UIN Walisongo Gelar Indonesian Interfaith Scholarship 2025, Delegasi Austria Puji Harmoni Budaya Semarang

- Pewarta

Sabtu, 15 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Walisongo Semarang Prof. Dr. M. Mukhsin Jamil dalam Indonesian Interfaith Scholarship 2025, di Semarang, Sabtu (15/11/2025). (Istimewa/Wawasannews)

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Walisongo Semarang Prof. Dr. M. Mukhsin Jamil dalam Indonesian Interfaith Scholarship 2025, di Semarang, Sabtu (15/11/2025). (Istimewa/Wawasannews)

SEMARANG, Wawasannews – Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menjadi tuan rumah penyelenggaraan Indonesian Interfaith Scholarship 2025, sebuah forum dan pameran internasional yang mengusung tema “Harmonizing Culture and Religion in Indonesia”. Acara yang berlangsung di halaman Galeri Nusantara ISAI, Sabtu (15/11/2025), digelar melalui kerja sama dengan Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama Jawa Tengah dan Kedutaan Besar Austria.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Walisongo, Prof Dr M. Mukhsin Jamil, menyambut langsung seluruh delegasi yang hadir. Ia menegaskan Semarang sebagai salah satu kota paling toleran di Indonesia, sehingga kegiatan lintas iman ini menjadi ruang penting untuk memperkuat harmoni lewat seni dan budaya.

“Selamat datang di UIN Walisongo dan selamat datang di Semarang. Kami menyambut baik kedatangan para delegasi dengan menampilkan berbagai pertunjukan sebagai representasi perbedaan dan kerukunan di Indonesia,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perwakilan PKUB Jawa Tengah, Dr Paulus Tasik Galle, menambahkan bahwa Provinsi Jawa Tengah memiliki tingkat toleransi yang tinggi. Ia mencontohkan keberadaan beragam rumah ibadah seperti Kelenteng Sam Poo Kong hingga Candi Borobudur sebagai bukti nyata harmoni keberagaman yang terus terjaga.

Apresiasi serupa juga disampaikan perwakilan Kedutaan Besar Austria, Alexander Rieger, yang mengaku terkesan dengan sajian budaya yang ditampilkan pada pembukaan acara. “Terima kasih atas performance tarian dan budaya. Kami sangat menikmati,” ujarnya.

Sebagai seorang pelukis, Rieger menyebut pengalaman tersebut sangat menyentuh aspek artistiknya. “Biasanya saya tidak nyaman melihat orang menggambar tanpa ikut serta. Namun hari ini menjadi pengalaman luar biasa dalam perjalanan hidup saya. Musik dan gambar membuat saya ingin mengambil peran dalam melukis ini,” tuturnya.

Acara kemudian berlanjut dengan sesi live painting yang melibatkan seluruh tamu undangan untuk melukis bersama di atas kanvas besar. Kegiatan tersebut menjadi simbol kolaborasi, keterbukaan, dan kebersamaan lintas budaya. Para peserta juga diajak menelusuri pameran karya mahasiswa di Galeri Nusantara yang menampilkan ragam seni rupa dan narasi budaya khas Nusantara. (fuad)

Berita Terkait

DPRD Kendal Ngangsu Kaweruh Wisata ke Bantul, Siapkan E-Ticketing untuk Dongkrak PAD
Hampir 850 Ribu Warga Mengungsi, Korban Jiwa Banjir Bandang Tiga Provinsi Tembus 867 Orang
Prabowo Jelaskan Alasan Borong Alutsista: 50 Helikopter Dikerahkan ke Daerah Bencana
Korban Hilang Bencana di Sumut Turun Jadi 160 Orang, Terbanyak di Kabupaten Dairi
Kemenkes Kebut Pemulihan Fasilitas Kesehatan di Wilayah Bencana Sumatra
Jelang Pemilu 2029, Puan Minta Media Jaga Ruang Publik Tetap Sehat dan Objektif
Menlu Sugiono Apresiasi Dukungan Negara Sahabat untuk Korban Bencana di Aceh dan Sumatra
Indonesia Kirim 48 Cabor ke SEA Games 33, Prabowo Tekankan Kebanggaan dan Kehormatan
Berita ini 6.968 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 18:40

DPRD Kendal Ngangsu Kaweruh Wisata ke Bantul, Siapkan E-Ticketing untuk Dongkrak PAD

Sabtu, 6 Desember 2025 - 16:22

Hampir 850 Ribu Warga Mengungsi, Korban Jiwa Banjir Bandang Tiga Provinsi Tembus 867 Orang

Sabtu, 6 Desember 2025 - 15:42

Prabowo Jelaskan Alasan Borong Alutsista: 50 Helikopter Dikerahkan ke Daerah Bencana

Sabtu, 6 Desember 2025 - 14:07

Korban Hilang Bencana di Sumut Turun Jadi 160 Orang, Terbanyak di Kabupaten Dairi

Jumat, 5 Desember 2025 - 20:06

Kemenkes Kebut Pemulihan Fasilitas Kesehatan di Wilayah Bencana Sumatra

Berita Terbaru