PKL dan SUSBALAN Ansor Kendal Dibuka di Limbangan, Diikuti 209 Kader dari Berbagai Wilayah

- Pewarta

Jumat, 22 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah, Dr H M Sidqon Prabowo memberikan arahan saat pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL) dan Kursus Banser Lanjutan (SUSBALAN) Angkatan V PC GP Ansor Kendal di Pondok Pesantren Miftahul Huda, Desa Peron, Kecamatan Limbangan, Jumat (22/5/2026). (Istinewa/Wawasannews)

Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah, Dr H M Sidqon Prabowo memberikan arahan saat pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL) dan Kursus Banser Lanjutan (SUSBALAN) Angkatan V PC GP Ansor Kendal di Pondok Pesantren Miftahul Huda, Desa Peron, Kecamatan Limbangan, Jumat (22/5/2026). (Istinewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Ratusan kader Gerakan Pemuda Ansor dan Banser memadati Pondok Pesantren Miftahul Huda, Desa Peron, Kecamatan Limbangan, Jumat (22/5/2026). Mereka mengikuti pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL) dan Kursus Banser Lanjutan (SUSBALAN) Angkatan V Tahun 2026 yang digelar PC GP Ansor Kabupaten Kendal.

Kegiatan kaderisasi lanjutan itu mengusung tema “Satu Barisan Membangun Negeri”. Suasana pembukaan berlangsung meriah namun tetap khidmat sejak pagi hari.

Peserta datang dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kendal dengan mengenakan atribut khas Ansor dan Banser. Sejumlah tokoh organisasi, ulama, hingga unsur Forkopimda Kendal juga hadir dalam kegiatan tersebut.

Acara dibuka dengan pembacaan Surat Al-Fatihah, dilanjutkan ayat suci Al-Qur’an oleh Ahmad Syarifudin dan lantunan Sholawat Badar.

Nuansa nasionalisme juga terasa saat seluruh peserta berdiri menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Ansor, dan Yalal Wathon secara bersama-sama.

Ketua panitia, H Ahmad Ali Nurrudin mengatakan, minat kader mengikuti PKL dan SUSBALAN tahun ini cukup tinggi. Jumlah pendaftar mencapai 263 orang.

Namun setelah melewati proses screening dan tahapan administrasi, peserta yang dinyatakan lolos sebanyak 209 orang.

“Terdiri dari 60 peserta PKL dan 149 peserta SUSBALAN,” ujarnya saat menyampaikan laporan kegiatan.

Ia mengakui masih ada kader Ansor maupun Banser dari beberapa wilayah yang belum bisa mengikuti kegiatan tahun ini karena keterbatasan kuota.

Selain itu, panitia juga harus menyesuaikan aturan kaderisasi yang berlaku di organisasi.

“Kami mohon maaf kepada sahabat-sahabat yang belum bisa ikut. Mudah-mudahan tetap semangat dan bisa mengikuti kaderisasi berikutnya,” katanya.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Huda, KH Abdul Ghofar Muafiq menyampaikan rasa syukur karena pondok pesantrennya dipercaya menjadi lokasi kegiatan kaderisasi tingkat kabupaten tersebut.

Ia menyebut kegiatan Ansor dan Banser bukan hal baru bagi lingkungan pesantren, karena selama ini hubungan keduanya sudah terjalin dekat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan ini. Kalau ada kekurangan fasilitas maupun pelayanan selama kegiatan, kami mohon maaf,” tuturnya.

Dalam sambutannya, Pemerintah Kabupaten Kendal juga memberikan apresiasi terhadap peran Ansor dan Banser yang selama ini aktif di tengah masyarakat.

Sambutan Pemkab Kendal disampaikan Ircham Khalid dari Disporapar Kendal yang mewakili Bupati Kendal.

Menurutnya, Ansor dan Banser memiliki kontribusi besar dalam menjaga persatuan, keamanan, serta kegiatan sosial kemasyarakatan di daerah.

