Mahasiswa UMKABA Dalami Konsep Eco-Industry Lewat Kuliah Kerja Lapangan di Kawasan Industri Kendal

- Pewarta

Kamis, 13 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dekan Fakultas Humaniora dan Saintek UMKABA, Dr. H. Taufik Pandan Winoto, bersama manajemen PT Kawasan Industri Kendal saat membuka kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) mahasiswa di Kendal. (Istimewa/Wawasannews)

Dekan Fakultas Humaniora dan Saintek UMKABA, Dr. H. Taufik Pandan Winoto, bersama manajemen PT Kawasan Industri Kendal saat membuka kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) mahasiswa di Kendal. (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendal Batang (UMKABA) menunjukkan semangat belajar di dunia industri melalui kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) yang dilaksanakan di PT Kawasan Industri Kendal (KIK). Program ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen kampus dalam mengembangkan pendidikan berbasis praktik dengan menitikberatkan pada penerapan konsep eco-industry atau industri berwawasan lingkungan.

Kegiatan KKL tersebut dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Humaniora dan Saintek (FHS) UMKABA, Dr. H. Taufik Pandan Winoto, SH., M.Kn., bersama jajaran dosen pendamping serta perwakilan manajemen PT KIK Kendal. Dalam sambutannya, Dr. Taufik menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa untuk belajar langsung dari dunia industri yang sesungguhnya.

“Alhamdulillah, kami berterima kasih kepada PT KIK yang telah memberikan ruang bagi mahasiswa untuk melihat langsung bagaimana sistem industri modern bekerja. Melalui kegiatan ini, mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga menyaksikan praktik penerapan prinsip eco-industry secara nyata,” ujar Dr. Taufik dalam sambutannya.

Ia menambahkan, kegiatan seperti ini sejalan dengan visi UMKABA untuk menjadi universitas unggul berbasis eco-industry yang berprinsip Islami. Visi tersebut diwujudkan melalui program pembelajaran yang menggabungkan ilmu akademik dengan pengalaman lapangan secara seimbang.

Kawasan Industri Kendal dipilih karena dinilai sebagai salah satu kawasan industri yang menerapkan prinsip keberlanjutan lingkungan dalam setiap aktivitasnya. Mahasiswa dapat mempelajari secara langsung bagaimana pengelolaan limbah, penggunaan energi efisien, serta penerapan konsep hijau dalam sistem produksi industri.

Selain memperdalam wawasan akademik, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat karakter mahasiswa agar mampu menjadi lulusan yang kompeten dan berintegritas. “KKL ini bukan hanya tentang memahami teori industri, tetapi juga tentang menanamkan nilai tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap lingkungan,” tambah Dr. Taufik.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kerja sama yang telah dijalin antara UMKABA dan PT Kawasan Industri Kendal melalui Nota Kesepahaman (MoU) yang sebelumnya ditandatangani kedua pihak. Kerja sama tersebut berfokus pada bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat berbasis industri hijau.

Selama pelaksanaan KKL, mahasiswa mendapatkan pemaparan langsung dari pihak manajemen KIK terkait struktur pengelolaan kawasan industri, tata kelola limbah, dan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Mereka juga diajak meninjau beberapa area operasional untuk memahami sistem produksi yang ramah lingkungan.

Bagi para mahasiswa, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga yang memberikan gambaran nyata tentang dunia kerja sekaligus memperkaya wawasan akademik mereka. “Kami belajar banyak tentang bagaimana industri bisa berjalan tanpa merusak lingkungan. Ini sangat menginspirasi untuk diterapkan di masa depan,” ujar salah satu peserta KKL.

Menutup kegiatan tersebut, Dr. Taufik menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam penyelenggaraan acara. “Terima kasih kepada pihak PT KIK atas sambutan dan bimbingannya, juga kepada mahasiswa yang sudah menunjukkan antusiasme luar biasa. Semoga kegiatan ini menjadi bekal berharga untuk masa depan mereka,” pungkasnya. (Ucl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sempat Kabur ke Hutan, Paman di Kendal yang Diduga Cabuli Keponakan Akhirnya Ditangkap Polisi
KemenPPPA Soroti Pentingnya Deteksi Gangguan Mental pada Anak dan Remaja
DPR Minta TNI dan Polisi Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Sumbar
Pemerintah Pastikan Revisi UU HAM Tidak Kurangi Independensi Komnas HAM
Stasiun Kaliwungu Kendal Bakal Aktif Lagi, Ditarget Layani Penumpang pada 2027
Pengasuh Ponpes di Pekalongan Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Santriwati, Langsung Ditahan
BUMDes Tanjungmojo Panen Semangka Perdana, Bupati Kendal Dorong Jadi Komoditas Unggulan
Rumah Kadis Pertanian Kendal Dibobol Maling, Komplotan Gasak Dua Sepeda dan Helm

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:43

Sempat Kabur ke Hutan, Paman di Kendal yang Diduga Cabuli Keponakan Akhirnya Ditangkap Polisi

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:53

KemenPPPA Soroti Pentingnya Deteksi Gangguan Mental pada Anak dan Remaja

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:29

DPR Minta TNI dan Polisi Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Sumbar

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:44

Stasiun Kaliwungu Kendal Bakal Aktif Lagi, Ditarget Layani Penumpang pada 2027

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:25

Pengasuh Ponpes di Pekalongan Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Santriwati, Langsung Ditahan

Berita Terbaru