Diduga Epilepsinya Kambuh, Warga Desa Blorok Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Desa Sumur Brangsong

- Pewarta

Senin, 3 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim gabungan dari tim BPBD, Polres, Polsek Brangsong, PSC 119, PMI, dan Perangkat desa Blorok. (wawasannews.com / fuad)

Tim gabungan dari tim BPBD, Polres, Polsek Brangsong, PSC 119, PMI, dan Perangkat desa Blorok. (wawasannews.com / fuad)

KENDAL, Wawasannews – Warga Desa Sumur, Kecamatan Brangsong, digemparkan dengan penemuan jasad seorang laki-laki di aliran sungai setempat pada Minggu (2/11/2025) petang. Korban diketahui bernama Sutiyo (36), warga Desa Blorok RT 01 RW 05, Kecamatan Brangsong, yang diduga meninggal akibat penyakit epilepsi kambuh saat berada di sekitar sungai.

Informasi penemuan jasad pertama kali diterima BPBD Kendal dari Seno, perangkat Desa Blorok, sekitar pukul 18.22 WIB. Setelah laporan masuk, tim gabungan dari BPBD Kendal, Polres Kendal, Polsek Brangsong, PSC 119, PMI Kendal, serta perangkat desa setempat langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.

Petugas Pusdalops BPBD Kendal, Asep Sayidi, menjelaskan bahwa saat ditemukan, tubuh korban sudah dalam keadaan kaku dan diperkirakan telah meninggal dunia sekitar dua hingga tiga hari sebelumnya. “Dugaan sementara, korban meninggal karena penyakit epilepsi yang dideritanya kambuh di area sungai,” ujarnya.

Jenazah kemudian dibawa ke RSUD dr. Soewondo Kendal untuk penanganan lebih lanjut. Dalam proses evakuasi, BPBD Kendal menurunkan empat personel, yakni Asep Sayidi, Muhammad Yusuf Wahid Hafizzudin, Edi Purnomo, dan M. Nasor Miqdar.

Tidak ada kendala berarti selama proses evakuasi berlangsung. “Semua unsur bekerja cepat dan koordinatif di lapangan. Kami berterima kasih atas kerja sama dan dukungan semua pihak,” tambah Asep.

BPBD Kendal juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di area sungai, terutama bagi warga yang memiliki riwayat penyakit tertentu seperti epilepsi. ( fuad )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PMII Cabang Semarang Gelar “Sekolah Riset” Bersama BRIDA Kota Semarang, Perkuat Tradisi Intelektual dan Kolaborasi Akademik
Hamili Penyandang Disabilitas, Oknum Perangkat Desa di Patean Divonis 12 Tahun
Petani di Kendal Gotong Royong Kendalikan Hama Tikus Jelang Panen
DPRD Kendal Dorong Gen Z Tampil sebagai Motor Inovasi Daerah
DPRD Kendal Dorong Peningkatan Kesiapsiagaan Masyarakat Cegah Kebakaran Melalui Sosialisasi
Satgas MBLB Kendal Hentikan Sementara Pengurukan Lahan di Arteri Kaliwungu, Utamakan Keselamatan dan Kepatuhan Perizinan
Gaji Ke-13 ASN Kendal Segera Cair, Pemkab Pastikan PNS dan PPPK Terima Pekan Ini
Polres Kendal Jemput Bola Cari Penderita TB Paru, Tracing Dilakukan dari Rumah ke Rumah

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:30

PMII Cabang Semarang Gelar “Sekolah Riset” Bersama BRIDA Kota Semarang, Perkuat Tradisi Intelektual dan Kolaborasi Akademik

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:01

Hamili Penyandang Disabilitas, Oknum Perangkat Desa di Patean Divonis 12 Tahun

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:00

Petani di Kendal Gotong Royong Kendalikan Hama Tikus Jelang Panen

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:30

DPRD Kendal Dorong Gen Z Tampil sebagai Motor Inovasi Daerah

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:57

DPRD Kendal Dorong Peningkatan Kesiapsiagaan Masyarakat Cegah Kebakaran Melalui Sosialisasi

Berita Terbaru

Jawa Tengah

DPRD Kendal Dorong Gen Z Tampil sebagai Motor Inovasi Daerah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:30