Jelang Akhir Tahun, Sungai Kendal Kembali Dipenuhi Sampah Usai Hujan Deras

- Pewarta

Selasa, 30 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kendal bersama tim terkait membersihkan tumpukan sampah yang menyumbat aliran Sungai Kendal di bawah jembatan jalur Pantura, Selasa (30/12/2025). (Istimewa/Wawasannews)

Petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kendal bersama tim terkait membersihkan tumpukan sampah yang menyumbat aliran Sungai Kendal di bawah jembatan jalur Pantura, Selasa (30/12/2025). (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Menjelang pergantian tahun 2025, kondisi Sungai Kendal kembali menjadi perhatian. Aliran sungai di bawah jembatan jalur Pantura Kendal terpantau dipenuhi tumpukan sampah yang menghambat arus air, mulai dari batang pisang, kayu gelondongan, hingga sampah rumah tangga.

Padahal, pembersihan sungai tersebut baru saja dilakukan pada awal bulan Desember. Namun, intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir membuat sampah kembali terbawa arus dan menumpuk di titik yang sama.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kendal, Ahmad Syaiful Huda, menyampaikan bahwa tumpukan sampah mulai terlihat sekitar lima hari terakhir sebelum dilakukan pembersihan kembali pada Selasa (30/12/2025).

“Kondisi ini tentu menjadi keprihatinan bersama. Awal bulan kemarin sudah dibersihkan, namun sekarang kembali muncul akibat hujan deras dan masih adanya kebiasaan membuang sampah ke sungai,” ujarnya di sela pemantauan pembersihan.

Huda menjelaskan, salah satu penyebab mudahnya sampah tersangkut adalah tingginya sedimentasi lumpur di bawah jembatan Pantura Kendal, tepatnya di sekitar kawasan barat Kantor Bupati Kendal dan dekat Masjid Agung Kendal. Endapan tersebut membuat aliran air melambat sehingga sampah mudah menumpuk.

“Air menjadi tersendat karena sedimentasi cukup tinggi. Ketika ada sampah lewat, otomatis tersangkut dan menumpuk di sini,” terangnya.

Ia menambahkan, secara kewenangan, pembersihan Sungai Kendal berada di bawah Balai Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Jawa Tengah. Meski demikian, menjelang akhir tahun, DLH Kendal turut turun tangan membantu proses pembersihan demi menjaga fungsi sungai tetap optimal.

Melalui momentum akhir tahun ini, DLH Kendal kembali mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan, khususnya tidak membuang sampah ke sungai, agar kejadian serupa tidak terus berulang dan berdampak pada lingkungan serta keselamatan warga. (fad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jelang Idul Adha 2026, Dinas Pertanian Semarang Temukan Enam Sapi Positif PMK di Ngaliyan dan Banyumanik
Produksi Padi Jawa Tengah Tembus 44 Persen pada Awal 2026, Ahmad Luthfi Yakin Target 10,5 Juta Ton Tercapai
Bareskrim Bongkar Peredaran Narkoba di Hotel Jakarta Barat, Oknum Polisi Ikut Terseret
Wamen BKKBN Dorong Lansia di Bintan Tetap Berdaya Lewat Program Lansia SMART di Rumah Bahagia
Dua Pekan Jebol, Tanggul Kali Bodri di Pidodo Kulon Belum Diperbaiki, Warga Mulai Waswas
Tawuran Antarwarga di Klender Lumpuhkan Jalan Ngurah Rai, Macet Lebih dari 2 Kilometer
RA Al Muhtadin Borong Tiga Juara di Gita Nirwana Drumband Competition 6 Kendal
Indonesia Tegaskan Pelucutan Senjata Nuklir di Forum PBB, Dorong Komitmen Dunia di Tengah Kebuntuan Konferensi

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 22:00

Jelang Idul Adha 2026, Dinas Pertanian Semarang Temukan Enam Sapi Positif PMK di Ngaliyan dan Banyumanik

Senin, 25 Mei 2026 - 21:46

Produksi Padi Jawa Tengah Tembus 44 Persen pada Awal 2026, Ahmad Luthfi Yakin Target 10,5 Juta Ton Tercapai

Senin, 25 Mei 2026 - 20:30

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkoba di Hotel Jakarta Barat, Oknum Polisi Ikut Terseret

Senin, 25 Mei 2026 - 20:17

Wamen BKKBN Dorong Lansia di Bintan Tetap Berdaya Lewat Program Lansia SMART di Rumah Bahagia

Senin, 25 Mei 2026 - 18:13

Dua Pekan Jebol, Tanggul Kali Bodri di Pidodo Kulon Belum Diperbaiki, Warga Mulai Waswas

Berita Terbaru