Ia berharap para peserta mengikuti seluruh proses pelatihan dengan serius agar ilmu yang didapat bisa diterapkan di lingkungan masing-masing.

“Ansor dan Banser selama ini ikut membantu menjaga suasana daerah tetap kondusif,” ujarnya.

Kegiatan PKL dan SUSBALAN secara resmi dibuka Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah, Dr H M Sidqon Prabowo.

Dalam arahannya, ia menekankan bahwa kaderisasi tidak sekadar kegiatan seremonial tahunan, tetapi bagian penting dalam membentuk kualitas sumber daya manusia di tubuh organisasi.

Menurutnya, Ansor dan Banser membutuhkan kader yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki mental kuat dan siap mengabdi.

“Ansor dan Banser tidak cukup diisi orang pintar saja, tetapi juga orang-orang kuat,” tegasnya.

Ia menyebut kekuatan kader tidak hanya soal fisik, tetapi juga kemampuan menghadapi tantangan sosial, ekonomi, dan perkembangan zaman.

Karena itu, proses kaderisasi terus diperbarui agar materi pelatihan tetap relevan dengan kebutuhan organisasi maupun kondisi masyarakat saat ini.

Sidqon juga berharap dari kegiatan tersebut akan lahir kader-kader muda yang mampu menjadi pemimpin di masa depan.

Prosesi pembukaan ditandai dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan peserta PKL dan SUSBALAN oleh jajaran pimpinan Ansor bersama tamu undangan.

Momen tersebut disambut tepuk tangan para peserta yang memenuhi area utama pondok pesantren.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan menyanyikan Mars Banser yang membuat suasana semakin semangat.

Acara pembukaan ditutup dengan doa yang dipimpin KH Sajidin.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda Kendal, Kesbangpol Kendal, Ketua KPU Kendal, Kasatkorcab Banser Kendal, tim pengkaderan, Ketua PAC GP Ansor se-Kabupaten Kendal, Kasatkoryon Banser, hingga para tokoh NU Kecamatan Limbangan.

Pewarta : Fuad
Editor : Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Menuju Muktamar Ke-35 NU: Kritik Tajam dari Semarang Atas Manuver Elit Pusat, Nama Gus Yusuf Chudlori Menguat
Gerak Cepat Hadirkan Solusi, Polres Kendal Kunjungi Dusun Sirowo dengan Bantuan Air Bersih dan Sembako
RS Muhammadiyah Kendal Siapkan Layanan Gratis bagi Peserta Muktamar NU yang Melintas Pantura
Bulugede Go Digital, KKN UIN Walisongo Dorong 66 UMKM Naik Kelas
Kecelakaan Beruntun di Tol Batang, Tiga Orang Meninggal Saat Antar Jenazah ke Jepara
Pramuka SMA NEGERI 1 BOJA Angkat Isu Kesehatan Mental Remaja Lewat Perkemahan Akhir Tahun
MES Kendal Dorong Penataan Tempat Rekreasi Religi dan Kawasan Konservasi
10 Napi Dapat Remisi, Ceritakan Rencana Memulai Hidup Baru

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:53

Menuju Muktamar Ke-35 NU: Kritik Tajam dari Semarang Atas Manuver Elit Pusat, Nama Gus Yusuf Chudlori Menguat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:29

Gerak Cepat Hadirkan Solusi, Polres Kendal Kunjungi Dusun Sirowo dengan Bantuan Air Bersih dan Sembako

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:57

RS Muhammadiyah Kendal Siapkan Layanan Gratis bagi Peserta Muktamar NU yang Melintas Pantura

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:27

Bulugede Go Digital, KKN UIN Walisongo Dorong 66 UMKM Naik Kelas

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:48

Kecelakaan Beruntun di Tol Batang, Tiga Orang Meninggal Saat Antar Jenazah ke Jepara

Berita Terbaru

Secret Link