Wamen BKKBN Dorong Lansia di Bintan Tetap Berdaya Lewat Program Lansia SMART di Rumah Bahagia

- Pewarta

Senin, 25 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamandukbangga)/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka berdialog dengan warga lansia di Rumah Bahagia di Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Kepri, Senin (25/5/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamandukbangga)/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka berdialog dengan warga lansia di Rumah Bahagia di Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Kepri, Senin (25/5/2026). (Istimewa/Wawasannews)

BINTAN, Wawasannews.com – Warga lanjut usia di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, didorong tetap sehat, aktif, dan mandiri lewat program Lansia SMART yang kini berjalan di Sekolah Lansia Rumah Bahagia Bintan Lanjut Usia Berdaya (SIDAYA).

Program itu mendapat perhatian langsung dari Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, saat mengunjungi Rumah Bahagia Bintan di Kecamatan Gunung Kijang, Senin.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung pelaksanaan SIDAYA sekaligus memastikan kegiatan berjalan sesuai tujuan.

Melalui sekolah lansia ini, para peserta mendapat pendampingan lewat pendidikan nonformal yang disiapkan agar tetap sehat, mandiri, dan bisa terus menjalani aktivitas sehari-hari dengan nyaman.

Menurut Isyana, konsep yang dibawa dalam program ini adalah Lansia SMART, yaitu sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat.

Ia mengatakan, pendampingan terhadap lansia tidak bisa berjalan sendiri. Perlu keterlibatan keluarga dan dukungan banyak pihak agar para lansia tetap merasa aman dan punya ruang untuk beraktivitas.

“Sekolah lansia ini mengusung konsep Lansia SMART, yakni sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat,” kata Isyana saat berada di Rumah Bahagia Bintan.

Ia menjelaskan, ada tiga hal penting yang perlu diperhatikan dalam pemberdayaan lansia.

Pertama soal kesehatan, kedua rasa aman dalam menjalani keseharian, dan ketiga kesempatan untuk tetap ikut berpartisipasi di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Menurutnya, ketiga hal itu saling berkaitan dan penting agar para lansia tetap berdaya.

Program sekolah lansia sendiri saat ini menjadi salah satu fokus di lingkungan Kemendukbangga dan BKKBN.

Di SIDAYA Bintan, berbagai kegiatan dibuat dengan pendekatan yang santai dan mudah diikuti.

Materinya cukup beragam.

Mulai dari edukasi kesehatan, senam lansia, pendampingan psikologis, bimbingan spiritual, hingga pelatihan keterampilan dan seni.

Dengan model pembelajaran seperti itu, para lansia diharapkan tetap punya aktivitas rutin yang bermanfaat sekaligus ruang untuk bersosialisasi.

Rumah Bahagia Bintan sendiri sudah dikelola Pemerintah Kabupaten Bintan sejak 2007.

Tempat itu selama ini menjadi panti rehabilitasi sosial sekaligus ruang perlindungan bagi warga lanjut usia di wilayah tersebut.

Dengan hadirnya SIDAYA, sebanyak 41 penghuni Rumah Bahagia kini mendapat tambahan kegiatan yang lebih terarah.

Tidak hanya untuk mengisi waktu, tetapi juga untuk menjaga kesehatan fisik dan mental mereka.

“Semoga sekolah lansia ini memberi manfaat dan membuat para lansia tetap sehat, bahagia, dan terus punya peran positif di lingkungan,” ujar Isyana.

Semangat itu terlihat dari salah satu penghuni Rumah Bahagia Bintan, Sumiatun.

Perempuan berusia 84 tahun itu sudah tinggal di sana selama 14 tahun. (Dilansir dari antaranews)

Meski sudah lanjut usia, ia masih rutin mengikuti kegiatan yang diadakan bersama penghuni lainnya.

Sumiatun mengaku senang bisa tinggal di Rumah Bahagia karena mendapat perhatian dan pendampingan setiap hari.

Ia juga merasa lebih nyaman karena tetap punya aktivitas bersama para lansia lain.

“Alhamdulillah, saya senang di sini. Ada perhatian, ada pendampingan, dan masih bisa ikut kegiatan bersama,” ucapnya.

Bagi para penghuni, kegiatan seperti itu bukan sekadar mengisi waktu.

Kehadiran sekolah lansia memberi ruang untuk tetap aktif, berkumpul, dan menjaga semangat di usia lanjut. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Cegah Karhutla, Babinsa Triharjo Kendal Berikan Penyuluhan kepada Mahasiswa KKN dan Warga
Kebakaran TPA Lama Darupono Berhasil Dikendalikan, TNI Bersama Tim Gabungan Cegah Api Meluas
Peduli Anak dengan CTEV, Kapolda Jateng Kunjungi Pasien dan Berikan Dukungan kepada Keluarga Polda Jateng
SMA NU 05 Brangsong Bawa Pulang Empat Medali dari OSKANU IV Jateng
PKB Banjarnegara Andalkan Generasi Muda, Ketua DPAC Ditargetkan Maksimal 35 Tahun
Quick Response Polres Kendal Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Pantura, Pastikan Keselamatan Pengguna Jalan
PAC GP Ansor Gemuh Gelar Pelantikan, Pengukuhan Banser dan MDS Rijalul Ansor serta Musykerancab I
Di KEK Kendal Segera Dibangun Kantor Unit Layanan Imigrasi, Investor Asing Kini Makin Dimudahkan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 08:51

Cegah Karhutla, Babinsa Triharjo Kendal Berikan Penyuluhan kepada Mahasiswa KKN dan Warga

Senin, 14 September 2026 - 08:48

Kebakaran TPA Lama Darupono Berhasil Dikendalikan, TNI Bersama Tim Gabungan Cegah Api Meluas

Sabtu, 12 September 2026 - 12:35

Peduli Anak dengan CTEV, Kapolda Jateng Kunjungi Pasien dan Berikan Dukungan kepada Keluarga Polda Jateng

Sabtu, 12 September 2026 - 10:12

SMA NU 05 Brangsong Bawa Pulang Empat Medali dari OSKANU IV Jateng

Jumat, 11 September 2026 - 09:15

Quick Response Polres Kendal Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Pantura, Pastikan Keselamatan Pengguna Jalan

Berita Terbaru

Secret Link