Keluarga besar Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa enam mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN)

- Pewarta

Rabu, 5 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Sar gabungan dari beberapa aliansi mengevakuasi jenazah korban hanyut di Singorojo Kendal. (wawasannews.com)

Tim Sar gabungan dari beberapa aliansi mengevakuasi jenazah korban hanyut di Singorojo Kendal. (wawasannews.com)

KENDAL, Wawasannews – Keluarga besar Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang berduka mendalam atas musibah yang menimpa enam mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Getas, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, pada Selasa (4/11/2025). Tiga mahasiswa dilaporkan meninggal dunia, sementara tiga lainnya masih dalam pencarian.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 13.53 WIB saat para mahasiswa sedang bermain air di aliran sungai Tubing Genting Jolinggo. Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kendal, banjir bandang mendadak terjadi akibat hujan deras di hulu sungai, menyeret keenam mahasiswa tersebut.

Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. Nizar, M.Ag, menyampaikan duka mendalam atas kejadian tersebut.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kami sangat berduka atas musibah yang menimpa mahasiswa UIN Walisongo di Kendal. Atas nama universitas, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Kami terus berkoordinasi dengan BPBD dan tim SAR untuk mendukung upaya pencarian serta mendampingi keluarga mahasiswa di lokasi,” ujar Prof. Nizar.

Pihak universitas, lanjutnya, akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan kegiatan KKN, khususnya dalam aspek keamanan, mitigasi risiko, dan pengawasan kegiatan lapangan.

“Keselamatan mahasiswa adalah prioritas utama universitas. KKN adalah bentuk pengabdian kepada masyarakat, namun harus selalu dijalankan dengan kesiapsiagaan dan pertimbangan keselamatan yang matang,” tegasnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab, UIN Walisongo telah menurunkan tim pendamping universitas dan dosen pembimbing KKN untuk membantu proses pencarian serta mendampingi keluarga korban di Kendal. Universitas juga menyediakan layanan konseling dan dukungan spiritual bagi mahasiswa serta keluarga terdampak.

Selain itu, tim gabungan dari BPBD Kendal, Kantor SAR Semarang, PMI Kendal, Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Kendal, dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap tiga mahasiswa yang masih hilang.

Keluarga besar UIN Walisongo memohon doa dari seluruh masyarakat agar para mahasiswa yang belum ditemukan segera kembali dengan selamat, serta keluarga korban diberi ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.

Doa bersama juga akan dilaksanakan malam ini untuk mengenang para korban dan mendoakan keberhasilan pencarian.

“Semoga Allah SWT menerima amal ibadah para korban, memberikan ketabahan bagi keluarga, dan melindungi seluruh mahasiswa dalam pengabdian mereka di tengah masyarakat,” tutup Prof. Nizar. (fuad)

Berita Terkait

DPRD Kendal Ngangsu Kaweruh Wisata ke Bantul, Siapkan E-Ticketing untuk Dongkrak PAD
Hampir 850 Ribu Warga Mengungsi, Korban Jiwa Banjir Bandang Tiga Provinsi Tembus 867 Orang
Prabowo Jelaskan Alasan Borong Alutsista: 50 Helikopter Dikerahkan ke Daerah Bencana
Korban Hilang Bencana di Sumut Turun Jadi 160 Orang, Terbanyak di Kabupaten Dairi
Kemenkes Kebut Pemulihan Fasilitas Kesehatan di Wilayah Bencana Sumatra
Jelang Pemilu 2029, Puan Minta Media Jaga Ruang Publik Tetap Sehat dan Objektif
Menlu Sugiono Apresiasi Dukungan Negara Sahabat untuk Korban Bencana di Aceh dan Sumatra
Indonesia Kirim 48 Cabor ke SEA Games 33, Prabowo Tekankan Kebanggaan dan Kehormatan
Berita ini 6.976 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 18:40

DPRD Kendal Ngangsu Kaweruh Wisata ke Bantul, Siapkan E-Ticketing untuk Dongkrak PAD

Sabtu, 6 Desember 2025 - 16:22

Hampir 850 Ribu Warga Mengungsi, Korban Jiwa Banjir Bandang Tiga Provinsi Tembus 867 Orang

Sabtu, 6 Desember 2025 - 15:42

Prabowo Jelaskan Alasan Borong Alutsista: 50 Helikopter Dikerahkan ke Daerah Bencana

Sabtu, 6 Desember 2025 - 14:07

Korban Hilang Bencana di Sumut Turun Jadi 160 Orang, Terbanyak di Kabupaten Dairi

Jumat, 5 Desember 2025 - 20:06

Kemenkes Kebut Pemulihan Fasilitas Kesehatan di Wilayah Bencana Sumatra

Berita Terbaru