KENDAL, Wawasannews.com – Sebanyak 48 Pramuka Penggalang dari Kabupaten Kendal resmi dilepas untuk mengikuti Jambore Nasional 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta, yang akan berlangsung pada 12–20 Agustus 2026. Kontingen tersebut membawa semangat persatuan, pembentukan karakter, serta mendukung tema nasional tentang ketahanan dan swasembada pangan.
Pelepasan kontingen dilaksanakan di Gedung Abdi Praja Kabupaten Kendal, Jumat (7/8), dipimpin Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari. Selain 48 peserta, kontingen juga didampingi delapan pembina beserta pimpinan kontingen.
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang telah lolos seleksi dan dipercaya mewakili Kabupaten Kendal pada ajang kepramukaan tingkat nasional tersebut.
“Pemerintah Kabupaten Kendal menyampaikan rasa bangga sekaligus mengucapkan selamat kepada adik-adik Pramuka yang akan berangkat mengikuti Jambore Nasional di Cibubur. Kalian adalah peserta-peserta terbaik yang telah melalui proses seleksi dan dipercaya mewakili Kabupaten Kendal untuk bergabung bersama ribuan Pramuka Penggalang dari seluruh Indonesia,” ujarnya.
Dyah juga menyampaikan terima kasih kepada Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Kendal, para pembina, pendamping, serta orang tua yang telah memberikan dukungan kepada para peserta.
Menurutnya, Jambore Nasional menjadi sarana pembelajaran bagi Pramuka Penggalang untuk memperluas wawasan, mempererat kebersamaan, serta membangun persahabatan dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Ia berpesan agar seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk belajar, mengembangkan kemampuan, serta menunjukkan karakter Pramuka Kabupaten Kendal yang tangguh, kreatif, dan mampu mengharumkan nama daerah.
Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Kendal sekaligus Ketua DPRD Kendal, Mahfud Sodiq, mengatakan Jambore Nasional bertujuan menanamkan sikap mandiri dan kepedulian terhadap kemandirian pangan melalui pengalaman belajar secara langsung di alam terbuka.

“Jambore Nasional menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan, kerukunan, dan kerja sama antarpeserta Pramuka Penggalang dari berbagai suku, agama, ras, dan golongan dari seluruh penjuru Indonesia hingga perwakilan luar negeri,” katanya.
Mahfud menambahkan, Jambore Nasional juga menjadi sarana mengembangkan kemampuan kepramukaan, kecakapan hidup, serta membangun kemandirian mental dan fisik para peserta.
Selain itu, tema Jambore Nasional 2026 dinilai selaras dengan upaya membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya sektor pertanian, ketahanan pangan, dan swasembada pangan.
“Melalui kegiatan ini diharapkan peserta semakin memperkuat rasa nasionalisme, cinta tanah air, kedisiplinan, serta mengamalkan nilai-nilai Satya dan Darma Pramuka sehingga tumbuh menjadi generasi yang berkarakter dan berdaya saing,” pungkasnya.
Pewarta : Redaksi
Editor : Riyadi






