi aturan pembiayaan LPDB kini tengah dikaji untuk mempercepat proses penyaluran dana kepada koperasi. “Kita akan evaluasi ulang regulasinya agar proses pembiayaan bisa lebih cepat,” tambahnya.

Baca Juga  Bhabinkamtibmas Polsek Weleri Sambangi Warga dan Sosialisasikan Ketahanan Pangan

Selain memperkuat koperasi yang sudah ada, Kemenkop UKM juga mendorong pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih agar dapat bergerak di berbagai sektor strategis, seperti pertanian, perikanan, peternakan, hingga jasa serba usaha.

Farida menyebut, sebanyak 500 Kopdes Merah Putih yang menjadi proyek percontohan akan menjalani program magang di enam lokasi untuk belajar praktik bisnis koperasi. “Kami akan magangkan 8–10 hari di koperasi-koperasi konsumen agar peserta bisa belajar langsung praktik bisnis koperasi,” tuturnya.

Program magang ini, lanjutnya, akan diperluas pada 2026 agar setiap Kopdes Merah Putih memiliki core business yang jelas dan saling terhubung dalam satu ekosistem nasional.

Farida juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemetaan potensi daerah agar koperasi memiliki fokus usaha sesuai karakter wilayah masing-masing. “Dengan begitu, akan tergambar jelas titik-titik perikanan, peternakan, hortikultura, maupun ritel, sehingga koperasi tahu arah pengembangannya,” kata Farida.

Baca Juga  Gus Ipul "Arsitek Konflik" PBNU, Fatal Bila jadi Ketua Panitia Muktamar

Sementara itu, Sekretaris Kemenkop UKM Ahmad Zabadi menambahkan bahwa plafon pembiayaan bagi Kopdes Merah Putih tetap sebesar Rp3 miliar per koperasi, terdiri dari Rp2,5 miliar untuk pembangunan fisik dan Rp500 juta untuk modal kerja.

“Untuk detail skema dan pola penyalurannya, kita masih menunggu terbitnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang baru,” ujar Zabadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

KPK Soroti Pengadaan 25.644 Motor Listrik BGN, Ini Penjelasan Lengkapnya
Prabowo dan Putin Sepakat Perkuat Kerja Sama RI–Rusia di Sektor Strategis
KPK Tetap Lanjutkan Penyidikan Kasus Rita Widyasari Meski Telah Bebas
Pengajian Halalbihalal di Brangsong Kendal Berlangsung Aman, Kapolres Ajak Jaga Kamtibmas
31 Siswa Muhammadiyah Kendal Lolos SNBP 2026, SMA Muhi Weleri Dominan
Ribuan Alumni Haji Muhammadiyah Kendal Halalbihalal, Perkuat Ukhuwah dan Kemabruran
Sekum PP IPNU Agus Suherman Tanjung: Isu Makar Jadi Ancaman Nyata, Masyarakat Diminta Waspada
PSIS Semarang Bidik Kemenangan di Kandang Persiku Kudus

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 09:59

KPK Soroti Pengadaan 25.644 Motor Listrik BGN, Ini Penjelasan Lengkapnya

Selasa, 14 April 2026 - 09:49

Prabowo dan Putin Sepakat Perkuat Kerja Sama RI–Rusia di Sektor Strategis

Selasa, 14 April 2026 - 09:42

KPK Tetap Lanjutkan Penyidikan Kasus Rita Widyasari Meski Telah Bebas

Selasa, 14 April 2026 - 09:14

Pengajian Halalbihalal di Brangsong Kendal Berlangsung Aman, Kapolres Ajak Jaga Kamtibmas

Senin, 13 April 2026 - 13:59

31 Siswa Muhammadiyah Kendal Lolos SNBP 2026, SMA Muhi Weleri Dominan

Berita Terbaru