Dua Pekan Jebol, Tanggul Kali Bodri di Pidodo Kulon Belum Diperbaiki, Warga Mulai Waswas

- Pewarta

Senin, 25 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait penanganan tanggul jebol di aliran Kali Bodri, Desa Pidodo Kulon, Kecamatan Patebon, Senin (25/5/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait penanganan tanggul jebol di aliran Kali Bodri, Desa Pidodo Kulon, Kecamatan Patebon, Senin (25/5/2026). (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Tanggul di Dusun Pilangsari, Desa Pidodo Kulon, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, hingga Senin (25/5/2026) belum juga mendapat perbaikan. Padahal, tanggul di aliran Kali Bodri itu sudah jebol selama lebih dari dua minggu.

Kerusakan tanggul diperkirakan mencapai sekitar 20 meter. Kondisi tersebut membuat warga sekitar semakin waswas, terutama saat hujan turun dan debit air sungai mulai meningkat.

Warga menilai tanggul yang rusak bisa membahayakan kawasan permukiman dan tambak di sekitar lokasi. Jika dibiarkan terlalu lama, bagian tanggul yang jebol dikhawatirkan semakin melebar dan air bisa meluap ke area rumah warga.

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, mengatakan pemerintah daerah sudah melaporkan kerusakan tersebut ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Sebab, tanggul di sepanjang aliran Kali Bodri masuk dalam kewenangan Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Jawa Tengah.

Meski begitu, Pemkab Kendal tetap melakukan langkah awal dengan menerjunkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk mengecek kondisi di lapangan.

“Dinas PUPR juga sudah melakukan asesmen dan pengecekan langsung di lokasi tanggul yang jebol,” kata Dyah Kartika, Senin (25/5).

Menurutnya, hasil asesmen tersebut akan menjadi bahan koordinasi lanjutan dengan pemerintah provinsi terkait penanganan tanggul.

Ia menjelaskan, pembangunan maupun perbaikan tanggul harus dilakukan sesuai kewenangan yang berlaku. Pemkab Kendal juga masih menyesuaikan kebutuhan anggaran yang diperlukan untuk mendukung penanganan di lokasi.

Sementara itu, Kepala Desa Pidodo Kulon, Didik Prasetyawan, mengatakan warga kini semakin khawatir ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.

Menurutnya, jika tidak segera diperbaiki, air berpotensi masuk ke permukiman dan tambak warga yang berada di sekitar aliran Kali Bodri.

Sebagai langkah darurat, warga bersama perangkat desa memasang cerucuk bambu di sekitar titik tanggul yang jebol.

Pemasangan itu dilakukan untuk menahan sampah dan material agar tidak masuk ke area tambak milik warga. Selain itu, cara tersebut juga diharapkan bisa menahan kerusakan agar tidak semakin meluas sebelum ada perbaikan.

Didik berharap pemerintah segera mengambil langkah penanganan. Dengan begitu, warga tidak terus dihantui rasa khawatir saat musim hujan datang atau ketika debit Kali Bodri meningkat sewaktu-waktu.
Pewarta : Zidnal
Editor : Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PMII Cabang Semarang Gelar “Sekolah Riset” Bersama BRIDA Kota Semarang, Perkuat Tradisi Intelektual dan Kolaborasi Akademik
Hamili Penyandang Disabilitas, Oknum Perangkat Desa di Patean Divonis 12 Tahun
Petani di Kendal Gotong Royong Kendalikan Hama Tikus Jelang Panen
DPRD Kendal Dorong Gen Z Tampil sebagai Motor Inovasi Daerah
DPRD Kendal Dorong Peningkatan Kesiapsiagaan Masyarakat Cegah Kebakaran Melalui Sosialisasi
Satgas MBLB Kendal Hentikan Sementara Pengurukan Lahan di Arteri Kaliwungu, Utamakan Keselamatan dan Kepatuhan Perizinan
Gaji Ke-13 ASN Kendal Segera Cair, Pemkab Pastikan PNS dan PPPK Terima Pekan Ini
Polres Kendal Jemput Bola Cari Penderita TB Paru, Tracing Dilakukan dari Rumah ke Rumah

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:30

PMII Cabang Semarang Gelar “Sekolah Riset” Bersama BRIDA Kota Semarang, Perkuat Tradisi Intelektual dan Kolaborasi Akademik

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:01

Hamili Penyandang Disabilitas, Oknum Perangkat Desa di Patean Divonis 12 Tahun

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:00

Petani di Kendal Gotong Royong Kendalikan Hama Tikus Jelang Panen

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:30

DPRD Kendal Dorong Gen Z Tampil sebagai Motor Inovasi Daerah

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:43

Satgas MBLB Kendal Hentikan Sementara Pengurukan Lahan di Arteri Kaliwungu, Utamakan Keselamatan dan Kepatuhan Perizinan

Berita Terbaru

Jawa Tengah

DPRD Kendal Dorong Gen Z Tampil sebagai Motor Inovasi Daerah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:30