Jelang Idul Adha 2026, Harga Hewan Kurban di Jakarta Selatan Relatif Stabil Meski Naik Tipis

- Pewarta

Senin, 25 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Jakarta Selatan memeriksa hewan kurban di Jalan SMA 63, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, (Istimewa/Wawasannews).

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Jakarta Selatan memeriksa hewan kurban di Jalan SMA 63, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, (Istimewa/Wawasannews).

JAKARTA, Wawasannews.com – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, harga hewan kurban di wilayah Jakarta Selatan masih terpantau stabil. Meski ada kenaikan di sejumlah lapak penjualan, nilainya disebut belum terlalu signifikan dan aktivitas jual beli tetap berjalan seperti biasa.

Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan Ridho Sosro Yudyantoro mengatakan, pihaknya terus memantau perkembangan penjualan hewan kurban di lapangan.

Dari hasil pemantauan sementara, harga memang mengalami sedikit kenaikan dibanding sebelumnya. Namun kondisi pasar secara umum masih terbilang normal.

“Monitoring penjualan sejauh ini masih standar. Memang ada sedikit kenaikan harga rata-rata,” kata Ridho saat dihubungi di Jakarta, Senin.

Menurut Ridho, ada beberapa faktor yang memengaruhi harga hewan kurban tahun ini. Salah satunya berkaitan dengan ketersediaan ternak dari daerah pemasok.

Selain itu, cuaca panas yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir juga ikut berpengaruh terhadap kondisi hewan ternak.

Di sisi lain, keterbatasan pakan di daerah asal ternak turut berdampak pada biaya pemeliharaan hingga harga jual ke konsumen.

“Karena mungkin ketersediaan hewan, kemudian cuaca panas, dan di daerah asalnya ketersediaan pakan juga terbatas. Itu berpengaruh juga ke harga jual,” ujarnya.

Meski demikian, Ridho memastikan belum ada lonjakan harga yang mencolok menjelang Idul Adha.

“Kalau secara umum masih stabil,” tambahnya.

Sementara itu, pedagang sapi kurban bernama Widi mengatakan hewan yang dijual di lapaknya sebagian besar berasal dari Wonogiri, Jawa Tengah.

Menurut dia, jumlah hewan kurban tahun ini tidak jauh berbeda dibanding tahun lalu. (Dilansir dari antaranews)

Hanya saja, jenis sapi yang tersedia lebih beragam.

Di lapaknya tersedia beberapa jenis sapi seperti Limousin, Peranakan Ongole (PO), Brahman, Bali, hingga Simental.

Untuk ukuran terbesar, bobot sapi yang dijual mencapai sekitar satu ton.

Harga jual pun bervariasi tergantung ukuran dan jenis ternaknya.

“Kalau harga tergantung sapinya. Ada yang sampai Rp100 juta lebih, ada juga sekitar Rp90 juta,” kata Widi.

Selain memantau harga dan penjualan, Sudin KPKP Jakarta Selatan sebelumnya juga telah melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban yang masuk ke wilayah tersebut.

Dalam sepekan menjelang Idul Adha, tercatat ada 18.575 ekor hewan kurban yang diperiksa petugas.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan memenuhi syarat kurban sesuai ketentuan syariat dan dalam kondisi sehat.

Petugas juga mengecek kesehatan fisik hewan agar bebas dari penyakit menular atau zoonosis.

Dengan pengecekan tersebut, hewan kurban yang dijual diharapkan aman saat dipotong dan layak dikonsumsi masyarakat selama Idul Adha.

Di tengah tingginya kebutuhan kurban setiap tahun, kestabilan harga dan kesehatan hewan tetap menjadi perhatian utama bagi pedagang maupun calon pembeli. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PMII Cabang Semarang Gelar “Sekolah Riset” Bersama BRIDA Kota Semarang, Perkuat Tradisi Intelektual dan Kolaborasi Akademik
Hamili Penyandang Disabilitas, Oknum Perangkat Desa di Patean Divonis 12 Tahun
Petani di Kendal Gotong Royong Kendalikan Hama Tikus Jelang Panen
DPRD Kendal Dorong Gen Z Tampil sebagai Motor Inovasi Daerah
DPRD Kendal Dorong Peningkatan Kesiapsiagaan Masyarakat Cegah Kebakaran Melalui Sosialisasi
Satgas MBLB Kendal Hentikan Sementara Pengurukan Lahan di Arteri Kaliwungu, Utamakan Keselamatan dan Kepatuhan Perizinan
Gaji Ke-13 ASN Kendal Segera Cair, Pemkab Pastikan PNS dan PPPK Terima Pekan Ini
Polres Kendal Jemput Bola Cari Penderita TB Paru, Tracing Dilakukan dari Rumah ke Rumah

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:30

PMII Cabang Semarang Gelar “Sekolah Riset” Bersama BRIDA Kota Semarang, Perkuat Tradisi Intelektual dan Kolaborasi Akademik

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:01

Hamili Penyandang Disabilitas, Oknum Perangkat Desa di Patean Divonis 12 Tahun

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:00

Petani di Kendal Gotong Royong Kendalikan Hama Tikus Jelang Panen

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:30

DPRD Kendal Dorong Gen Z Tampil sebagai Motor Inovasi Daerah

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:43

Satgas MBLB Kendal Hentikan Sementara Pengurukan Lahan di Arteri Kaliwungu, Utamakan Keselamatan dan Kepatuhan Perizinan

Berita Terbaru

Jawa Tengah

DPRD Kendal Dorong Gen Z Tampil sebagai Motor Inovasi Daerah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:30