Pendaftar Bantuan Penyelesaian Pendidikan S3 Kemenag Tembus di Atas 2.000 orang

- Pewarta

Kamis, 16 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran Puspenma Setjen Kementerian Agama Republik Indonesia

Jajaran Puspenma Setjen Kementerian Agama Republik Indonesia

JAKARTA, Wawasannews —Jumlah pendaftar Bantuan Penyelesaian Pendidikan (BPP) S3 Dalam Negeri Tahun 2025 Kementerian Agama mencapai 2.100 orang. Pendaftaran dimulai pada tanggal 5 hingga 15 Oktober 2025.

Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA) Sekretariat Jenderal Kemenag RI Ruchman Basori mengatakan, banyaknya jumlah pendaftar menandakan bahwa program BPP S3 Dalam Negeri masih sangat penting diselenggarakan.

Animo yang sangat besar itu lanjut Alumni IAIN Walisongo ini menunjukan bahwa sosialisasi program dan kegiatan Puspenma Kemenag sudah bagus, menyeluruh dan sistemik. “Kami bangga bahwa Masyarakat sebagai user telah memahamai pelbagai layanan bantuan dan beasiswa yang ada pada Kemenag, termasuk BPP S3 Dalam Negeri”, kata Ruchman.

Baca Juga  KEK Kendal Jadi Motor Investasi Jateng, Serap Hampir 20 Ribu Tenaga Kerja Sepanjang 2025

Ruchman menerangkan BPP membantu para Dosen, Guru, Ustadz, Kyai, Tendik, alumni PTK untuk membiayai penyelesaian Pendidikan program strata tiga (S3) yang bisa digunakan untuk SPP, biaya penulisan desertasi, biaya pengadaan literatur, biaya penerbitan jurnal bereputasi sebagai syarat kelulusan dan biaya operasional penyelesaian Pendidikan lainnya.

Verifikasi dan validasi berkas dilaksanakan pada tanggal 16-17 Oktober 2025 untuk selanjutnya ditetapkan 100 orang penerima BPP tersebut. “Puspenma sedang berkomunikasi dengan LPDP semoga dapat memberikan tambahan anggaran dari optimalisasi program beasiswa pada tahun 2025”, kata Aktivis 1998 ini.

Ditanya apa tagihan kepada penerima BPP S3? Ruchman menjawab tagihannya dengan bantuan tersebut disertasi yang ditulis bisa selesai. “Bantuan sebanyak 30 juta rupiah diharapkan menjadi stimulant agar mereka semangat menyelesaiakan studi dan menjadi doctor”, terang Ruchman.

Baca Juga  OJK Proyeksikan Penyaluran Pembiayaan Meningkat Jelang Lebaran 1447 H

BPP S3 Dalam Negeri Adalah satu diantara program Puspenma. Program lainnya adalah Beasiswa Indonesia Bangkit S1, S2 dan S3 Dalam Negeri dan S2 dan S3 Luar Negeri, Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) pada Pendidikan Dasar dan Menengah Keagamaan, KIP Kuliah pada Pendidikan Tinggi Keagamaan, Bantuan Program Riset Kolaboratif MoRA The Air Fund, Program Non Gelar seperti LAPP, Pelatihan Moderasi Beragama, Pelatihan Multimedia Pesantren dan investaasi pendidikan lainnya.

Kegiatan Verifikasi dan Validasi BPP S3 Dalam Negeri diikuti oleh 30 verifikator. Hadir Ketua Tim Kerja Beasiswa Gelar Dr. Siti Maria Ulfah, S.Ag., M.Si, Ketua Tim Kerja PIP Sendi Tria Santoso, dan Ketua Tim Kerja Investasi Pendidikan, Kerjasama dan Riset Hendro Dwi Antoro juga para Kasubtim dan pegawai Puspenma lainnya.

Baca Juga  Kemenag Percepat Penyaluran Beasiswa Menjelang Penutupan Anggaran LPDP 2025

Pada tahun 2025 Puspenma Kemenag menerima Awardee sejumlah 1.029 orang, 79 diantara memilih S2 dan S3 ke Luar Negeri. Semoga akan semakin banyak lagi putra-puteri Kemenag terbaik untuk mendapatkan layanan beasiswa dan bantuan Pendidikan.(Maria Ulfah / Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

KPK Soroti Pengadaan 25.644 Motor Listrik BGN, Ini Penjelasan Lengkapnya
KPK Tetap Lanjutkan Penyidikan Kasus Rita Widyasari Meski Telah Bebas
Sekum PP IPNU Agus Suherman Tanjung: Isu Makar Jadi Ancaman Nyata, Masyarakat Diminta Waspada
Menkop Dorong Penguatan Permodalan Kopdes Merah Putih di Papua Tengah
PDKN Genap 11 Tahun: Refleksi dan Arah Gerak di Era Disrupsi
HUT ke-80 TNI AU, Gibran Dorong Perkuat Kekuatan Udara Indonesia
Lebih dari 10 Ribu Peserta Ikuti Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tahap Pertama
DPR Soroti RUU Perampasan Aset, Dinilai Bentur Filosofi Hukum Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 09:59

KPK Soroti Pengadaan 25.644 Motor Listrik BGN, Ini Penjelasan Lengkapnya

Selasa, 14 April 2026 - 09:42

KPK Tetap Lanjutkan Penyidikan Kasus Rita Widyasari Meski Telah Bebas

Sabtu, 11 April 2026 - 23:03

Sekum PP IPNU Agus Suherman Tanjung: Isu Makar Jadi Ancaman Nyata, Masyarakat Diminta Waspada

Jumat, 10 April 2026 - 15:15

Menkop Dorong Penguatan Permodalan Kopdes Merah Putih di Papua Tengah

Jumat, 10 April 2026 - 13:10

PDKN Genap 11 Tahun: Refleksi dan Arah Gerak di Era Disrupsi

Berita Terbaru