KENDAL, Wawasannews.com – Kebakaran melanda gudang penyimpanan barang rongsok di Dusun Krajan, Desa Tampingan, Kecamatan Boja, Kendal, Senin (21/9) pagi. Kerugian akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp500 juta.
Tumpukan plastik, kertas dan berbagai barang bekas yang berada di dalam gudang ikut terbakar. Material tersebut membuat api cepat membesar dan menghanguskan sejumlah barang yang tersimpan di dalam bangunan.
Api diketahui sekitar pukul 05.30 WIB. Dua pekerja yang berada di dalam gudang melihat kepulan asap dari area penyimpanan.
Keduanya kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pemilik gudang, Tedi Wijayanto. Pemilik bersama pekerja selanjutnya meminta bantuan Bhabinkamtibmas Desa Tampingan dan petugas pemadam kebakaran.
Laporan tersebut diteruskan ke Polsek Boja. Petugas kepolisian bersama tim pemadam kebakaran dan warga kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemadaman.
Petugas berjibaku memadamkan api agar tidak meluas ke area sekitar gudang. Setelah sekitar 45 menit, api akhirnya berhasil dikendalikan.
Proses kemudian dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang masih menyala dan berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.
Kapolsek Boja AKP Budijanton memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Korban jiwa nihil. Api berhasil dipadamkan sekitar 45 menit,” kata Budijanton.
Dari pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting arus listrik. Namun, polisi masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebab kebakaran.
Selain itu, petugas masih melakukan pendataan terhadap barang-barang yang terbakar. Berdasarkan pendataan sementara, kerugian materi akibat kebakaran tersebut ditaksir sekitar Rp500 juta. (red)






