Penjual Nasi Bungkus di Brangsong Tiba-tiba Meninggal di Samping Warungnya

- Pewarta

Rabu, 20 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas medis dan kepolisian mengevakuasi jenazah Abdul Aziz (58), penjual nasi bungkus di Brangsong, Kendal, yang ditemukan meninggal di samping warung miliknya, Selasa (19/5/2026) malam. (Istimewa/Wawasannews)

Petugas medis dan kepolisian mengevakuasi jenazah Abdul Aziz (58), penjual nasi bungkus di Brangsong, Kendal, yang ditemukan meninggal di samping warung miliknya, Selasa (19/5/2026) malam. (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Warga Desa Kebonadem, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, dikejutkan dengan peristiwa meninggalnya seorang pedagang nasi bungkus di samping warung miliknya, Selasa (19/5/2026) malam. Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa tak jauh dari lapak jualannya di tepi Jalan Raya Brangsong.

Korban diketahui bernama Abdul Aziz (58), warga Dukuh Jipang, Desa Kebonadem. Sehari-hari, ia berjualan nasi bungkus dan angkringan sederhana di lokasi tersebut yang cukup ramai dilalui kendaraan, terutama pada malam hari.

Peristiwa bermula sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, korban masih sempat melayani pembeli seperti biasa di warungnya.

Kapolsek Brangsong, Adi Winarno, menjelaskan sebelum kejadian, korban sempat berpamitan kepada pembeli untuk ke lahan kosong di samping warung.

“Korban izin sebentar untuk buang air kecil, tapi tidak kembali lagi,” ujarnya.

Sekitar 20 menit menunggu, pembeli mulai merasa curiga. Ia kemudian mencoba mencari keberadaan korban di sekitar lokasi.

Tak lama, korban ditemukan sudah tergeletak di tanah dalam kondisi tidak bergerak di area dekat warung.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung berdatangan untuk membantu. Situasi malam itu pun sempat ramai oleh warga yang ikut memastikan kondisi korban.

Pihak keluarga kemudian segera dipanggil ke lokasi kejadian. Anak korban juga menghubungi layanan medis PSC 119 Kendal untuk melakukan pemeriksaan.

Petugas medis yang datang langsung melakukan pengecekan kondisi korban. Hasilnya, Abdul Aziz dinyatakan telah meninggal dunia di tempat.

Menurut keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit diabetes, jantung, dan pernah mengalami stroke. Kondisi kesehatan itu sudah lama diderita korban.

Keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Mereka juga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah.

Petugas dari PSC 119 Kendal bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah kemudian dibawa ke rumah duka yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian.

Peristiwa ini membuat sejumlah warga sekitar berdatangan ke lokasi. Banyak di antara mereka mengenal korban sebagai pedagang yang cukup ramah dan rutin berjualan setiap malam.

Warung sederhana milik korban yang berada di pinggir jalan tersebut kini menjadi perhatian warga setelah kabar duka menyebar cepat.
Pewarta : Zidnal
Editor : Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gandeng Investor Singapura-India, Muhammadiyah Bangun Pabrik Obat Rp150 Miliar di Kendal
Polemik Perangkat Desa Kedunggading Potong Kabel Pengeras Suara Masjid Jadi Perhatian Kejari Kendal
Kerap Bolak-balik karena Berkas Belum Lengkap, Warga Kendal Kini Bisa Cek Syarat PBG dan SLF Online
Seragam PDU Baru TNI Diperkenalkan di HUT ke-81, Bawa Filosofi Beskap dan Kearifan Lokal
HUT ke-81 TNI, Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq: TNI Penjaga Rakyat, DPRD Siap Bersinergi Kawal Pembangunan
HUT TNI ke-81, Kapolres Kendal Dorong Soliditas TNI-Polri Jaga Kamtibmas
Rogoh Rp340,86 Miliar, Jababeka Caplok 51 Persen Saham Kawasan Industri Seafer Kendal, Siapkan Pengembangan 500 Hektare
Gara-gara Tantangan Medsos, Pelajar di Kendal Terlibat Tawuran hingga Berujung Proses Hukum

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:54

Gandeng Investor Singapura-India, Muhammadiyah Bangun Pabrik Obat Rp150 Miliar di Kendal

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:40

Polemik Perangkat Desa Kedunggading Potong Kabel Pengeras Suara Masjid Jadi Perhatian Kejari Kendal

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:38

Kerap Bolak-balik karena Berkas Belum Lengkap, Warga Kendal Kini Bisa Cek Syarat PBG dan SLF Online

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:32

Seragam PDU Baru TNI Diperkenalkan di HUT ke-81, Bawa Filosofi Beskap dan Kearifan Lokal

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:53

HUT TNI ke-81, Kapolres Kendal Dorong Soliditas TNI-Polri Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru

Secret Link