Pemerintah Kerahkan Motor Trail untuk Salurkan Bantuan ke Daerah Sulit Akses di Aceh

- Pewarta

Jumat, 26 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TNI Angkatan Darat mengerahkan ratusan prajurit menggunakan sepeda motor trail untuk menuju lokasi bencana. (Istimewa/Wawasannews)

TNI Angkatan Darat mengerahkan ratusan prajurit menggunakan sepeda motor trail untuk menuju lokasi bencana. (Istimewa/Wawasannews)

ACEH TENGAH, Wawasannews.com – Pemerintah memastikan penyaluran bantuan logistik bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah, Provinsi Aceh, terus berjalan optimal. Upaya tersebut difokuskan pada wilayah-wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat akibat kerusakan infrastruktur pascabencana. Untuk menembus medan berat, pemerintah mengerahkan petugas gabungan dengan menggunakan sepeda motor trail. Langkah ini dinilai efektif agar distribusi bantuan tetap dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan, meskipun akses jalan utama belum sepenuhnya pulih.

Menteri Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menyampaikan bahwa keterlibatan berbagai unsur menjadi kunci kelancaran distribusi logistik di lapangan. Petugas dari TNI, Polri, serta relawan bahu-membahu memastikan bantuan sampai ke tangan warga. “Di beberapa wilayah seperti Aceh Tengah dan Bener Meriah, para petugas, khususnya Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta relawan, harus menggunakan sepeda motor trail untuk mendistribusikan makanan, BBM, LPG, dan kebutuhan lainnya,” ujar Pratikno di Jakarta, Kamis (25/12/2025). Menurutnya, penggunaan kendaraan trail memungkinkan petugas melintasi jalur sempit, berlumpur, dan berbukit yang belum bisa dilalui kendaraan roda empat. Kondisi ini masih dijumpai di sejumlah titik terdampak bencana di wilayah Aceh.

Baca Juga  Penantian Panjang Warga Terbayar, Jembatan Sungai Lingen Mulai Dibangun

Selain Aceh, pemerintah juga terus memantau perkembangan dan menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatra Utara dan Sumatra Barat. Penanganan dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah setempat. Langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta seluruh sumber daya nasional dikerahkan secara maksimal dalam penanganan bencana. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk bekerja cepat dan berkelanjutan demi mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Arahan Presiden jelas, seluruh jajaran diminta terus bekerja tanpa henti untuk mempercepat penanganan bencana,” tegas Pratikno. Pada kesempatan yang sama, Pratikno juga mengimbau masyarakat di wilayah terdampak agar tetap meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan, meskipun dengan intensitas yang lebih ringan. Pemerintah berharap, dengan sinergi semua pihak, kondisi masyarakat dapat segera pulih dan aktivitas warga kembali berjalan normal. (fad)

Baca Juga  Fardhan Rainanda Joe Menang Dramatis di Debut Indonesia International Challenge 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kemenag Buka Beasiswa S2 Double Degree 2026, Kuliah di Indonesia dan Australia
KEK Kendal Jadi Motor Investasi Jateng, Serap Hampir 20 Ribu Tenaga Kerja Sepanjang 2025
Produksi Telur Nasional Surplus, Distribusi Jadi Biang Kerok Harga Tinggi
Tanggul Kali Bodri Kritis, Pemkab Kendal dan DPUPR Jateng Siapkan Penanganan Darurat
HUT ke-25 Baznas, Target Penghimpunan Zakat Kendal 2026 Capai Rp13 Miliar
Tanggul Kali Bodri Kritis, Warga Cepiring–Patebon Waswas Banjir Susulan
Dorong Ekonomi Kreatif, ‘Aisyiyah Kendal Gelar Pelatihan Tas Ecoprint Ramah Lingkungan
Polri Resmikan Direktorat PPA-PPO, Fokus Perlindungan Perempuan dan Anak

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:35

Kemenag Buka Beasiswa S2 Double Degree 2026, Kuliah di Indonesia dan Australia

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:21

KEK Kendal Jadi Motor Investasi Jateng, Serap Hampir 20 Ribu Tenaga Kerja Sepanjang 2025

Jumat, 23 Januari 2026 - 14:26

Produksi Telur Nasional Surplus, Distribusi Jadi Biang Kerok Harga Tinggi

Jumat, 23 Januari 2026 - 12:37

Tanggul Kali Bodri Kritis, Pemkab Kendal dan DPUPR Jateng Siapkan Penanganan Darurat

Kamis, 22 Januari 2026 - 23:06

Tanggul Kali Bodri Kritis, Warga Cepiring–Patebon Waswas Banjir Susulan

Berita Terbaru