Kemensos Serahkan 40 Nama Calon Pahlawan Nasional ke Fadli Zon, Termasuk Soeharto dan Gus Dur

- Pewarta

Jumat, 24 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pengusulan Soeharto, Gus Dur, dan Marsinah sebagai pahlawan nasional. 40 Nama Tokoh yang Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Ada Marsinah hingga Soeharto (chatgpt)

Ilustrasi pengusulan Soeharto, Gus Dur, dan Marsinah sebagai pahlawan nasional. 40 Nama Tokoh yang Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Ada Marsinah hingga Soeharto (chatgpt)

JAKARTA, Wawasannews.com — Kementerian Sosial (Kemensos) resmi menyerahkan 40 nama calon Pahlawan Nasional kepada Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK), Fadli Zon, Kamis (24/10/2025).
Seluruh nama yang diusulkan telah melalui proses panjang dan dinyatakan memenuhi syarat administratif serta substansi untuk diajukan sebagai penerima gelar Pahlawan Nasional tahun ini.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul menjelaskan bahwa setiap usulan calon Pahlawan Nasional harus melewati beberapa tahapan sebelum sampai di tingkat pusat.
“Prosesnya dimulai dari tingkat kabupaten atau kota bersama masyarakat setempat dan ahli sejarah. Setelah dinilai layak, usulan dibawa ke provinsi, kemudian ke Kementerian Sosial untuk diverifikasi lebih lanjut sebelum diteruskan ke Dewan Gelar,” kata Gus Ipul di Kantor Kemensos, Jakarta.

Ia menegaskan, pengusulan ini merupakan hasil kerja panjang yang melibatkan banyak pihak dan sudah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir. “Beberapa nama memang sudah diajukan sejak lama, seperti Presiden kedua RI Soeharto, Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, serta aktivis buruh Marsinah,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

🏅 Daftar Lengkap 40 Calon Pahlawan Nasional 2025

Usulan Baru Tahun 2025

  1. KH. Muhammad Yusuf Hasyim – Jawa Timur

  2. Demmatande – Sulawesi Barat

  3. KH. Abbas Abdul Jamil – Jawa Barat

  4. Marsinah – Jawa Timur

Usulan Tunda Tahun 2024

  1. Hajjah Rahmah El Yunusiyyah – Sumatera Barat

  2. Abdoel Moethalib Sangadji – Maluku

  3. Jenderal TNI (Purn) Ali Sadikin – DKI Jakarta

  4. Letnan Kolonel (Anumerta) Charles Choesj Taulu – Sulawesi Utara

  5. Mr. Gele Harun – Lampung

  6. Letkol Moch. Sroedji – Jawa Timur

  7. Prof. Dr. Aloei Saboe – Gorontalo

  8. Letjen TNI (Purn) Bambang Sugeng – Jawa Tengah

  9. Mahmud Marzuki – Riau

  10. Letkol TNI (Purn) Teuku Abdul Hamid Azwar – Aceh

  11. Drs. Franciscus Xaverius Seda – Nusa Tenggara Timur

  12. Andi Makkasau Parenrengi Lawawo – Sulawesi Selatan

  13. Tuan Rondahaim Saragih – Sumatera Utara

  14. Marsekal TNI (Purn) R. Suryadi Suryadarma – Jawa Barat

  15. KH. Wasyid – Banten

  16. Mayjen TNI (Purn) dr. Roebiono Kertopati – Jawa Tengah

Usulan yang Telah Memenuhi Syarat (2011–2023)

  1. Syaikhona Muhammad Kholil – Jawa Timur

  2. KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) – Jawa Timur

  3. H.M. Soeharto – Jawa Tengah

  4. KH. Bisri Syansuri – Jawa Timur

  5. Sultan Muhammad Salahuddin – Nusa Tenggara Barat

  6. Jenderal TNI (Purn) M. Jusuf – Sulawesi Selatan

  7. H.B. Jassin – Gorontalo

  8. Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja – Jawa Barat

  9. M. Ali Sastroamidjojo – Jawa Timur

  10. dr. Kariadi – Jawa Tengah

  11. R.M. Bambang Soeprapto Dipokoesoemo – Jawa Tengah

  12. Basoeki Probowinoto – Jawa Tengah

  13. Raden Soeprapto – Jawa Tengah

  14. Mochamad Moeffreni Moe’min – DKI Jakarta

  15. KH. Sholeh Iskandar – Jawa Barat

  16. Syekh Sulaiman Ar-Rasuli – Sumatera Barat

  17. Zainal Abidin Syah – Maluku Utara

  18. Prof. Dr. Gerrit Augustinus Siwabessy – Maluku

  19. Chatib Sulaiman – Sumatera Barat

  20. Sayyid Idrus bin Salim Al-Jufri – Sulawesi Tengah

Gus Ipul menegaskan, usulan ini belum berarti penetapan gelar Pahlawan Nasional, karena masih akan dibahas dalam rapat Dewan Gelar yang dipimpin langsung oleh Fadli Zon.
“Keputusan akhir nanti akan diambil bersama Presiden, setelah melewati proses kajian mendalam dari berbagai aspek,” ujarnya.

Kementerian Sosial berharap, melalui proses seleksi yang ketat ini, masyarakat semakin mengenal jasa dan perjuangan para tokoh bangsa yang telah berkontribusi besar bagi Indonesia. (Red)

Berita Terkait

Angka Kecelakaan Turun Saat Operasi Zebra Candi 2025
DPRD Kendal Ngangsu Kaweruh Wisata ke Bantul, Siapkan E-Ticketing untuk Dongkrak PAD
Hampir 850 Ribu Warga Mengungsi, Korban Jiwa Banjir Bandang Tiga Provinsi Tembus 867 Orang
Prabowo Jelaskan Alasan Borong Alutsista: 50 Helikopter Dikerahkan ke Daerah Bencana
Korban Hilang Bencana di Sumut Turun Jadi 160 Orang, Terbanyak di Kabupaten Dairi
Kemenkes Kebut Pemulihan Fasilitas Kesehatan di Wilayah Bencana Sumatra
Jelang Pemilu 2029, Puan Minta Media Jaga Ruang Publik Tetap Sehat dan Objektif
Menlu Sugiono Apresiasi Dukungan Negara Sahabat untuk Korban Bencana di Aceh dan Sumatra
Berita ini 6.982 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 13:45

Angka Kecelakaan Turun Saat Operasi Zebra Candi 2025

Sabtu, 6 Desember 2025 - 18:40

DPRD Kendal Ngangsu Kaweruh Wisata ke Bantul, Siapkan E-Ticketing untuk Dongkrak PAD

Sabtu, 6 Desember 2025 - 16:22

Hampir 850 Ribu Warga Mengungsi, Korban Jiwa Banjir Bandang Tiga Provinsi Tembus 867 Orang

Sabtu, 6 Desember 2025 - 15:42

Prabowo Jelaskan Alasan Borong Alutsista: 50 Helikopter Dikerahkan ke Daerah Bencana

Sabtu, 6 Desember 2025 - 14:07

Korban Hilang Bencana di Sumut Turun Jadi 160 Orang, Terbanyak di Kabupaten Dairi

Berita Terbaru

Petugas Satlantas Polres Kendal saat mengatur arus lalu-lintas di depan Masjid Mujahidin Kendal (Istimewa/Wawasannews)

Jawa Tengah

Angka Kecelakaan Turun Saat Operasi Zebra Candi 2025

Senin, 8 Des 2025 - 13:45