KENDAL, Wawasannews.com — Sebuah mobil pikap Mitsubishi L300 tertemper kereta api di perlintasan rel kawasan Sinom, Desa Karanganom, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, Jumat (18/9/2026) siang. Mobil yang membawa muatan galvalum itu mengalami kerusakan, sementara material yang diangkut berserakan di sekitar jalur rel.
Peristiwa tersebut diketahui terjadi di perlintasan rel kereta api yang berada di pintu masuk Desa Karanganom, Kecamatan Weleri. Kondisi mobil setelah kejadian terlihat berada di sisi jalur rel, dengan sejumlah muatan galvalum berserakan di sepanjang bantalan dan area sekitar rel.
Informasi mengenai kronologi kejadian disampaikan melalui unggahan akun Facebook Ozi Ozo. Dalam unggahan tersebut disebutkan, kecelakaan bermula ketika mobil sedang melintas di perlintasan rel.
Saat melintas, ban kiri belakang mobil disebut copot. Kondisi tersebut membuat kendaraan mengalami kendala ketika berada di sekitar perlintasan.
Pada saat bersamaan, kereta api akan melintas. Mengetahui adanya kereta yang datang, sopir kemudian segera keluar dari mobil dan berlari menyelamatkan diri.
Beruntung, sopir berhasil selamat sebelum kereta api melintas dan mengenai kendaraan tersebut.
Ozi Ozo juga menyebutkan, sopir mobil tersebut diketahui merupakan warga Banyupaitih. Mobil pikap itu membawa muatan galvalum dari Sedayu, Kecamatan Gemuh, dengan tujuan Rowosari.
Benturan dengan kereta api mengakibatkan mobil L300 mengalami kerusakan. Muatan galvalum yang sebelumnya dibawa kendaraan juga berhamburan di sekitar lokasi.
Peristiwa tersebut sempat menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang berada di sekitar perlintasan. Kondisi kendaraan dan material yang berserakan di area rel juga membuat aktivitas lalu lintas di sekitar lokasi terganggu.
Petugas kemudian melakukan penanganan terhadap kendaraan dan material yang berada di sekitar jalur rel agar kondisi di lokasi kembali aman dan dapat dilalui.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai identitas kereta api yang terlibat maupun jumlah kerugian material akibat kejadian tersebut.
Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa ini. Keselamatan sopir menjadi hal yang patut disyukuri karena yang bersangkutan sempat meninggalkan kendaraan sebelum tertemper kereta api. (Wwn)






