Update Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi Minggu Pagi: Lava Pijar Menyembur 14 Kali, Guguran Gempa Meningkat Update aktivitas vulkani Gunung Merapi pada hari ini, Minggu, 2 November 2025,

- Pewarta

Senin, 3 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas vulkanik Gunung Merapi kembali menunjukkan peningkatan pada Minggu pagi (2/11/2025). (wawasannews.com / fuad)

Aktivitas vulkanik Gunung Merapi kembali menunjukkan peningkatan pada Minggu pagi (2/11/2025). (wawasannews.com / fuad)

MAGELANG, Wawasannews-Aktivitas vulkanik Gunung Merapi kembali menunjukkan peningkatan pada Minggu pagi (2/11/2025). Gunung berapi aktif yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini tercatat menyemburkan lava pijar sebanyak 14 kali dengan jarak luncur mencapai 1,6 kilometer ke arah Sungai Sat dan Sungai Putih.

Berdasarkan laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), cuaca di sekitar Merapi pagi ini tampak berawan hingga hujan, dengan suhu udara berkisar 18,9–21°C dan kelembapan mencapai 91–99 persen. Visual gunung sempat jelas, namun kemudian tertutup kabut, sementara asap kawah terpantau nihil.

Laporan terkini dari laman magma.bpptkg.esdm.go.id menunjukkan adanya peningkatan aktivitas seismik. Jumlah gempa guguran meningkat dari 26 kali menjadi 37 kali, sedangkan gempa hybrid juga naik dari 23 kali menjadi 29 kali.

Baca Juga  Jenazah PB XIII Tiba di Imogiri, Disambut Hujan dan Prosesi Adat Penuh Khidmat

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga kini, status Gunung Merapi masih berada pada Level III (Siaga) dengan ketinggian puncak mencapai 2.968 meter di atas permukaan laut. BPPTKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi guguran lava pijar dan awan panas, terutama di sektor selatan–barat daya yang meliputi Sungai Bedog, Bebeng, Boyong, Krasak, Gendol, dan Woro.

Aktivitas vulkanik Merapi yang terus fluktuatif ini menunjukkan bahwa gunung tersebut masih dalam fase erupsi efusif, di mana material vulkanik keluar secara bertahap melalui guguran lava dan lontaran pijar. Warga di sekitar lereng Merapi diminta tetap mematuhi zona bahaya dan mengikuti informasi resmi dari BPPTKG maupun BNPB. (fuad)

Baca Juga  Satlantas Polres Kendal Gelar Ramp Check Serentak Untuk Pastikan Keselamatan Bus Umum

Berita Terkait

Bupati Kendal Serahkan SK Adiwiyata 2025 untuk 16 Sekolah, Launching Persiapan Nasional 2026
Menuju Keuangan Inklusif, Pelaku UMKM Kendal Dapat Edukasi Finansial
Presiden Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Mobil Pengantar Makanan di RS Koja
Presiden Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah se-Papua, Perkuat Arah Percepatan Pembangunan
Dunia Internasional Kecam Penembakan Massal Festival Yahudi di Sydney
Prabowo Kerahkan Kekuatan Nasional, Penanganan Bencana Sumatera Dipercepat
Gasperini Antisipasi Laga Berat Roma vs Como: Dua Tim yang Sama-Sama Incar Kemenangan
Presiden Prabowo Apresiasi Perjuangan Atlet, Indonesia Koleksi 31 Emas di Hari Ketiga SEA Games 2025
Berita ini 6.964 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 18:14

Bupati Kendal Serahkan SK Adiwiyata 2025 untuk 16 Sekolah, Launching Persiapan Nasional 2026

Selasa, 16 Desember 2025 - 18:06

Menuju Keuangan Inklusif, Pelaku UMKM Kendal Dapat Edukasi Finansial

Selasa, 16 Desember 2025 - 16:03

Presiden Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Mobil Pengantar Makanan di RS Koja

Selasa, 16 Desember 2025 - 15:51

Presiden Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah se-Papua, Perkuat Arah Percepatan Pembangunan

Selasa, 16 Desember 2025 - 14:04

Dunia Internasional Kecam Penembakan Massal Festival Yahudi di Sydney

Berita Terbaru