Polres Kendal Tanam 1.000 Pohon untuk Dukung Pelestarian Lingkungan

- Pewarta

Rabu, 14 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar bersama jajaran melakukan penanaman pohon secara simbolis dalam kegiatan penanaman 1.000 pohon. (Istimewa/Wawasannews)

Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar bersama jajaran melakukan penanaman pohon secara simbolis dalam kegiatan penanaman 1.000 pohon. (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Kepolisian Resor Kendal menggelar aksi peduli lingkungan dengan menanam 1.000 pohon di kawasan Kedung Pengilon, Desa Tunggulsari, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Selasa (13/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polres Kendal dalam mendukung pelestarian lingkungan dan upaya mitigasi bencana.

Aksi penghijauan tersebut melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI, Perhutani, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Penanaman pohon dipimpin langsung Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar dan berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 10.30 WIB.

Kegiatan diawali dengan penanaman simbolis oleh Kapolres Kendal bersama para pejabat yang hadir, kemudian dilanjutkan secara gotong royong oleh seluruh peserta. Program ini ditujukan untuk memperbaiki ekosistem, menghijaukan kembali lahan yang mulai kritis, sekaligus sebagai langkah pencegahan bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.

Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar menyampaikan bahwa Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki peran dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Penanaman pohon ini berawal dari laporan masyarakat yang menyampaikan bahwa ekosistem di kawasan Kedung Pengilon mulai berkurang. Kami memandang perlu ada langkah nyata untuk menghijaukan kembali kawasan tersebut,” ujarnya.

Ia menambahkan, Polres Kendal bersama instansi terkait telah memetakan sejumlah wilayah yang masuk kategori lahan kritis dan membutuhkan penanganan bersama agar tidak menimbulkan dampak lingkungan di masa mendatang.

Sementara itu, Kepala KPH Perhutani Kendal, Muhadi, mengapresiasi langkah reboisasi yang dilakukan Polres Kendal. Menurutnya, kegiatan tersebut mencerminkan sinergi lintas sektor dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan.

“Dengan kolaborasi seperti ini, lahan-lahan gundul dapat kembali hijau dan manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” katanya.

Apresiasi juga disampaikan Kepala Desa Tunggulsari, Abdul Wahid. Ia menyatakan kesiapan masyarakat untuk merawat pohon-pohon yang telah ditanam agar tumbuh dengan baik dan memberi manfaat bagi warga.

“Perawatan pohon akan kami lakukan bersama warga Desa Tunggulsari agar hasilnya bisa dirasakan untuk generasi ke depan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Polres Kendal berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat, sekaligus memperkuat upaya pencegahan bencana di wilayah Kabupaten Kendal. (fad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gebyar Maulid Nabi SMA NU 05 Brangsong Meriah, 13 Kelas Ikuti Tradisi Weh-wehan
Surat Terbuka Untuk Para Muasis NU
Aksi Mahasiswa Semarang Raya Digelar Siang Ini, Massa Bergerak dari Kantor Pos ke Tugu Muda
Pengamat: NU Jangan Sampai Berada Dalam Kendali Kekuasaan
Weh-wehan di Kampung Pandean Kaliwungu, Puluhan Ayam Hidup Jadi Rebutan Warga
Tradisi Maulid di Kaliwungu, Dari Aweh Jadi Weh-wehan, Begini Asal Usulnya
Api Melalap Lahan RPH Magangan, TNI dan Warga Berjibaku Cegah Kebakaran Meluas
Waspada Bahaya “Kreak”, Kapolres Kendal Turun Langsung Bina Pelajar SMK Bina Utama

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:43

Gebyar Maulid Nabi SMA NU 05 Brangsong Meriah, 13 Kelas Ikuti Tradisi Weh-wehan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:33

Surat Terbuka Untuk Para Muasis NU

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:50

Aksi Mahasiswa Semarang Raya Digelar Siang Ini, Massa Bergerak dari Kantor Pos ke Tugu Muda

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:12

Pengamat: NU Jangan Sampai Berada Dalam Kendali Kekuasaan

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:30

Tradisi Maulid di Kaliwungu, Dari Aweh Jadi Weh-wehan, Begini Asal Usulnya

Berita Terbaru

Gerbang Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, yang menjadi lokasi Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), 27–31 Agustus 2026. (Istimewa/Wawasannews)

Nasional

Surat Terbuka Untuk Para Muasis NU

Kamis, 27 Agu 2026 - 12:33

Gus Yusuf Chudlori berbincang dengan KH. Mustofa Bisri Pengasuh Ponpes Roudlotut Tholibin Leteh, Rembang dalam suasana penuh keakraban. (Istimewa/Wawasannews)

Opini

Muktamar Untuk Ulama, Bukan Untuk Istana

Senin, 24 Agu 2026 - 21:58

Secret Link