KENDAL, Wawasannews.com – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Kendal menggelar Pemilihan Duta Pelajar dan Gelar Budaya PC IPPNU Kabupaten Kendal di Ruang Paripurba DPRD Kabupaten Kendal, Minggu (20/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti para pelajar putri dari berbagai wilayah di Kabupaten Kendal. Delegasi berasal dari Pimpinan Ranting (PR), Pimpinan Komisariat (PK), hingga Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPPNU.
Pemilihan Duta Pelajar menjadi ruang bagi pelajar putri untuk menunjukkan bakat, kemampuan, kreativitas, sekaligus keberanian tampil di depan publik. Sementara Gelar Budaya menjadi bagian dari upaya mengenalkan sekaligus menumbuhkan kecintaan pelajar terhadap budaya di lingkungan masing-masing.
Ketua PC IPPNU Kabupaten Kendal Aininda Nur Baiti mengajak para peserta memegang tiga nilai yang menjadi pesan utama dalam kegiatan tersebut, yakni berdaya, berdigdaya, dan berbudaya.
“Harapan kami untuk Duta Pelajar ini, buat saya dan rekanita-rekanita semuanya, mari kita tetap berdaya, berdigdaya, dan berbudaya,” ujar Aininda.
Menurutnya, berdaya berarti pelajar tidak perlu merasa minder dengan kemampuan maupun keterampilan yang dimiliki. Kemampuan tersebut harus terus dikembangkan agar tumbuh kepercayaan diri dalam menjalani berbagai aktivitas.
Aininda juga mengingatkan pentingnya kekuatan iman dan mental bagi pelajar putri NU. Menurutnya, kemampuan tersebut harus berjalan bersama dengan sikap menjaga marwah sebagai pelajar NU.
“Berdigdaya itu kuat imannya, kuat mentalnya, dan tentunya mampu menjaga marwah kita sebagai seorang pelajar NU,” katanya.
Ia juga berpesan agar kemampuan dan pencapaian yang dimiliki tidak membuat pelajar melupakan lingkungan serta budaya asalnya.
“Sehebat apa pun kita, jangan pernah lupa dengan tempat asal kita. Mari tetap bertata krama dengan orang yang lebih tua,” ujarnya.
Menurut Aininda, kecintaan terhadap budaya juga perlu ditunjukkan melalui hal-hal sederhana, termasuk kebanggaan mengenakan produk budaya daerah seperti batik.
“Dan mari tetap berbudaya. Sehebat apa pun kita, jangan pernah lupa dengan tempat asal kita. Mari tetap bangga memakai batik yang hari ini dipakai oleh panitia-panitia kita,” tuturnya.
Perwakilan PCNU Kabupaten Kendal, KH Sirojudin, turut mengapresiasi kegiatan yang digelar PC IPPNU Kendal tersebut. Ia berharap berbagai kegiatan positif yang dilakukan organisasi pelajar NU terus dijaga dan dikembangkan.
“Kegiatan ini monggo diuri-uri,” ujar KH Sirojudin.
Menurutnya, kegiatan IPNU dan IPPNU perlu terus dilaksanakan apabila memberikan manfaat bagi diri sendiri, organisasi, masyarakat, pemerintahan, maupun negara.
“Ketika kegiatan IPNU, IPPNU itu bermanfaat untuk diri, organisasi, masyarakat, dan untuk pemerintahan atau negara, harus dilaksanakan sebaik mungkin dengan pelaksanaan yang optimal,” tuturnya.
Ia menilai kegiatan organisasi juga menjadi ruang bagi pelajar untuk belajar berkomunikasi, bekerja sama, sekaligus menjalankan tanggung jawab.
Sementara itu, Wakil Bupati Kendal Benny Karnadi, S.Ag., turut hadir dan memberikan semangat kepada para pelajar yang aktif dalam IPPNU.
Benny mengingatkan para pelajar agar tidak meremehkan kemampuan yang dimiliki. Menurutnya, setiap orang memiliki kemampuan dan peran masing-masing yang dapat memberikan dampak.
“IPPNU itu adalah bagian kecil dari Nahdlatul Ulama. Jangan meremehkan kemampuan diri. Jangan memperkecil kemampuan diri,” kata Benny.
“Siapa pun dia, apa pun ukurannya, apa pun pengaruhnya, pasti akan memberikan dampak,” lanjutnya.
Ia mendorong para pelajar agar lebih percaya diri dalam mengembangkan potensi dan tidak membatasi diri hanya karena merasa kemampuan yang dimiliki belum cukup besar.
Kegiatan Pemilihan Duta Pelajar dan Gelar Budaya tersebut juga menjadi kesempatan bagi para pelajar putri dari berbagai wilayah untuk bertemu, berinteraksi, dan menunjukkan kemampuan masing-masing.
Melalui kegiatan tersebut, PC IPPNU Kendal memberikan ruang bagi pelajar untuk mengembangkan potensi di bidang akademik, sosial, organisasi, seni, maupun keagamaan.
Pesan tentang kemampuan, mental, iman, dan budaya yang disampaikan Aininda, serta dorongan dari KH Sirojudin dan Benny Karnadi, menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Rais Syuriah PCNU Kabupaten Kendal KH Masykur Amin. Setelah itu, para tamu undangan, panitia, dan pendukung finalis mengikuti sesi foto bersama. (Red)






