Gudang Produksi Petasan di Sukorejo Kendal Meledak, Satu Pekerja Luka Serius

- Pewarta

Kamis, 19 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ilustrasi. (Wawasannews.com)

Foto : Ilustrasi. (Wawasannews.com)

KENDAL, Wawasannews.com – Suara ledakan keras menggegerkan warga Dusun Ngloyo, Desa Trimulyo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal, Rabu pagi. Ledakan tersebut diketahui berasal dari sebuah gudang yang digunakan sebagai rumah produksi petasan dan mengakibatkan satu orang pekerja mengalami luka serius.

Korban bernama Dio Faras, warga Desa Damarjati, Kecamatan Sukorejo. Ia mengalami luka bakar serta dugaan patah tulang pada kaki kiri akibat percikan ledakan saat berada di dalam gudang. Mendengar teriakan korban, warga sekitar segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi yang bersangkutan ke Rumah Sakit Islam Muhammadiyah 2 Patean untuk mendapatkan penanganan medis.

Kapolsek Sukorejo AKP Sugiyono membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa ledakan terjadi di rumah milik Zoga Arsyadana yang selama ini digunakan sebagai lokasi produksi petasan.

Baca Juga  BAZNAS Tegaskan Dana Zakat, Infak, dan Sedekah Tidak Digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis

“Benar, kami menerima laporan adanya ledakan dari gudang pembuatan petasan. Warga sekitar mendengar suara keras dari lokasi kejadian,” ujar AKP Sugiyono saat dikonfirmasi.

Berdasarkan keterangan sementara, kejadian bermula ketika korban datang bekerja pada pagi hari dan masuk ke dalam gudang untuk melakukan persiapan produksi. Tak lama kemudian, terdengar ledakan keras dari dalam ruangan. Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berlari keluar, namun kaki kirinya terkena percikan ledakan sehingga mengalami luka cukup parah.

Diketahui, korban baru bekerja di rumah produksi tersebut selama kurang lebih tiga hari. Sementara aktivitas pembuatan petasan di lokasi itu disebut telah berlangsung sekitar tiga tahun.

Dari hasil pemeriksaan awal, pemilik usaha diketahui membeli bahan baku pembuatan petasan melalui aplikasi daring pada 10 Februari 2026. Adapun bahan yang dibeli antara lain belerang sebanyak 20 kilogram, potasium klorat 20 kilogram, serta bubuk aluminium sekitar 25 kilogram.

Baca Juga  Pendaftar Bantuan Penyelesaian Pendidikan S3 Kemenag Tembus di Atas 2.000 orang

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lanjutan dengan memeriksa sejumlah saksi dan pemilik gudang. Polisi juga mendalami aspek legalitas usaha serta penerapan standar keamanan dalam penyimpanan dan pengolahan bahan kimia yang tergolong mudah meledak.

Peristiwa ini menjadi perhatian aparat kepolisian sebagai pengingat pentingnya pengawasan ketat dan penerapan prosedur keselamatan kerja dalam aktivitas produksi yang melibatkan bahan berisiko tinggi, guna mencegah kejadian serupa di kemudian hari.

Pewarta : Fuad Dwi
Editor : Nur Cahya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Penjual Nasi Bungkus di Brangsong Tiba-tiba Meninggal di Samping Warungnya
Akhir Penantian, Kendal Kini Punya Sekda Definitif
Puan Maharani Sebut Arah RAPBN 2027 Fokus pada Kebutuhan Rakyat
Tragedi di Sungai Batang Paparian, Pencari Lokan di Pasaman Barat Tewas Diterkam Buaya
Pelayanan SKCK di MPP Kendal Kembali Dibuka, Warga Kini Tak Perlu Antre Lama di Polres
Kecelakaan Bus Study Tour SMPN 2 Brangsong di Tol Cipali, Siswa Sempat Panik Saat Truk Tiba-tiba Oleng
Usai Juara Thailand Open, Leo/Daniel Ditantang Jaga Konsistensi di Turnamen Berikutnya
Menkeu Pastikan Rupiah Melemah Tak Sama dengan Krisis 1998, Investor Diminta Tak Panik

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:57

Penjual Nasi Bungkus di Brangsong Tiba-tiba Meninggal di Samping Warungnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:32

Akhir Penantian, Kendal Kini Punya Sekda Definitif

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:12

Puan Maharani Sebut Arah RAPBN 2027 Fokus pada Kebutuhan Rakyat

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:06

Tragedi di Sungai Batang Paparian, Pencari Lokan di Pasaman Barat Tewas Diterkam Buaya

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:55

Pelayanan SKCK di MPP Kendal Kembali Dibuka, Warga Kini Tak Perlu Antre Lama di Polres

Berita Terbaru

Jawa Tengah

Akhir Penantian, Kendal Kini Punya Sekda Definitif

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:32